Tahap Kedua Digelontor Rp 270 Miliar, Turyapada Tower Wisata Baru Potensi APBD Bali Dan Buleleng
Selasa, 21 Januari 2025
13:33 WITA
Buleleng
1721 Pengunjung

Ketua Tim Pansus Banggar Drs. Gede Kusuma Putra Ak, MBA, MM bersama anggota Komisi II DPRD Bali melaksanakan monitoring di kawasan Turyapada Tower
Buleleng, suaradewata.com- Ketua Tim Pansus Banggar Drs. Gede Kusuma Putra Ak, MBA, MM bersama anggota Komisi II DPRD Bali melakukan evaluasi pemantauan di kawasan Menara Turyapada yang saat ini sedang disiapkan menjadi objek wisata baru di Pulau Bali.
Berdasarkan data yang dihimpun, tahap pertama sudah dinyatakan rampung. Selanjutnya melangkah menuju tahap kedua yang akan memasuki tahap lelang.
“Hasil monitoring Komisi II DPRD Bali dengan Kepala UPT Turyapada Tower, pihak pengelola Turyapada Tower saat ini sudah menyampaikan surat ke Udayana yang nantinya membantu persiapan tahap lelang, untuk memastikan siapa yang jadi manajemen kontruksi di Turyapada Tower di tahap kedua,” ucap Gede Kusuma Putra disela -sela kesibukannya melakukan monitoring, pada Senin (20/1/2025).
Disinggung estimasi kebutuhan anggaran Turyapada Tower tahap kedua, Kusuma Putra menyebut sebesar Rp 270 miliar.
Anggaran Rp 270 miliar itu, bagi dua, dimana Rp 10 miliar berupa Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Propinsi Bali digunakan untuk perbaikan infrastuktur jalan dari Menyali menuju kawasan Turyapada, kemudian Rp 260 miliar nantinya disiapkan untuk penyediaan tempat parkir, pengisian interior berupa furnitur di dalamnya gedung utama Turyapada Tower, penataan kawasan lanscape, serta wahana gondola atau kereta gantung yang rencananya akan memuat pengunjung dari akses parkir menuju gedung utama ," urainya.
Lebih lanjut dikatakan sistem penganggaran Menara Turyapada disiapkan di pagu anggaran induk Propinsi Bali Tahun 2025.
“Anggaran sudah ketok palu di DPRD Bali, artinya Rp 270 miliar sudah siap digelontorkan. Dan kami sudah menyiapkan Perda khusus untuk kawasan Turyapada Tower yang nantinya bakal jadi obyek wisata baru di Pulau Bali. Pun, potensi APBD Bali serta Kabupaten Buleleng,” pungkas Kusuma Putra.
Sebelumnya, Menara Turyapada yang terletak di Desa Pangayaman, Kabupaten Buleleng, Bali, sudah dibuka untuk umum. Meski gratis, jumlah kunjungan ke kawasan tersebut dibatasi sebanyak 60 orang per hari. Kawasan Turyapada Tower dapat dikunjungi secara gratis pada hari Sabtu dan Minggu. sedih/adn
Komentar