PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Jalan Anyelir I, Nomor 4A, Desa Dauh Peken, Kec. Tabanan, Kab. Tabanan, Bali

Call:0361-8311174

info@suaradewata.com

Sopir Angsis Gerudug Dishub Gianyar, Pertanyakan Pendapatan yang Menurun

Kamis, 13 Februari 2025

04:59 WITA

Gianyar

1917 Pengunjung

PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Puluhan sopir angkutan siswa melakukan audiensi ke Dinas Perhubungan Gianyar untuk menanyakan menurunnya pendapatan di Tahun 2025

Gianyar, suaradewata.com - Sopir angkutan siswa Gianyar Aman, mendatangi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Gianyar, Kamis (13/2/2025). Kedatangan sekitar 70 orang sopir tersebut menanyakan terkait turunnya pendapatan di tahun 2025. 

Salah seorang sopir, Wayan Artana, mengungkapkan, pendapatannya turun dibandingkan tahun 2024. Sekarang trip tambah tapi pendapatan turun. 

"Dulu tripnya dua kali, pagi dan siang, sekarang tetap double trip tapi pendapatan menurun," ujarnya.

Kadishub Gianyar, I Made Arianta, yang menerima perwakilan sopir mengatakan, kedatangan para sopir tersebut untuk audensi terkait perubahan pendapatan.

Dia pun menjelaskan kronologi pendapatan sebagian sopir ini mengalami perubahan, ada yg naik dan ada yg mengalami penurunan. 

Dikatakan, hal tersebut dikarenakan adanya perubahan trayek, peribahan trip dan juga perubahan sistem perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). 

Tahun lalu, pembayaran masih menerapkan BOK dua sesi yakni shift pagi dan sesi sore, sehingga bagi kendaraan yang melayani dua kali, maka mereka mendapatkan dua kali BOK.

"Jadi, tahun sebelumnya sopir yang melayani pagi dan sore menerima BOK dua kali lipat dari sopir lain yg hanya mendapatkan pelayanan 1 sesi pagi saja," ujarnya. 

Maka di tahun 2025 ini, dirinya pun menselaraskan perhitungan BOK agar tidak  ketimpangan penghasilan yang terlalu jauh antara pramudi yg mendapatkan 1 sesi dan 2 sesi. 

"Tahun lalu kesenjangan sangat jauh. Dulu BOK dirancang 2 sesi, sesi pagi dan sesi sore. Jadi yang dapat 2 sesi, dapat BOK dua kali lipat dr temen sopir yg dapat hanya 1 sesi.

 Bercermin dari hal ini, kami lakukan kajian, sehingga di tahun 2025 BOK menjadi  disetarakan sehingga perbadingan pendapatan antara 1 sesi dan 2 sesi adalah 1 berbanding sekitar 1,5 . 
Karena inilah, pendapatan temen2 pramudi yang kemarin dapat 2 sesi itu terkesan menurun. Tapi dilain sisi pendapatan temen3 yg hanya dapat 1 sesi cendrung meningkat. 

Ketentuan tentang upah ini Harusnya  disampaikan DAMRI selaku operator layanan angkutan siswa gratis ini. Namun karena sopir minta penjelasan segera ya kami trima di kantor agar lebih cepat dan mudah dipahami para sopir, supaya persoalan ini tak berlarut-larut dan mengganggu kualitas pelayanan," ujar Arianta.

Diungkapkannya, sejak kebijakan BOK 1,5 ini diterapkan, ada 109 orang sopir yang pendapatannya mengalami peningkatan dan 113 orang sopir menurun, sebagian besar yang turun adalah yang mendapatkan layanan 2 sesi. Namun walaupun turun, Jumlah pendapatan sopir yang dapat 2 sesi rata-rata tetap lebih tinggi dari yang 1 sesi walau sudah mengalami kenaikan. Inilah yang disebut konsep penyelarasan agar ketimpanganya tidak terlalu jauh. 

"Sejak penerapan sistem ini, dulu yang tripnya satu sesi dapat Rp 160 ribu per hari, sekarang menjadi Rp 210 per hari. Dulu yang 2 sesi, contohnya ada yang dapat Rp 320 ribu sekarang setelah pola dirasionalisasi mendapatkan 280 ribu, jadi tetap masih lebih tinggi dr temen2 yg dapat 1 sesi ," ungkapnya.

Di tahun 2025 ini, kata Arianta, pihaknya melakukan peningkatan layanan dengan mengintensifkan penggunaan armada. Yakni, dari melayani 21 sekolah di 2024 sekarang keselurahan SMP Negeri sejumlah 27 sekolah sudah terlayani di 2025.

"Jadi memang dengan kebijakan ini sopir semakin capek karena kerjanya doble, tapi pendapatanya juga meningkat. Inilah cara kami untuk memaksimalkan layanan agar  sekolah dan siswa yang dilayani dapat bertambah. Karena itu kami sangat berharap dengan pertemuan ini temen2 pramudi dapat memahami bahwa penurunan ini adalah bentuk penyelarasan untuk mengurangi kesenjangan pendapatan. Begitujuga tambahan trip yang kami tugaskan adalah untuk memaksimalkan pelayanan pada anak2 kita yang membutuhkan " ujarnya. gus/ari


Komentar

Berita Terbaru

\