Rencana Bunga Gumitir Jadi Maskot Bangli Picu Pro Kontra, Condong Dinilai Tak Layak

Oleh : ard/rat | 29 Januari 2019 | Dibaca : 2007 Pengunjung

Rencana Bunga Gumitir Jadi Maskot Bangli Picu Pro Kontra, Condong Dinilai Tak Layak

sumber foto :suaradewata

Bangli, suaradewata.com – Pro kontra bermunculan dari masyarakat terkait rencana Bupati Bangli I Made Gianyar untuk memperdakan Bunga Gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli. Dari pro kontra tersebut, sebagian masyarakat condong menilai bunga gumitir tidak layak dijadikan sebagai maskot dengan berbagai argument. Salah satunya, karena Bunga Gumitir tidak ada spesifikasinya yang mencerminkan adanya kekhasan yang dimiliki Bangli. Selain itu, bunga gumitir juga bukan bunga asli dari Bangli.

Melalui salah satu grup media social facebook, sejumlah warganet memberikan komentar terhadap rencana tersebut. Warganet yang tergabung dalam grup bernama Bangktinya Bangli itu, banyak yang mempertanyakan apa yang mejadi alasan Bupati untuk menjadikan bunga gumitir sebagai maskot. Seperti halnya, akun bernama Nang Na. Menurut dia, sebagai maskot sebaiknya lebih spesifik, seperti bunga, paling tidak hanya Bangli yang memiliki jumlah terbanyak, hanya ada di Bangli, atau berasal dari Bangli. Sedangkan Gumitir, menurutnya paling banyak ditanam di daerah Plaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.

Bahkan akun bernama Sukarsana Coffee mempertanyakan “Kenapa bukan bunga KOPI Kintamani & Bunga Jeruk, sesuai potensi. Pang sing nyaplir,” ungkapnya berharap dengan dibumbui imoticon kedipan mata. Sementara akun bernama Kadek Molit menyuarakan, sebelum ditindaklanjuti menjadi perda, sebaiknya lebih dulu menyerap aspirasi dari seluruh elemen masyarakat. Mulai dari tokoh-tokoh puri dan masyarakat sehingga tidak terkesan sepihak. Tidak hanya itu, akun bernama I Wayan Rawiyanto yang mengatakan sebelum kabupaten lain membuat maskot, Bangli sudah lebih dulu memperkenalkan bunga pucuk bang sebagai maskot, lewat Bupati IB Ladip, serta mengharuskan menanam bunga tersebut di setiap telajakan. Walau demikian, upaya itu tidak ada tindak lanjut.

 

Menyikapi pro kontra tersebut, Anggota DPRD Bangli I Nengah Darsana saat dikonfirmasi awak media, Selasa (29/01/2019) menilai wajar aspirasi yang pro kontra berkembang di masyarakat menyikapi rencana Bupati tersebut. Menurut Politisi Partai Golkar asal Desa Landih ini, berkaitan dengan maskot suatu daerah, sejatinya apa saja boleh dijadikan maskot asalkan menjadi ciri khas daerah bersangkutan. “Dulu kita pernah menggaungkan anjing Kintamani yang sempat di bilang sebagai maskot dan menjadi ikon kebanggaan kita. Tapi sampai sekarang justru tidak ada gaungnya. Lantas sekarang apa sih spirit dan target Pemerintah Daerah menjadikan bunga gumitir sebagai maskot Bangli?. Itu yang kita tanyakan,” ungkapnya.

Sebab lanjut dia, yang namanya Maskot adalah benda atau barang yang menjadi sebuah ciri khas dari daerah setempat. Dengan kata lain, pihaknya pun menyampaikan keherannya kenapa Bupati Bangli justru berencana memperdakan Bunga Gumitir sebagai maskot Bangli. “Bunga gumitir itu, kan bukan asli dari BAngli. Kalau itu dijadikan mascot, rasanya kurang pas untuk Bangli. Terlebih dulu juga sempat digaungkan, bunga pucuk bang. Sedikit tidaknya, bunga pucuk bang rasanya lebih masuk karena memang terkenal adanya di Bangli dari dulu,” jelasnya.

Pihaknya kembali menekankan, sebaiknya yang dipergunakan sebagai mascot adalah sesuatu yang memang jadi ciri khas, sesuatu yang asal muasalnya dari Bangli atau sesuatu yang memang langka dan adanya di Bangli. “Itu yang bagus menurut saya. Jadi bukan harus bunga,” tegasnya. Oleh karena itu, terhadap rencana Bupati untuk segera memperdakan bunga Gumitir tersebut, pihaknya nanti tentunya akan melakukan pembahasan bersama rekan-rekannya sesame anggota dewan. “Jika memang akan di-Perda-kan, nantinya juga pasti akan menjadi pembahasan kita di Dewan. Tentunya, nanti akan timbul pertanyaan seperti itu lagi. Kenapa harus bunga gumitir. Tapi sampai saat ini sih belum ada usulan dari Bapemperda. Mungkin itu masih sebatas wacana saja,” pungkasnya.

