Begini Respon Bupati Made Gianyar Menyikapi Pro Kontra Bunga Gumitir Jadi Maskot Bangli

Oleh : ard/rat | 01 Februari 2019 | Dibaca : 2342 Pengunjung

Begini Respon Bupati Made Gianyar Menyikapi Pro Kontra Bunga Gumitir Jadi Maskot Bangli

sumber foto :suaradewata

Bangli, suaradewata.com – Banyaknya penolakan dari berbagai elemen masyarakat Bangli terkait rencana menjadikan Bunga Gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli, akhirnya mendapat respon langsung dari Bupati Bangli. Menurutnya, adanya pro kontra atau debatable terhadap suatu rencana adalah hal yang wajar. Karena itu, pihaknya berencana akan membuat lokakarya atau seminar untuk bisa menentukan maskot Bangli yang memang cocok untuk Bangli. Hal tersebut, di sampaikan Bupati Made Gianyar saat ditemui awak media dikantornya, Jumat (01/02/2019).

Pada kesempatan itu, Bupati Made Gianyar didampingi Kabag Humas menceritakan, ide untuk membuat maskot kabupaten Bangli muncul saat dirinya menghadiri suatu acara di Tabanan beberapa tahun lalu. Dalam acara itu, ditampilkan tarian Sekar Sandat yang telah menjadi maskot Kabupaten Tabanan. Seketika itu, Gianyar mengaku sempat berdebat dengan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti. Sebab, kata Made Gianyar, sebelum Eka Wiryastuti menjabat sebagai bupati, tari sekar Sandat ini telah diciptakan pada masa kepemimpinan mantan Bupati Bangli, I Nengah Arnawa. “Saya sempat berdebat terkait maskot itu dengan Ibu Bupati Tabanan,” ujarnya.

Namun saat itu, Bupati Tabanan menyatakan telah memperdakan bunga Sandat tersebut sebagai maskot Tabanan dan bertanya balik apakah di Bangli telah ada Perdanya? “Saat ditanya seperti itu, saya langsung menelpon Kadis Pariwisata untuk menanyakan hal itu. Ternyata, Bangli memang belum memiliki Perda terkait maskot ini. Sehingga saya sebagai orang hukum, tidak jadi bersengketa dengan Bupati Tabanan,” bebernya.

Lebih lanjut, kata Bupati Made Gianyar, andaikan saat itu Bangli sudah memiliki perda, tentunya dirinya akan langsung mensengketakan Bupati Tabanan ke Pemprov Bali. Selanjutnya, setelah pupus harapan menjadikan bunga sandat sebagai maskot Bangli, Bupati Made Gianyar juga sempat melirik bunga lain seperti bunga pucuk bang dan bunga jepun. Namun kedua bunga tersebut, juga nyatanya telah digunakan kabupaten lain. Bunga pucuk bang oleh Kabupaten Gianyar dan bunga Jepun telah digunakan maskot oleh Kabupaten Badung. 

Singkat cerita, ide menjadikan bunga Gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli diakuinya muncul sekitar setahun lalu. “Saat itu saya mengantarkan almarhum istri saya, melakukan pengobatan alternative di Bunutin. Pada suatu tempat itu pula, saya melihat bunga gumitir yang menurut saya memiliki nilai religus, ekonomi, serta estetika. Saat itulah muncul ide saya, untuk menjadikannya sebagai maskot Bangli,” beber Bupati Made Gianyar.

 Tindak lanjut dari itu, Bupati asal Desa Bunutin Kintamani ini, langsung memerintahkan salah satu stafnya, untuk melakukan penelitian mengenai bunga Gumitir. Sebab, sebuah maskot, tidak akan berguna jika tidak bisa dikembangkan atau memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat dikemudian hari. “Nah jika sekarang terjadi perdebatan, saya kira wajar-wajar saja. Sebelum bunga Gumitir dijadikan maskot, tentunya masih akan melalui banyak proses seperti lokakarya, seminar, serta dibuatkan naskah akademis, sebelum bisa diperdakan. Saat lokakarya itulah jika memang ada masukan yang lebih baik dan disetujui dalam lokakarya, itu yang cocok dijadikan maskot. Tidak harus bunga, sesuatu yang lain juga bisa jadi maskot,” tegasnya.  

