Hanya Karena Kehilangan Gunting, Pembantu ini Disiram Air Panas

Oleh : mot/ari | 15 Mei 2019 | Dibaca : 6182 Pengunjung

Hanya Karena Kehilangan Gunting, Pembantu ini Disiram Air Panas

sumber foto :suaradewata.com

Denpasar, suaradewata.com - Eka Febriyanti (21) seorang pembantu rumah tangga dengan didampingi kuasa hukum melaporkan tindak pidana penyaniayaan ke Polda Bali, Rabu (15/5) sore.

Selain belum digaji selama 7 bulan, wanita ini alami luka bakar serius akibat disiram air panas oleh majikan dan sodara tiri dari majikan. Aksi keji itu dilakukan hanya lantaran kehilangan sebuah gunting besi.

Dia yang dilaporkan ke Polda Bali adalah Desak Made Wiratningsih. Dalam laporannya, kejadian berawal pada Selasa (7/5) pagi, sang majikan Desak Made menyuruh korban mencari gunting besi berwarna hitam seharga Rp88 ribu yang diakuinya hilang. 

Saat diminta mencari, korban diancam oleh majikannya jika tidak berhasil menemukan akan disiram air panas. Saat itu, benar dilihat oleh korban bahwa majikannya menyalakan kompor memasak dua panci berisi air.

"Dari pagi sampai siang saya cari gunting itu, tidak boleh makan. Lalu, majikan saya suruh adik tirinya yang namanya Santi masak air," ungkap korban didampingi kuasa hukumnya di Mapolda Bali.

Kuasa hukum korban, Supriyono SH, menjelaskan korban karena lugu dan polosnya menyaut saja tantangan majikannya. Dimana saat itu majikannya minta dibelikan yang baru gunting yang hilang. Jika tidak punya uang, sebagai ganti disiram air panas.

"Korban hanya mengangguk. Digaji saja tidak, dimana punya uang"ketus Supriyono.

Korban disiram dengan air panas segelas demi segelas secara bergantian oleh majikannya dengan Santi dan sekuriti rumah yang diketahui bernama Eri. 

"Penyiraman pertama dilakukan oleh majikannya. Lalu dilanjutkan oleh adik tirinya dan Eri. Segelas demi segelas sampai dua panci air panas habis," terang Supriyono.

Tak berhenti di situ saja. Korban tetap disuruh mencari lagi guntingnya hingga larut malam. Saat majikannya lengah, korban berhasil kabur loncat tembok sanggah.

Saat itu korban dibantu warga untuk lari hingga akhirnya sampai di terminal Batubulan dan dibantu satpam terminal naik ojek ke Nusa Dua di rumah kerabatnya.

Pelarian selama dua hari itu, membuat baju yang melekat di tubuh korban lengket lantaran alami melepuh. "Teman korban sampai harus menggunting baju korban untuk membersihkan luka. Saat itu langsung diantar ke Puskesmas Kuta Selatan," ungkapnya.

Kata dia dalam kasus ini, majikan, adik tirinya dan satpam itu yang dilaporkan sebagai tindak persengkongkolan melakukan penganiayaan. "Saya pikir adik tirinya ini juga dalam tekanan. Karena korban juga sempat melihat adik tirinya disakiti selama tujuh bulan kerja disana. Kalau adiknya sudah lama kerja di sana sebagai babysister," jelasnya.

Soal kabarnya majikan tersebut adalah istri kedua dari seorang pengacara dan sekaligus caleg terpilih atas nama Alit Rama. "Soal itu saya tidak tau. Majikannya ini temperamen. Suaminya tidak tiap hari pulang kesitu. Di rumah itu ada anaknya yang masih balita kembar. Korban ini bagian bersih-bersih. Kalau adik tirinya babysitternya," ungkapnya yang tidak menyebut alamat lokasi kejadian.

Pihaknya laporkan dengan UU KDRT juncto pasal 351 ayat (2), ayat 353 ayat (2) dan 354. "Nantinya juga kami minta PPA bekerjasama dengan Dinsos Provinsi Bali agar ditempatkan di rumah aman. Karena korban tidak memiliki tempat tinggal," akunya. mot/ari


Oleh : mot/ari | 15 Mei 2019 | Dibaca : 6182 Pengunjung


TAGS : KDRT pembantu rumah tangga




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Denpasar, 20 Juli 2019 17:24
Wujudkan Perilaku Damai, Komunitas GP Gelar Retreat and Bonding
Denpasar, suaradewata.com - Komunitas Gema Perdamaian gelar kegiatan Retreat and Bondin ...
Denpasar, 20 Juli 2019 17:21
Berkas Sudikerta Kembali Dilimpahkan, JPU Punya Waktu 14 Hari
Denpasar,suaradewata.com - Berkas perkara pencucian uang hasil dugaan penipuan dan penggelap ...
Nusantara, 20 Juli 2019 09:26
Inginkan Khilafah di Indonesia, PA 212 Perlu Diwaspadai
Opini,suaradewata.com - Asep Syaifudin selaku Pelaksana tugas Ketua PA 212, mengharapkan agar kon ...
Nusantara, 20 Juli 2019 09:25
Jurus Sia-Sia Ijtima Ulama 4 Pasca Pertemuan Jokowi-Prabowo
Opini,suaradewata.com - Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana menggelar ijtima Ulama keempat unt ...
Tabanan, 19 Juli 2019 20:50
Atlet Pencak Silat Tabanan Try Out ke NTB
Tabanan, suaradewata.com - Tim Porprov Pencak Silat Tabanan melakukan tryout dengan tim ...
Nusantara, 19 Juli 2019 20:49
Bali Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Lewat Sipadu
Semarang,suaraddewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster yang diwakili Kepala Dinas Tanaman Pangan, ...
Denpasar, 19 Juli 2019 20:47
Ciptakan Birokrasi Berintegritas dan Berkinerja Tinggi, Pemprov Bali Bentuk Agen Perubahan
Denpasar,suaradewata.com - Untuk merubah pola pikir (mind set) dan budaya kerja (culture set) di ...
Buleleng, 19 Juli 2019 19:37
Hampir Setengah Kilogram Narkoba Dimusnahkan Kejari Buleleng
Buleleng,suaradewata.com - Sebanyak 475,81 gram atau hampir 0,5 (setengah) Kilogram (Kg) nar ...
Jembrana, 19 Juli 2019 19:12
Hut Kota Negara Ke-124 Tampilkan 55 Kegiatan
Jembrana,suaradewata.com-Peringatan Hut Kota Negara ke-124 mengusung tema  Prabawa Nata ...
Denpasar, 19 Juli 2019 19:09
Memajukan Olahraga Pingpong, Polda Bali Gelar Pertandingan Pingpong Internasional
Denpasar, suaradewata.com - Polda Bali menggelar pertandingan olahraga pingpong di GOR ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter