Bupati Made Gianyar Resmikan Pusat Latihan Billiard,ini yang Ditekankan
Senin, 17 Agustus 2020
17:35 WITA
Bangli
2466 Pengunjung
Suaradewata
Bangli,suaradewata.com - Bupati Bangli I Made Gianyar, belum lama ini meresmikan pusat pelatihan olahraga Billiard di Kelurahan Bebalang Kecamatan Bangli. Acara tersebut juga dihadiri Dandim 1626/Bangli, POBSI Bali, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli I Wayan Sukarta dan Ketua Koni Bangli, Sang Kompyang Suarjaksa.
Ketua POBSI Kabupaten Bangli I Kadek Widana pada kesempatan itu pusat pelatihan ini sudah lama didambakan para pebiliard di Kabupaten Bangli. Hingga akhirnya harapan tersebut bisa diwujudkan. “Kami dari POBSI Bangli sangat berterimakasih kepada Bapak Bupati Bangli atas Bantuannya berupa 1 Meja Snooker dan 1 Meja Pool melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli, sehingga pusat latihan billiard ini bisa berjalan,” ungkapnya, Sabtu (15/08/2020).
Disebutkan, tempat pelatihan tersebut khusus untuk atlet billiard Kabupaten Bangli. Dan, nanti bila ada sekolah yang mempunyai ekstra kulikuler billiard, pihak sekolah bisa mengajak siswanya untuk latihan di tempat ini secara gratis. “Ditempat ini tidak ada yang namanya bermain billiard dengan menggunakan uang atau judi,” ujarnya.
Dia lanjut menyebutkan pada ajang Porseni tahun 2017 dan 2018 dengan keterbatasan sarana dan prasarana untuk atlet, POBSI Bangli tidak patah semangat sehingga pada tahun 2017 mampu meraih perunggu, dan ditahun 2018 meningkat dengan memperoleh perak dan perunggu. “Mudah-mudahan dengan adanya pusat pelatihan billiard kedepannya atlet-atlet kami mampu meraih emas diajang Porseni,” imbuhnya.
Sementara Bupati Bangli I Made Gianyar, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga terhadap atlet-atlet billiard di Kabupaten Bangli karena di tahun 2017 dan 2018 yang telah mampu menyumbangkan prestasi buat Bangli, berupa raihan medali perunggu dan perak. “Dengan sarana dan prasarana yang masih minim prestasinya tersebut tentu sangat membanggakan,”sebut dia.
Gianyar lanjut meminta POBSI Bangli dan para atletnya agar rajin latihan, tertib, disiplin, dan bekerja keras. Kalau ingin menjadi atlet yang berprestasi tanpa mau latihan, bekerja keras, tertib dan disiplin, mustahil akan terwujud. “ Kita harus ingat pepatah orangtua kita, berakit-rakit kehulu, berenang –renang ketepian, yaitu bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Kalau kita sudah bekerja keras latihan niscaya kedepannya akan menemukan kesuksesan atau kesenangan,” imbuhnya.ard/nop
Komentar