PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Jalan Anyelir I, Nomor 4A, Desa Dauh Peken, Kec. Tabanan, Kab. Tabanan, Bali

Call:0361-8311174

[email protected]

Program AMANAH Tingkatkan Kompetensi dan Kesejahteraan UMKM

Senin, 24 Juni 2024

09:17 WITA

Nasional

1145 Pengunjung

PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Oleh : Teuku Reza )*

Program unggulan dalam Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) membantu peningkatan kompetensi dan juga kesejahteraan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sejauh ini, memang nasib dari para pelaku UMKM seringkali menjadi terpinggirkan, utamanya mereka yang berada di wilayah pelosok. Padahal sebenarnya justru yang menjadi penopang utama bagi fondasi kuatnya perekonomian Indonesia adalah mereka.

Seringkali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah kurang dalam kompetensi sumber daya manusia (SDM). Padahal, jika kapabilitas mereka atau skillnya bisa mengalami peningkatan, maka bukan tidak mungkin kesejahteraan diri, daerah bahkan hingga nasional akan ikut mengalami dampak positif.

Oleh karena itu, Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Badan Intelijen Negara (BIN) kemudian menginisiasi adanya AMANAH, yang di dalamnya memiliki banyak jenis program unggulan demi membantu para pelaku UMKM mengalami peningkatan kompetensi dan kesejahteraan.

Salah satu skill atau kompetensi yang wajib para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah miliki, utamanya di jaman sekarang ini, yang mana seluruh sektor sudah masuk ke dalam dunia serba digital, adalah bagaimana caranya mendongkrak penjualan produk melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi atau digitalisasi.

Sudah barang tentu ketika seluruh dunia terus mengalami perubahan dan perkembangan ke arah yang lebih maju dan modern, maka tentunya para pebisnis juga harus bisa terus relevan dengan perkembangan tersebut.

AMANAH mengajarkan kepada para pemuda itu mengenai ilmu digital marketing dan entrepreneurship dalam pelatihan Nilam di Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK).

Tidak tanggung-tanggung dalam pelatihan tersebut mencakup berbagai macam jenis materi, termasuk kelas digital marketing yang mendatangkan narasumber berkompeten di bidangnya. Salah satu narasumber yakni dosen ekonomi di USK, Iskandarsyah Madjid menilai bahwa AMANAH mampu memberikan wawasan yang sangat mendalam mengenai bagaimana baiknya menjalankan strategi pemasaran secara digital dan juga seperti apa pentingnya kemampuan untuk menjual di era saat ini.

Tentunya kemampuan untuk berjualan, terlebih dalam era dunia yang serba digital seperti sekarang ini menjadi sangat penting karena sebagus apapun produk yang dimiliki oleh pelaku UMKM tersebut, namun jika mereka tidak berkompeten dalam menjualkannya, maka sama saja produknya tidak akan pernah dilirik oleh pembeli.

Karena saat ini teknologi sudah semakin maju dan berkembang, maka sudah barang tentu hal tersebut menuntut para pelaku UMKM untuk mengikuti perkembangan jaman dengan memahami betapa pentingnya teknik pemasaran melalui dunia digital.

Terlebih, jika teknik pemasaran sudah menggunakan atau memanfaatkan peranan teknologi digital, maka bukan tidak mungkin target pasar akan menjadi semakin luas sehingga produk lokal yang mereka jual akan semakin terkenal.

Sementara itu, narasumber lain dari pelatihan yang AMANAH gelar dengan tujuan untuk semakin meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM, sehingga mereka bisa semakin sejahtera, yakni CEO PT. Biona Ceudah Rupa, Adinda Gusti Vonna yang memberikan materi mengenai bagaimana strategi penetapan harga hingga pengendalian kualitas produk serta seperti apa pentingnya memahami segmentasi pasar untuk kesuksesan berjalannya bisnis.

Kompetensi menentukan target pasar dengan penetapan harga yang tepat memang sangat penting sehingga menjadikan UMKM lebih jelas karena sudah mengetahui ke arah mana pangsa pasar mereka dan menjadikan tidak salah langkah dalam melakukan suatu strategi bisnis.

Program Amanah juga secara rutin melakukan survei ataupun pemetaan terhadap potensi kerjasama. Hal tersebut telah dilakukan Mariana sebagai pemilik UMKM Putroena Souvenir. Dalam kegiatannya UMKM tersebut berkolaborasi dengan 65 orang warga  binaan dengan memberikan alat untuk merancang tas border. Selanjutnya hasil border tersebut diolah untuk menjadi tas sebagai produk yang akan dipasarkan. 

AMANAH tidak henti-hentinya terus memberikan berbagai macan pelatihan yang sangat bermanfaat demi memfasilitasi seluruh anak muda Negeri Rencong untuk terus mengembangkan teknologi dan kreativitas mereka.

Dennis Adhiswara yang merupakan salah satu aktor Tanah Air menyampaikan betapa besar keyakinannya pada segala program AMANAH yang terus memberikan dukungan pada startup lokal dan juga generasi muda setempat untuk berkreasi.

Hal tersebut jelas menjadi suatu langkah yang sangatlah strategis untuk semakin memajukan ekosistem teknologi dan juga sektor perekonomian di Aceh. Dengan adanya perhatian sangat besar terhadap sumber daya manusia (SDM) Serambi Mekkah, maka akan semakin banyak lagi berbagai inovasi bahkan dengan taraf dunia muncul dari wilayah tersebut.

AMANAH terus mewadahi pemuda setempat untuk berinovasi, berkolaborasi dan membangun jaringan. Lantaran dalam dunia bisnis ternyata jika ada suatu problem, maka cara paling tepat dalam penanganannya adalah dengan bergandengan tangan.

Seluruh pelatihan dari AMANAH binaan BIN mendatangkan kontribusi yang sangat besar dalam membekali para pelaku UMKM dengan ilmu dan keterampilan atau kompetensi yang sangat esensial untuk mengantarkan mereka kepada kesuksesan dan kesejahteraan.

Dengan pengaplikasian yang tepat akan seluruh pelatihan dari AMANAH, maka bukan tidak mungkin akan menjadikan pengembangan usaha milik pelaku UMKM menjadi jauh lebih maju lagi ke depannya.

 

)* Penulis adalah mahasiswa STKIP An-Nur Nanggroe Aceh.


Komentar

Berita Terbaru

\