Drestalango Desa Adat Pecatu, Semangat "Masikian" Menjaga Warisan Budaya
Minggu, 30 Maret 2025
19:50 WITA
Badung
1281 Pengunjung

Drestalango Desa Adat Pecatu, sumber: ist/SD
Badung, suaradewata.com – Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Caka 1947, Desa Adat Pecatu bersama Yowana Desa Adat Pecatu menggelar kegiatan Drestalango pada Jumat, 28 Maret 2025, dan Minggu, 30 Maret 2025. Kegiatan yang diprakarsai oleh seluruh komponen masyarakat Desa Adat Pecatu, khususnya Sekaa Teruna, ini bertujuan untuk menjaga dan melestarikan warisan tradisi, adat, serta budaya yang ada di Desa Pecatu.
Ketua Panitia Kegiatan Drestalango, I Putu Chandra Riantama, dalam sambutannya mengungkapkan semangat "masikian" yang menjadi dasar dari digelarnya kegiatan ini.
“Kami ingin menciptakan sebuah wadah bagi pemuda Desa Adat Pecatu untuk beraktivitas dan ikut serta dalam merawat tradisi budaya kita, serta menjadikan acara ini sebagai ajang yang dapat dinikmati oleh masyarakat lokal maupun pengunjung mancanegara,” ujar Chandra Riantama.
I Putu Chandra berharap kegiatan ini bisa memberi dampak positif, terutama bagi kemajuan dan pelestarian budaya di Desa Adat Pecatu.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mencakup berbagai lomba dan pertunjukan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, antara lain:
Jumat, 28 Maret 2025 :
- 2 Peserta Ogoh-Ogoh Eksebisi
- 13 Peserta Ogoh-Ogoh Kategori Umum
- 3 Peserta Ogoh-Ogoh dan Fragmentari Kategori Sekaa Teruna,
yang juga berpartisipasi dalam lomba pembuatan video Ogoh-Ogoh
Minggu, 30 Maret 2025 :
- 19 Peserta Membuat Tapel Ogoh-Ogoh
- 10 Peserta dalam lomba Fruit Carving (memahat buah)
- 3 Peserta Lomba Tari dan Tabuh Rejang Renteng dari ibu-ibu WHDI 3 banjar adat se-Desa Pecatu
- 6 Peserta Lomba Tari Puspawresti dari 6 Sekolah Dasar se-Pecatu
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung dan Kelian Desa Adat Pecatu yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, serta berharap acara dapat berjalan lancar dalam suasana kekeluargaan dan suka cita.
“Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama mensukseskan kegiatan ini, terkhusus kepada Bapak Bupati Badung yang telah mendukung penuh anak-anak muda seperti kami untuk melestarikan budaya Bali dan memperkenalkan tradisi kepada dunia,” ucapnya.
Melalui kegiatan Drestalango, Desa Adat Pecatu tidak hanya merayakan Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Caka 1947, tetapi juga semakin mempererat tali persaudaraan antarwarga desa dan memperkenalkan kekayaan budaya Pecatu kepada dunia.
Kegiatan ini ditutup dengan pesta rakyat, berupa hiburan artis Bali kenamaan, yakni Lolot, Bagus Wirata, dan artis lokal lainnya.rls/ang/adn
Komentar