Hujan Angin Sebabkan Kerusakan, Rumah Warga Hingga Bangunan Suci Porak-Poranda
Kamis, 20 Maret 2025
10:39 WITA
Bangli
1365 Pengunjung

Dampak cuaca ekstrim sebabkan sejumlah kerusakan fasilitas publik dan rumah warga di wilayah kabupaten Bangli. SD/Ist
Bangli, suaradewata.com- Dampak hujan disertai angin kencang kembali menyebabkan sejumlah bencana alam menerjang disejumlah titik di kabupaten Bangli, Rabu (19/3/2025). Sesuai laporan BPBD dan Damkar Bangli, dampak cuaca ekstrim tersebut, telah menyebabkan kerusakan berbagai fasilitas publik dan pribadi di tiga kecamatan Susut, Kintamani dan Bangli. Kerusakan banyak disebabkan pohon tumbang menimpa rumah warga dan angin kencang menerbangkan atap rumah hingga memporakporandakan bangunan suci.
Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Kabupaten Bangli, I Wayan Wardana, menyebutkan untuk di Kecamatan Susut, pohon tumbang jenis kendal terjadi desa Sulahan, tepatnya di jalan Bau menuju Bangli sekira pukul 10.00 wita. "Jaringan kabel juga turut tertimpa pohon tumbang, sehingga menyebabkan akses lalu lintas terganggu," ujar Wardana didampingi Kasi Logistik dan Kedaruratan, Ketut Agus Sutapa. Upaya penanganan, lanjutnya, telah dilakukan oleh Polsek Bangli, PLN, Aparat Kecamatan Susut. "Di Desa Abuan, Susut, pohon tumbang menimpa bangunan warga, info dari Camat Susut ada 4 unit bangunan rusak berat," ungkapnya. Lanjut dia, saat ini penanganan masih dilakukan. Hujan disertai angin juga menyebabkan bale pesandekan di Pura Penataran Susut Kaja, ambruk.
Untuk Kecamatan Kintamani, pohon tumbang terjadi di desa Sukawana tepatnya diruas jalan Sukawana -Pinggan. 'Upaya penanganan, dilakukan oleh warga masyarakat, mengingat pohon yang tumbang tidak terlalu besar," bebernya. Sedangkan pohon tumbang yang terjadi di wilayah hutan ruas jalan Kintamani-Suter, disebutkan berukuran cukup besar. Pohon tumbang itu, juga menimpa jaringan kabel. "Karena ukuran pohon tumbang yang cukup besar sehingga sempat membuat kemacetan," jelasnya. Sebagian pengendara bahkan terpaksa harus putar balik. "Saat ini, penanganan masih dilaksanakan oleh Dinas PU Provinsi dan PLN Bangli. Astungkara, sore ini akses jalan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan," sebutnya.
Disampaikan pula, selain penanganan dampak bencana, pihaknya juga mendapat permohonan dari Pengempon Pura Pusering Jagat Tamanbali, Bangli untuk melakukan penebangan terhadap pangkal pohon beringin yang berisiko tumbang terlebih di dekat jalan raya. "Tadi pagi, tim gabungan juga telah melaksanakan penyisiran dan pemotongan pohon beringin sesuai permohonan masyarakat," beber Wardana.
Hanya saja, pada sore harinya hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan sejumlah kerusakan di kecamatan Bangli. Atap rumah warga di Banjar Sembung, Kelurahan Bebalang rusak /diterbangkan angin. "Ada dua Kepala Keluarga yanv terdampak, rumahnya mengalami rusak berat bagian atapnya," jelasnya. Selain itu, di Banjar Pulung, pohon tumbang menimpa garase warga dan satu unit motor rusak tertimpa pohon.
Berikutnya di Kelurahan Kawan, tepatnya depan kuburan desa adat Blungbang, pohon tumbang menimpa ruas jalan Bangli-Gianyar. Banjar Nyalian, pohon tumbang menimpa atap rumah warga. Sementara di Kelurahan Cempaga,
pohon tumbang menimpa ruas jalan Bangli-Kintamani di kaki bukit Bangli. "Korban jiwa nihil. Untuk kerugian material masih dalam penghitungan, " sebutnya. Lebih lanjut, mengingat cuaca ekstrim masih berpotensi terjadi, pihaknya kembali mengimbau masyarakat untuk lebih waspada akan potensi ancaman bencana disekitar kita. "Ikuti selalui himbauan BMKG dan pemerintah, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," pungkasnya. ard/adn
Komentar