PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Jalan Anyelir I, Nomor 4A, Desa Dauh Peken, Kec. Tabanan, Kab. Tabanan, Bali

Call:0361-8311174

info@suaradewata.com

Peran Keluarga Penting Lindungi Anak dari Bahaya Judi Daring

Sabtu, 05 April 2025

14:48 WITA

Nasional

1086 Pengunjung

PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Pencegahan Judi Daring

JAKARTA - Judi daring (online) menjadi salah satu masalah sosial yang semakin meresahkan di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak. Dalam beberapa tahun terakhir, maraknya platform judi online yang bisa diakses melalui perangkat digital telah mengancam generasi muda dengan potensi kerusakan psikologis dan sosial. Oleh karena itu, penting bagi keluarga untuk memainkan peran utama dalam melindungi anak-anak mereka dari bahaya tersebut.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kawiyan, menekankan bahwa kebijakan pemerintah yang baru-baru ini disahkan, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, memberikan dasar hukum yang kuat untuk melindungi anak-anak dari konten berbahaya di dunia digital, termasuk judi daring. 

"PP tersebut berisi tentang kewajiban, tanggung jawab, dan larangan yang harus dipenuhi oleh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang memiliki platform media sosial yang produk, fitur, atau layanannya diperuntukkan bagi anak atau dapat diakses oleh anak-anak," ujar Kawiyan.

PP ini mewajibkan PSE untuk mendapatkan persetujuan dari orang tua atau wali sebelum anak-anak dapat mengakses produk atau fitur di platform yang mereka kelola. Dengan adanya regulasi ini, KPAI berharap dapat meminimalisir potensi kerugian yang dapat dialami anak-anak akibat kecanduan judi daring atau terpapar konten yang merusak.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam pencegahan judi daring di kalangan anak-anak. Menurutnya, langkah pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga. 

"Mau tidak mau kita harus rajin cek handphone-nya anak-anak kita, untuk kemudian bisa mengetahui. Karena kalau tidak begitu, tentunya ini pelan-pelan generasi muda kita akan mengalami kerusakan," ungkapnya. 
Selain itu, Jenderal Sigit juga mengingatkan orang tua untuk tidak hanya pasif, tetapi proaktif dalam mengawasi aktivitas daring anak-anak mereka.

Keterlibatan orang tua dalam kehidupan digital anak-anak mereka sangat penting. Jenderal Sigit menambahkan bahwa anak-anak di bawah umur sering kali tidak sadar akan bahaya judi online dan tertarik untuk ikut bermain. Oleh karena itu, edukasi dini mengenai dampak buruk dari judi daring perlu dilakukan oleh orang tua, agar anak-anak memiliki kesadaran tentang risiko yang dapat mereka hadapi. 

"Tentunya harus kita cegah caranya, gimana ya mulai dari hal yang bersifat dini preventif pencegahan. Tentunya harus kita sosialisasikan kepada anak-anak kita, kepada keluarga kita tentang bahaya judi online," tambah Kapolri.

Di sisi lain, pakar komunikasi digital, Niken Widiastuti, menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. Niken mengatakan bahwa orang tua harus lebih waspada terhadap aktivitas daring anak-anak mereka dan memberi edukasi tentang bahaya judi daring sejak usia dini. Selain itu, Niken juga menekankan bahwa orang tua perlu menjalin hubungan yang lebih dekat dengan anak-anak mereka, agar anak merasa nyaman untuk berdiskusi mengenai masalah yang mereka hadapi di dunia digital.

Menurut Niken, komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak merupakan kunci utama dalam mencegah anak-anak terjerumus ke dalam dunia judi online. 

"Komunikasi yang terbuka sangat diperlukan agar anak-anak merasa nyaman untuk berbicara tentang apa yang mereka hadapi di dunia digital. Ini adalah langkah awal untuk mencegah mereka terpengaruh oleh bahaya judi daring," jelasnya.

Kebijakan pemerintah yang memperkuat perlindungan anak dalam dunia digital, seperti yang tertuang dalam PP terbaru, sejalan dengan upaya keluarga dalam melindungi anak dari konten negatif, termasuk judi daring. Oleh karena itu, peran keluarga sangat krusial dalam menjaga agar anak-anak tetap aman dan terlindungi dari bahaya yang mungkin muncul di dunia maya.

Langkah preventif yang dilakukan oleh pemerintah, ditambah dengan kesadaran dan peran aktif dari keluarga, diharapkan dapat menanggulangi maraknya perjudian online di kalangan anak-anak. Orang tua harus menjadi benteng pertama dalam melindungi anak-anak mereka dari bahaya tersebut, dengan selalu memberikan edukasi yang tepat dan memantau kegiatan anak di dunia digital. Dengan kerja sama antara pemerintah dan keluarga, generasi muda Indonesia dapat terlindungi dari pengaruh buruk judi daring yang merusak masa depan mereka. [^]


Komentar

Berita Terbaru

\