Pemerintah Berikan Kepastian Keamanan di Yahukimo
Sabtu, 05 April 2025
14:58 WITA
Nasional
1091 Pengunjung

Yahukimo
Oleh : Neles Tabuni )*
Yahukimo saat ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dalam upaya menjaga stabilitas keamanan. Setelah sempat mengalami gangguan di Distrik Anggruk, kondisi wilayah perlahan kembali kondusif. Sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah melalui Operasi Damai Cartenz berjalan efektif, menghadirkan rasa aman dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya penanganan yang dilakukan secara menyeluruh.
Pemulihan ini tidak semata tentang patroli atau penjagaan wilayah. Lebih dari itu, ia lahir dari pendekatan yang penuh empati dan pengertian. Brigadir Jenderal Polisi. Dr. Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz, menyampaikan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas sangat bergantung pada kehadiran aparat yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga menyentuh hati masyarakat. Pendekatan yang dilakukan bukan sekadar mengamankan, namun juga melindungi dan merangkul.
Kegiatan sosial menjadi jembatan utama yang mempererat hubungan antara aparat dan warga. Pelayanan kesehatan, pemberian bantuan, dan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga dilakukan dengan ketulusan. Kombes Pol. Adarma Sinaga, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, menyebut bahwa rasa aman tumbuh dari rasa percaya. Ketika aparat datang dengan niat baik dan kepedulian yang nyata, masyarakat pun merespons dengan terbuka dan penuh harapan.
Di era informasi seperti sekarang, kebenaran menjadi pondasi utama dalam menjaga kedamaian. Informasi yang salah dapat menciptakan kegelisahan yang tak perlu. Karena itu, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Damai Cartenz, menekankan pentingnya literasi informasi bagi masyarakat. Penyuluhan dilakukan secara aktif agar warga bisa memilah berita, dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum tentu benar. Hasilnya pun terlihat nyata—warga semakin tenang, semakin bijak dalam menerima informasi.
Komitmen untuk melindungi kehidupan berjalan tanpa henti. Brigjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Kapuspen TNI), menyampaikan bahwa kehadiran TNI di wilayah rawan ditujukan untuk mendampingi para pahlawan kemanusiaan—guru, tenaga medis, dan pelayan masyarakat lainnya. Mereka tetap menjalankan tugas dengan semangat, karena merasa aman di bawah perlindungan yang sungguh-sungguh.
Langkah kemanusiaan lain yang menyentuh adalah evakuasi tenaga pengajar dan kesehatan dari titik-titik rawan. Proses ini dijalankan dengan penuh perhatian dan ketelitian. Seluruh unsur yang terlibat memastikan bahwa evakuasi berlangsung lancar dan aman. Tidak hanya menyelamatkan nyawa, tindakan ini juga mengirimkan pesan kuat bahwa setiap pengabdian di tanah Papua sangat dihargai dan dijaga.
Penegakan hukum pun berjalan secara terukur dan profesional. AKBP Heru Hidayanto, Kapolres Yahukimo, mengungkapkan bahwa bukti-bukti di lokasi kejadian telah diamankan dengan baik. Imbauan kepada pihak-pihak terkait disampaikan dengan tegas namun beretika. Langkah hukum ini menjadi bagian dari proses memulihkan ketertiban tanpa harus mencederai nilai-nilai kemanusiaan.
Dari sisi pemerintahan, dukungan penuh terus mengalir. Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli menegaskan bahwa seluruh aktivitas masyarakat berjalan normal dan produktif. Pemerintah daerah memastikan setiap layanan publik tetap hadir dan menjangkau semua lapisan. Koordinasi antara pemda dan aparat keamanan berjalan harmonis, menjadi landasan bagi rasa tenteram yang kini mulai tumbuh kembali.
Dengan membaiknya keamanan, program pembangunan pun kembali bergerak. Jalan diperbaiki, layanan kesehatan dipulihkan, dan ruang belajar kembali dipenuhi semangat. Pemerataan pelayanan menjadi fokus utama agar tidak ada satu pun warga yang tertinggal. Setiap langkah kecil yang diambil hari ini menjadi bekal kuat untuk masa depan yang lebih cerah.
Yang terjadi di Yahukimo hari ini bukan sekadar keberhasilan operasi keamanan. Ini adalah cerminan dari perhatian dan kepedulian negara terhadap warganya. Kolaborasi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menghadirkan nuansa baru dalam penanganan keamanan—lebih dekat, lebih manusiawi, dan lebih menyentuh kehidupan sehari-hari.
Warga Yahukimo merasakan langsung perubahan itu. Suara anak-anak kembali terdengar di halaman sekolah, para petani kembali ke ladang dengan tenang, dan pasar rakyat kembali ramai. Semua berjalan tidak dengan tergesa, tapi dengan pasti. Kepercayaan yang sempat pudar kini tumbuh kembali, bahkan lebih kuat dari sebelumnya.
Transformasi positif ini menjadi bukti nyata bahwa stabilitas dan kemanusiaan bisa berjalan berdampingan. Ketika seluruh elemen bekerja dengan ketulusan dan saling percaya, maka tidak ada tantangan yang tidak bisa dihadapi. Yahukimo hari ini bukan hanya sedang pulih, tetapi sedang tumbuh menjadi simbol harapan yang nyata.
Upaya pemulihan di Yahukimo menjadi contoh keberhasilan pendekatan keamanan yang menyatu dengan nilai-nilai kemanusiaan. Kolaborasi antarlembaga, dukungan masyarakat, dan kerja nyata di lapangan telah menunjukkan bahwa ketenangan bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dicapai. Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Yahukimo tidak hanya pulih, tetapi juga melangkah maju sebagai daerah yang damai, aman, dan penuh potensi untuk tumbuh lebih baik di masa mendatang.
)* Pemerhati pembangunan Papua
Komentar