PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Jalan Anyelir I, Nomor 4A, Desa Dauh Peken, Kec. Tabanan, Kab. Tabanan, Bali

Call:0361-8311174

info@suaradewata.com

Skema Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran 2025

Sabtu, 05 April 2025

11:37 WITA

Nasional

1176 Pengunjung

PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Arus Balik Lebaran

Jakarta - Dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2025, Kementerian Perhubungan bersama pihak terkait mengumumkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan di berbagai jalur utama di Indonesia. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan kelancaran arus lalu lintas serta mengurangi potensi kemacetan yang sering terjadi setiap tahunnya pada saat arus balik.

Skema rekayasa ini meliputi berbagai pendekatan, seperti pengaturan jadwal puncak arus balik, penutupan beberapa jalur tertentu untuk kendaraan berat, hingga pemberlakuan contraflow (arus lawan) di beberapa titik strategis, terutama pada jalur-jalur yang rawan kemacetan. Selain itu, penempatan pos-pos pengamanan dan titik pemeriksaan akan diperbanyak untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan pemudik.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menjelaskan pihaknya telah menyusun skema rekayasa lalu lintas untuk arus balik Lebaran 2025. Rekayasa dilakukan untuk memastikan arus balik berjalan lancar. 

“Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) memerintahkan untuk merumuskan cara bertindak pada saat arus balik. Arus balik yang rencana prediksinya itu tanggal 5 atau 6 (April), tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis dengan semua stakeholder kaitannya dengan tata kelola rekayasa lalu lintas” ujar Agus.

Penerapan sistem contraflow akan dimulai dari KM 70 hingga KM 47 di Tol Jakarta-Cikampek. Jika volume lalu lintas masih tinggi, sistem ini akan diperpanjang hingga KM 36.

"Contraflow dari km 70 hingga km 47 sampai nanti kita perpanjang di km 36 dari Contraflow ini nantinya akan lihat parameter-parameter jumlah traffic counting termasuk visi rasio yang kita langsung lihat di lapangan," lanjut Agus

Sementara itu, untuk skema oneway lokal tahap pertama akan diterapkan dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Jika lonjakan kendaraan terus berlangsung, contraflow tahap kedua akan diterapkan dari KM 246 hingga KM 188.

"Kebangkitan arus pada tanggal 3 kami sudah akan lakukan one way lokal, one way lokal tahap pertama kami berlakukan dari KM188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Apabila ditanggal 4 masih ada bangkitan yang cukup deras dari arah timur menuju Jakarta kami akan lakukan contraflow tahap 2 dari KM 246 - KM 188," jelasnya.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan pemudik dapat kembali ke kota dengan aman dan lancar. Pihak terkait akan terus memantau situasi di lapangan dan mengambil langkah-langkah sesuai dengan perkembangan arus lalu lintas. [^]


Komentar

Berita Terbaru

\