Tersangka AGS dan M Diperiksa
Rabu, 17 Juni 2015
00:00 WITA
Denpasar
2698 Pengunjung

Denpasar, suaradewata.com- Pihak Polda Bali hari ini, Selasa (16/6) memeriksa Agus Tae Hamba May (25) tersangka tunggal kasus pembunuhan Angeline (8) dengan menggunakan Lie Detector, sebuah alat uji kebohongan yang didatangkan khusus dari Mabes Polri.
Selain akan memeriksa tersangka Agus, Polda Bali juga akan memeriksa Margriet Christina Megawe atau Margareth (60) tersangka kasus penelantaran anak dengan lie detector.
Hal ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Herry Wiyanto, saat ditemui di Mapolda Bali, Selasa (16/6).
"Agenda kita hari ini (red, Selasa 16 Juni 2015) melakukan pemeriksaan terhadap tersangka M, bergantian dengan AGS, pemeriksaan dilakukan di Polda karena memang tempatnya membutuhkan tempat yang tenang, tidak boleh ada suara dari luar," kata mantan Kabid Humas Bengkulu ini.
Lebih lanjut, Herry mengatakan yang pertama akan diperiksa adalah tersangka Agus dengan operator yang mengawaki alat tersebut dari Laboratorium Forensik Pusat Jakarta dengan sejumlah pertanyaan yang sudah disiapkan oleh pihak Polda Bali.
Dengan alat ini, menurut Herry pihaknya tidak mengetahui prosentasi kebenarannya, "minimal dengan alat ini sudah diuji penggunaannya sehingga bisa mengetahui apakah ada indikasi kebohongan atau dia jujur," jelas Herry.
Hasil tes uji kebohongan ini akan dijadikan dasar oleh penyidik untuk melakukan pemeriksaan selanjutnya.
Ditanya apakah Polda Bali terburu-buru menggunakan alat canggih tersebut. Ditegaskan oleh Herry, pihaknya sama sekali tidak menggunakan alat tersebut dengan terburu buru, bahkan alat ini bisa digunakan pertama kali saat penyidikan.
"Kami tidak terburu-buru, alat ini pertama pun boleh digunakan, alat ini untuk mencari dan menentukan langkah makanya kita gunakan alat ini dari mabes Polri," tandasnya. Ids
Komentar