Hanya Karena Kehilangan Gunting, Pembantu ini Disiram Air Panas

Oleh : mot/ari | 15 Mei 2019 | Dibaca : 6365 Pengunjung

Hanya Karena Kehilangan Gunting, Pembantu ini Disiram Air Panas

sumber foto :suaradewata.com

Denpasar, suaradewata.com - Eka Febriyanti (21) seorang pembantu rumah tangga dengan didampingi kuasa hukum melaporkan tindak pidana penyaniayaan ke Polda Bali, Rabu (15/5) sore.

Selain belum digaji selama 7 bulan, wanita ini alami luka bakar serius akibat disiram air panas oleh majikan dan sodara tiri dari majikan. Aksi keji itu dilakukan hanya lantaran kehilangan sebuah gunting besi.

Dia yang dilaporkan ke Polda Bali adalah Desak Made Wiratningsih. Dalam laporannya, kejadian berawal pada Selasa (7/5) pagi, sang majikan Desak Made menyuruh korban mencari gunting besi berwarna hitam seharga Rp88 ribu yang diakuinya hilang. 

Saat diminta mencari, korban diancam oleh majikannya jika tidak berhasil menemukan akan disiram air panas. Saat itu, benar dilihat oleh korban bahwa majikannya menyalakan kompor memasak dua panci berisi air.

"Dari pagi sampai siang saya cari gunting itu, tidak boleh makan. Lalu, majikan saya suruh adik tirinya yang namanya Santi masak air," ungkap korban didampingi kuasa hukumnya di Mapolda Bali.

Kuasa hukum korban, Supriyono SH, menjelaskan korban karena lugu dan polosnya menyaut saja tantangan majikannya. Dimana saat itu majikannya minta dibelikan yang baru gunting yang hilang. Jika tidak punya uang, sebagai ganti disiram air panas.

"Korban hanya mengangguk. Digaji saja tidak, dimana punya uang"ketus Supriyono.

Korban disiram dengan air panas segelas demi segelas secara bergantian oleh majikannya dengan Santi dan sekuriti rumah yang diketahui bernama Eri. 

"Penyiraman pertama dilakukan oleh majikannya. Lalu dilanjutkan oleh adik tirinya dan Eri. Segelas demi segelas sampai dua panci air panas habis," terang Supriyono.

Tak berhenti di situ saja. Korban tetap disuruh mencari lagi guntingnya hingga larut malam. Saat majikannya lengah, korban berhasil kabur loncat tembok sanggah.

Saat itu korban dibantu warga untuk lari hingga akhirnya sampai di terminal Batubulan dan dibantu satpam terminal naik ojek ke Nusa Dua di rumah kerabatnya.

Pelarian selama dua hari itu, membuat baju yang melekat di tubuh korban lengket lantaran alami melepuh. "Teman korban sampai harus menggunting baju korban untuk membersihkan luka. Saat itu langsung diantar ke Puskesmas Kuta Selatan," ungkapnya.

Kata dia dalam kasus ini, majikan, adik tirinya dan satpam itu yang dilaporkan sebagai tindak persengkongkolan melakukan penganiayaan. "Saya pikir adik tirinya ini juga dalam tekanan. Karena korban juga sempat melihat adik tirinya disakiti selama tujuh bulan kerja disana. Kalau adiknya sudah lama kerja di sana sebagai babysister," jelasnya.

Soal kabarnya majikan tersebut adalah istri kedua dari seorang pengacara dan sekaligus caleg terpilih atas nama Alit Rama. "Soal itu saya tidak tau. Majikannya ini temperamen. Suaminya tidak tiap hari pulang kesitu. Di rumah itu ada anaknya yang masih balita kembar. Korban ini bagian bersih-bersih. Kalau adik tirinya babysitternya," ungkapnya yang tidak menyebut alamat lokasi kejadian.

Pihaknya laporkan dengan UU KDRT juncto pasal 351 ayat (2), ayat 353 ayat (2) dan 354. "Nantinya juga kami minta PPA bekerjasama dengan Dinsos Provinsi Bali agar ditempatkan di rumah aman. Karena korban tidak memiliki tempat tinggal," akunya. mot/ari


Oleh : mot/ari | 15 Mei 2019 | Dibaca : 6365 Pengunjung


TAGS : KDRT pembantu rumah tangga




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Buleleng, 18 Oktober 2019 14:28
Tangani Persoalan Sampah, Pemkab Buleleng Terbitkan Perbup No. 39 dan 40 Tahun 2019
Buleleng, suaradewata.com - Untuk dapat menyelesaikan persoalan sampah khususnya sampah ...
Gianyar, 18 Oktober 2019 14:27
Tatap Muka Kebangsaan Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
Gianyar, suaradewata.com - Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indon ...
Badung, 18 Oktober 2019 14:26
Jelang Pelantikan Presiden, Polres Badung Pasang Baliho
Badung, suaradewata.com - Disejumlah jalan Raya di Kabupaten Badung terpasang Benner be ...
Badung, 18 Oktober 2019 14:25
Antisipasi Tindakan Kejahatan, Polisi Siaga di Tempat Tempat Rawan
Badung, suaradewata.com - Di hari pertama berlangsungnya Operasi Cipkon Agung II 2019, ...
Badung, 18 Oktober 2019 14:23
Tolak Radimalisme Serta Aksi Anarkis Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI
Badung, suaradewata.com - Ketua Parisada Hindu Dharma Kabupaten Badung I Gede Rudia Adh ...
Tabanan, 18 Oktober 2019 14:08
Festival Kerambitan 5 Momen Pembangkit Semangat Persatuan dan Kesatuan Masyarakat
Tabanan, suaradewata.com – Ditandai dengan penumbukan alat tradisional pengolahan padi ...
Tabanan, 18 Oktober 2019 14:07
Gelar Bali resik sampah plastik, rubah perilaku masyarakat untuk peduli lingkungan hidup
Tabanan, suaradewata.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menggelar Gerakan Seme ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 14:05
Gubernur Koster Berharap 60 Persen Penduduk Bali Siap Bertani
Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan, salah satu kebijakan y ...
Tabanan, 18 Oktober 2019 14:03
Pemkab Tabanan Gelar sradha Bhakti Penganyar di Pura Tuluk Biu dan Ulundanu Batur
Tabanan, suaradewata.com - Pemkab Tabanan, melaksanakan Sradha bhakti Penganyar di Pura Tulu ...
Tabanan, 18 Oktober 2019 14:01
Permudah Pelayanan Masyarakat, Dukcapil Resmikan Layanan Delivery Service dan TTE
Tabanan, suaradewata.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tabanan resmikan layana ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter