PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Jalan Anyelir I, Nomor 4A, Desa Dauh Peken, Kec. Tabanan, Kab. Tabanan, Bali

Call:0361-8311174

info@suaradewata.com

Aparat Keamanan dan Prajuru Desa Lakukan Sidak Duktang Setelah Idul Fitri

Sabtu, 20 April 2024

23:20 WITA

Gianyar

1296 Pengunjung

PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Sidak duktang yang dilakukan Prajuru Desa Peliatan bersama Bhabinkamtibmas Ubud sebagai tindakan pencegahan gangguan kamtibmas. Sumber : gus/sd

Gianyar, suaradewata.com - Selepas Hari Raya Idul Fitri dimana umat muslim banyak yang mudik ke kampung halaman, saat arus balik sering terjadi lonjakan jumlah pendatang di Kabupaten Gianyar. Peningkatan mobilitas penduduk tersebut dapat membawa potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Sebagai langkah antisipasi mencegah lonjakan penduduk pendatang yang berdampak terjadinya gangguan Kamtibmas, aparat keamanan yakni Kepolisian bersama Prajuru Desa untuk melaksanakan sidak yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mencegah potensi gangguan tersebut dengan mendeteksi dini keberadaan penduduk pendatang yang tidak memiliki dokumen lengkap atau terlibat dalam kegiatan ilegal.

Seperti yang dilakukan Prajuru Desa yang ada di Desa Peliatan, Kecamatan Ubud. Kelian Dinas Banjar Teges Yangloni, Desa Peliatan, I Made Sadiasa Astawa bersama dengan Prajuru dan Bhabinkamtibmas Desa Peliatan akan melaksanakan sidak penduduk pendatang. 

Made Sadiasa Astawa, Sabtu (20/4/2024) menyampaikan bahwa sebagai antisipasi lonjakan penduduk pendatang dan situasi Kamtibmas, Prajuru Desa Peliatan akan melaksanakan sidak penduduk pendatang. Sidak akan dilakukan ditempat kos-kosan, kontrakan, tempat usaha dan proyek bangunan yang banyak dihuni oleh warga pendatang. Pelaksanaan sidak dilakukan untuk memastikan penduduk pendatang memiliki identitas diri yang sah. "Dengan pendataan penduduk pendatang, kawasan Ubud sebagai daerah pariwisata tidak terjadi gangguan kamtibmas dan kriminalistas dan memberikan keamanan serta kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Ubud," ujarnya. gus/ari


Komentar

Berita Terbaru

\