Sinergitas Kunci Pemerintah Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran 2025
Sabtu, 05 April 2025
11:35 WITA
Nasional
1081 Pengunjung

Arus Balik Lebaran
Jakarta, - Pemerintah terus memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025 dengan mengedepankan sinergitas antara berbagai pihak terkait. Langkah-langkah strategis yang telah dipersiapkan sejak awal tahun menunjukkan hasil yang signifikan, terutama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, khususnya Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dalam mengelola arus mudik dan balik. Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi erat antara Korlantas Polri, pemerintah daerah, lintas-kementerian, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Sinergi yang baik dan kuat ini telah dilakukan secara aktif sejak awal tahun 2025 untuk memastikan proses mudik Lebaran berjalan lancar, aman, dan selamat. Kami sangat mengapresiasi peran Polri dalam menekan angka kecelakaan secara signifikan,” ujar Menhub Dudy.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengelola arus balik Lebaran. Operasi Ketupat 2025 yang berlangsung pada 23-31 Maret 2025 mencatat berbagai langkah antisipatif guna memastikan kelancaran lalu lintas.
“Kami akan mempersiapkan cara-cara, strategi, dan skenario arus balik. Sebelum menerapkan skema one way nasional, kami akan melakukan one way lokal arah balik pada 3 April 2025. Tahap pertama akan dimulai dari KM 188 ke KM 70,” ungkap Agus.
Kebijakan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas secara bertahap sehingga arus balik dapat berjalan lebih tertib dan lancar. Polri juga telah mengerahkan personel di berbagai titik krusial guna memastikan penerapan strategi ini berjalan sesuai rencana.
Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono turut memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah yang telah diambil Korlantas Polri. Ia menyoroti dampak positif dari berbagai kebijakan yang telah diterapkan, terutama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Apresiasi kepada Pak Kakorlantas atas kepemimpinan selama Operasi Ketupat 2025 ini. Dari tanggal 23 sampai 31 Maret 2025, alhamdulillah angka kecelakaan turun 31 persen. Sebelumnya, pada tahun 2024, terdapat sekitar 2.152 kecelakaan. Pada tahun ini, sampai dengan 31 Maret 2025, jumlah kecelakaan menurun menjadi 1.477. Tidak hanya itu, fatalitas juga turun 32 persen,” jelas Rivan.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah dan Polri telah memberikan dampak nyata dalam meningkatkan keselamatan berkendara selama periode mudik dan balik Lebaran. Dengan sinergi yang terus diperkuat, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berlangsung dengan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Komentar