Sekda Suyasa Berikan Atensi Penuh 100 Hari Program Bupati Dan Wakil Bupati Buleleng
Jumat, 28 Februari 2025
19:36 WITA
Buleleng
1240 Pengunjung

Forum Perangkat Daerah yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng di Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng, pada Jumat, (28/2/2025). sumber : sad/SD.
Buleleng, suaradewata.com- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa menyampaikan arahan kepada seluruh Kepala Bagian (Kabag) Lingkup Sekretariat Daerah (Setda) Buleleng untuk memberikan atensi penuh perihal program 100 hari kerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng. Hal itu disampaikan langsung dalam Forum Perangkat Daerah yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng di Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng, pada Jumat, (28/2/2025).
Didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng, Gede Sugiartha Widiada dan Kepala Bappeda Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, Sekda Suyasa secara tegas memberikan arahan bahwasannya program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Buleleng adalah menjadi skala prioritas program pembangunan Pemkab Buleleng di tahun 2025. Sehingga Kabag Lingkup Setda Buleleng wajib memberikan atensi penuh terkait hal itu.
"Visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati kita harus diatensi dengan baik, terutama dalam 100 hari kerjanya. Seperti program seragam gratis tingkat TK, SD dan SMP. Nanti seluruh Kabag kaji kembali program kerja masing-masing bagian dengan baik, sehingga program Bupati dan Wakil Bupati kita berjalan dengan baik,” ujar Sekda Suyasa.
Ditambahkan, terkait dengan program pelayanan ambulance jenazah dan ambulance pasien gratis untuk masyarakat miskin di Buleleng juga menjadi skala prioritas bersama. Baik dalam pengadaan jumlah unit mobilnya dan sebarannya. Kepada Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng,
" Kami minta untuk segera melakukan komunikasi dan koordinasi terhadap persoalan perusahaan daerah dan juga LPD di Buleleng. Kemudian Bagian Pemerintahan agar meningkatkan kinerja Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LLPD) Buleleng kendatipun tahun 2024 dinilai sudah baik," tegasnya
“Kabag Pemerintahan koordinasikan dengan baik terkait penyelenggaraan panitia tetap LLPD dan rencanakan dengan baik terkait kerjasama antar daerah,” pinta Sekda Suyasa.
Lebih lanjut kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat, pihaknya meminta untuk melakukan kajian mendalam dan formula terkait dengan urusan bantuan punia upacara keagamaan, sehingga dalam penyaluran bantuan punia oleh Bupati dan Wakil Bupati Buleleng berjalan dengan baik. Khusus untuk undangan pernikahan, tiga bulanan dan acara sejenis lintas agama yang tidak ada kaitannya dengan keagamaan dan masyarakat umum agar dihapus.
"Dan kami juga meminta Bagian Hukum Setda Buleleng untuk melakukan analisa terkait dengan tambahan penghasilan pegawai (TPP), bilamana ada perubahan naik atau turun agar segera diselesaikan pada Desember 2025 dan segera dikirim ke Kementerian Dalam Negeri RI," pungkas Sekda Suyada.sad/adn
Komentar