Tingkatkan Partisipatif Pemuda, Bawaslu Bangli Usulkan Program “Yowana Mengawasi”
Rabu, 19 Maret 2025
08:34 WITA
Bangli
1325 Pengunjung

Jajaran Bawaslu Bangli saat audiensi dengan Bupati Bangli, Selasa (18/3). SD/Ist
Bangli, suaradewata.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangli mengusulkan program inovatif bertajuk “Yowana Mengawasi”. Tujuannya, untuk meningkatkan partisipasi pemuda dalam pengawasan pemilu. Program ini disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Muliarta dalam audiensi dengan Bupati Bangli , Sang Nyoman Sedana Arta, pada Selasa (18/3/2025) di Kantor Bupati Bangli.
Saat itu, Mulairta didampingi Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Purna dan Putu Gede Pertama Pujawan serta Koodinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bangli, I Wayan Suwitra. Kata Muliarta, bahwa program ini dirancang untuk melibatkan generasi muda, khususnya kalangan yowana (pemuda), dalam menjaga integritas dan transparansi proses demokrasi. “Dengan program ini, kami ingin mendorong kesadaran pemuda Bangli agar lebih aktif dalam mengawasi jalannya pemilu dan berperan sebagai agen demokrasi,” ujar Muliarta. Program “Yowana Mengawasi” diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan transparan di Kabupaten Bangli.
Dalam kesempatan tersebut, Muliarta juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangli atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan selama tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024. Ia juga melaporkan realisasi anggaran yang telah dikelola oleh Bawaslu Bangli dalam penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.
Sementara Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menyambut baik usulan ini dan menekankan pentingnya sinergi antara Bawaslu dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pemuda. Ia juga mengarahkan agar Bawaslu Bangli berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dalam pelaksanaan program ini. Ia menegaskan bahwa koordinasi antara Bawaslu dan pemerintah daerah, khususnya dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), perlu terus diperkuat dalam menjalankan program dan kegiatan ke depan. ard/adn
Komentar