Yang jelas rencana ini juga akan melalui pembahasan di DPRD Bangli, sebelum menjadi perda. Karena itu, Made Gianyar mengaku tidak mempersoalkan, jika nantinya bunga Gumitir tidak disepakati sebagai maskot. “Seperti halnya bunga sandat, tidak bisa kita jadikan maskot. Tari Bunga Gumitir, jika tidak disetujui jadi maskot akan tetap menjadi sebuah tarian sehingga lebih banyak khazanahnya,” ucapnya. Sebaliknya jika disepakati, bunga gumitir yang sudah menjadi produk ekonomi bisa lebih dikembangkan dan dibudidayakan. “Mungkin bisa menjadi dupa, sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya. ard/rat

 


Oleh : ard/rat | 01 Februari 2019 | Dibaca : 2342 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Gianyar, 21 Agustus 2019 20:50
Ungkap Penyelundupan Penyu Hijau, Dirjen KSDAE Apresiasi Kerja Personil Polres Gianyar
Gianyar, suaradewata.com - Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo didampingi denga ...
Buleleng, 21 Agustus 2019 20:49
Kapal MV Star Clipper Membawa Ratusan Wisatawan Singgah di Lovina
Buleleng, suaradewata.com - Bukan kali ini saja wilayah Buleleng dikunjungi kapal pesia ...
Bangli, 21 Agustus 2019 20:47
Wujudkan APBD Bangli Sehat, Dewan Minta Eksekutif Lebih Fair
Bangli, suaradewata.com - Untuk mewujudkan agar APBD Bangli sehat, kalangan DPRD Bangli ...
Buleleng, 21 Agustus 2019 20:27
Hasil Puslabfor, Terungkap Tengkorak Manusia Berjenis Kelamin Perempuan
Buleleng, suaradewata.com - Misteri penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia di k ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:26
Wagub Cok Ace Harap HIPMI Dapat Mengimbangi Pembangunan Ekonomi yang Begitu Cepat
Denpasar, suaradewata.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sebagai ujung tombak pemban ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:25
Optimalisasi Pendapatan Daerah, Gubernur Koster Harapkan Sinergitas Antarinstansi
Denpasar, suaradewata.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan pemerintah kabupaten/kota se-B ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:25
Terdepan Pemanfaatan Energi Terbarukan, Gubernur Koster Gagas Zonasi Kendaraan Listrik
Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster melakukan lompatan besar terkait upaya mew ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 19:10
Beli Ganja, Pelatih Peracik Kopi Divonis 4,5 tahun
Denpasar, suaradewata.com - Pemuda asal Jogja, Eri Satria Purnama (26) hanya bisa terdiam dan mem ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 19:09
Tilep Uang Perusahaan Rp17 juta, Natalia Diancam 5 Tahun Bui
Denpasar, suaradewata.com - Leila Natalia Tumewu (41) wanita asal Gorontalo ini terus mengen ...
Karangasem, 21 Agustus 2019 18:27
Pemkab Karangasem Teken Nota Kesepahaman Dengan Pemprov Bali, DJP, BPN dan BPD Bali
Karangasem, suaradewata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  memfasilitasi penandatanga ...


Berita Lainnya :

Gianyar, 21 Agustus 2019 20:50
Ungkap Penyelundupan Penyu Hijau, Dirjen KSDAE Apresiasi Kerja Personil Polres Gianyar
Gianyar, suaradewata.com - Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo didampingi denga ...
Buleleng, 21 Agustus 2019 20:49
Kapal MV Star Clipper Membawa Ratusan Wisatawan Singgah di Lovina
Buleleng, suaradewata.com - Bukan kali ini saja wilayah Buleleng dikunjungi kapal pesia ...
Bangli, 21 Agustus 2019 20:47
Wujudkan APBD Bangli Sehat, Dewan Minta Eksekutif Lebih Fair
Bangli, suaradewata.com - Untuk mewujudkan agar APBD Bangli sehat, kalangan DPRD Bangli ...
Buleleng, 21 Agustus 2019 20:27
Hasil Puslabfor, Terungkap Tengkorak Manusia Berjenis Kelamin Perempuan
Buleleng, suaradewata.com - Misteri penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia di k ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:26
Wagub Cok Ace Harap HIPMI Dapat Mengimbangi Pembangunan Ekonomi yang Begitu Cepat
Denpasar, suaradewata.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sebagai ujung tombak pemban ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:25
Optimalisasi Pendapatan Daerah, Gubernur Koster Harapkan Sinergitas Antarinstansi
Denpasar, suaradewata.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan pemerintah kabupaten/kota se-B ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:25
Terdepan Pemanfaatan Energi Terbarukan, Gubernur Koster Gagas Zonasi Kendaraan Listrik
Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster melakukan lompatan besar terkait upaya mew ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 19:10
Beli Ganja, Pelatih Peracik Kopi Divonis 4,5 tahun
Denpasar, suaradewata.com - Pemuda asal Jogja, Eri Satria Purnama (26) hanya bisa terdiam dan mem ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 19:09
Tilep Uang Perusahaan Rp17 juta, Natalia Diancam 5 Tahun Bui
Denpasar, suaradewata.com - Leila Natalia Tumewu (41) wanita asal Gorontalo ini terus mengen ...
Karangasem, 21 Agustus 2019 18:27
Pemkab Karangasem Teken Nota Kesepahaman Dengan Pemprov Bali, DJP, BPN dan BPD Bali
Karangasem, suaradewata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  memfasilitasi penandatanga ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter