PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Jalan Anyelir I, Nomor 4A, Desa Dauh Peken, Kec. Tabanan, Kab. Tabanan, Bali

Call:0361-8311174

info@suaradewata.com

Pemerintah Optimalkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Arus Balik Lebaran 2025

Kamis, 03 April 2025

23:04 WITA

Nasional

1087 Pengunjung

PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Arus Balik Lebaran

Jakarta –Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menyiapkan berbagai strategi guna mengurai kepadatan lalu lintas agar masyarakat dapat kembali ke kota tujuan dengan lancar.

“Kami memprediksi arus balik akan terjadi pada 5 hingga 7 April,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Salah satu upaya yang disiapkan adalah pemberian diskon tarif tol. Pemerintah bahkan tengah mempertimbangkan pembebasan tarif di beberapa ruas tol tertentu jika terjadi lonjakan kendaraan yang signifikan. Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow akan diterapkan sesuai kebutuhan.

“Pemerintah sudah menyiapkan berbagai strategi, termasuk diskon tarif tol dan tiket pesawat. Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow akan diberlakukan,” kata Jenderal Sigit.

Di jalur arteri yang rawan bencana akibat curah hujan tinggi, Polri telah menyiapkan jalur alternatif. Kapolri menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menangani potensi gangguan agar arus balik tetap berjalan lancar.

“Kami meminta seluruh jajaran untuk segera menangani jalur yang terdampak dan menyiapkan alternatif guna memastikan kelancaran arus kendaraan,” tambahnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun skema rekayasa lalu lintas guna memastikan perjalanan arus balik berjalan lancar.

“Bapak Kapolri memerintahkan untuk merumuskan cara bertindak pada saat arus balik. Arus balik yang prediksinya itu tanggal 5 atau 6 (April), tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis dengan semua stakeholder kaitannya dengan tata kelola rekayasa lalu lintas,” kata Agus 

Agus menjelaskan bahwa contraflow akan diterapkan dari KM 70 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek. Jika diperlukan, contraflow dapat diperpanjang hingga KM 36.

“Jadi contraflow ini tentunya nanti akan melihat parameter-parameter jumlah traffic counting, termasuk visi rasio yang kita langsung lihat di lapangan,” ujarnya.

Jika terjadi lonjakan kendaraan pada 3 April, akan diberlakukan one way tahap pertama dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Gerbang Tol Cikarang Utama.

“Apabila di tanggal 4 masih ada bangkitan yang cukup deras dari arah timur yang menuju Jakarta, kami akan berlakukan one way tahap dua dari KM 246 hingga KM 188,” kata Agus.

Jika lonjakan masih terasa hingga 5 April, one way lokal akan kembali diperpanjang. Sementara itu, one way nasional akan diterapkan pada 6 April guna mengurangi kepadatan kendaraan.

**


Komentar

Berita Terbaru

\