Jelang Karya Kedasa Pura Ulun Danu Batur, Sejumlah Ruas Jalan Rusak Dikeluhkan
Kamis, 03 April 2025
18:44 WITA
Bangli
1295 Pengunjung

Kondisi salah satu ruas jalan di Kintamani, Bangli yang compang-camping. SD/Ist
Bangli, suaradewata.com - Sejumlah ruas jalan di kabupaten Bangli kondisinya sangat memprihatinkan. Baik jalan Propinsi maupun jalan Kabupaten khususnya di kecamatan Kintamani mengalami kerusakan yang cukup parah. Kondisi ini, telah banyak dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, sejumlah ruas jalan telah rusak berat dan compang-camping dengan jebakan lubang menganga dibeberapa titik. Hal ini semakin dikhawatirkan akan mengganggu arus lalin jelang karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani pada purnama sasih Kedasa mendatang.
Seperti halnya, kondisi jalan penghubung Desa Sekaan dengan wilayah Batur. Ruas jalan tersebut telah cukup lama rusak. Dibeberapa titik tampak lubang menganga yang sangat rawan menyebabkan lakalantas. Kerusakan yang sama juga terjadi di ruas jalan Bayung Gede tembus Desa Sekardadi. Padahal, jalur ini merupapan jalan vital untuk pelepasan arus Bangli-Singaraja. Ada dua lokasi yang mengalami kerusakan yang cukup parah di jalur ini, sehingga akan sangat membahayakan para pemedek nanti. Terlebih, krusakan jalan ada pada tanjakan. Di lokasi ini, banyak lubang yang cukup dalam siap menjebak para pengendara.
Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles saat dikonfirmasi, Kamis (3/4/2025) membenarkan kondisi ruas jalan propinsi maupun jalan kabupaten yang selama ini dimanfaatkan sebagai jalur pemedek yang tangkil ke Pura Ulun Danu Batur, mengalami kerusakan. Dia menyebutkan, selain jalur Bayung Gede -Sekardadi yang berlubang, kerusakan yang sama juga juga terlihat pada jalur Bayung Gede ke wilayah Batur, tepatnya dari SMA N1 Kintamani, juga rusak berat. “Kita harap Pemkab Bangli maupun Pemprop Bali segera melakukan perbaikan sebelum pelaksanaan Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu, Batur, Kintamani," pintanya. Sebab, hal itu akan sangat membayakan bagi pengendara. Untuk itu, lanjutnya, kalau tidak bisa menyeluruh, diharapkan untuk sementara dilakukan penambalan pada jalur yang rusak berat. "Kalau tidak segera ditanggulangi, tentunya kerusakan akan semakin parah. Dan, itu tentu akan semakin membahayakan pengendara, " ungkap Komang Carles.
Disisi lain, Kadis Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bangli, Dewa Gede Widyana Maya saat dikonfirmasi, tidak menampik adanya kerusakan sejumlah ruas jalan tersebut. Pihaknya mengaku, bakal berupaya mengusahakan perbaikan pada jalur tersebut. “Kita akan upayakan melakukan perbaikan melalui pemeliharaan rutin,”ujarnya singkat.ard/adn
Komentar