Sebelumnya Bunga Gumitir dipastikan akan segera diperdakan untuk dijadikan maskot Kabupaten Bangli Bupati Made Gianyar usai menyaksikan uji coba perdana  tari maskot Kabupaten Bangli “Sekar Gumitir” di Wantilan Desa Wisata Penglipuran, Senin (28/1/2019). Disampaikan, Bupati Made Gianyar, setelah sebelumnya gagal menjadikan Bunga Pucuk Bang dan Sandat sebagai maskot Kabupaten Bangli, karena kalah cepat dari kabupaten lainnya (Bunga Pucuk Bang dipakai Kabupaten Gianyar, Bunga Sandat dipakai Kabupaten Tabanan), kini Bupati Made Gianyar tidak mau kecolongan lagi. Setelah menyaksikan langsung uji coba Tari Sekar Gumitir dan berdiskusi dengan beberapa budayawan, ia mengaku tidak ragu menjadikan Bunga Gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli.

Ia mengatakan, selain memiliki warna yang indah, Gumitir juga memiliki makna yang mendalam. Selain melambangkan kesederhanaan, gumitir juga memiliki banyak manfaat, tahan lama, tidak mahal, dan yang tidak kalah penting, gumitir sangat cocok hidup didaerah sejuk seperti Kabupaten Bangli. Menurutnya, selain memiliki fungsi ekonomi, agama dan seni, Gumitir juga mempunyai nilai religius, kemuliaan, keindahan dan kemasyarakatan. Dengan memilih Bunga Gumitir sebagai maskot, ia berharap segala sesuatu yang baik dan berguna tidak sulit didapatkan di Kabupaten Bangli. “Setelah menyaksikan uji coba hari ini, satu kata,  Bunga Gumitir sangat cocok untuk Maskot Kabupaten Bangli. Ini akan saya tidak lanjuti dengan Perda”terangnya.

Ia menambahkan, Bunga Gumitir saat ini cukup trend dan hampir dikembangkan diseluruh wilayah di Bali. Karena memiliki nilai ekonomis dan multi fungsi, Bupati Made Gianyar juga berencana membuat pelatihan dupa menggunakan bahan baku Gumitir. Sehingga saat harga Gumitir murah, masyarakat bisa mengolah Gumitir untuk dijadikan dupa. “Saat murah, masyarakat bisa mengolah Gumitir menjadi bahan dupa. Jadi secara ekonomis ini sangat menguntungkan”pungkasnya. ard/rat


Oleh : ard/rat | 29 Januari 2019 | Dibaca : 2007 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Gianyar, 20 April 2019 16:30
Gianyar Akan Dinobatkan Sebagai Kota Kerajinan Dunia
Gianyar, suaradewata.com - Dengan penobatan ini, Kabupaten Gianyar tidak saja dikenal s ...
Gianyar, 20 April 2019 16:28
Workshop Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Kreatif
Gianyar, suaradewata.com - Gianyar punya semua sumber daya yang dibutuhkan, dari peraji ...
Gianyar, 20 April 2019 16:20
Kecerian Anak-anak Melepas Ribuan Kupu-kupu di Balitopia Gianyar
Gianyar, suaradewata.com  -Ribuan anak-anak yang mengunjungi taman kupu-kupu di Balitop ...
Tabanan, 20 April 2019 12:58
Bupati Eka Ucap Syukur di Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah, Angseri
Tabanan, suaradewata.com  – Sebagai seorang Kepala Daerah dengan tugas yang begit ...
Nusantara, 20 April 2019 12:53
Kawal Hasil Pemilu 2019 Tanpa Provokasi Demi Persatuan Dan Keberlanjutan Bangsa.
Opini, suaradewata.com - Negeri ini dibangun oleh para founding fathers dengan dan dalam semangat ...
Nusantara, 20 April 2019 12:48
Dukung Hasil Pemilu 2019 , Pemimpin harus Siap Menang Kalah Demi Persatuan Bangsa.
Opini, suaradewata.com - Berdasarkan hasil quick count berbagai lembaga survei yang mengunggulkan ...
Nusantara, 20 April 2019 12:42
Bersatu Demi Indonesia yang Lebih Maju. Mari Dukung Hasil Pemilu Dengan Damai.
Opini ,suaradewata.com - Pada tanggal 17 April kemarin rakyat Indonesia berbondong-bondong menuju ...
Nusantara, 20 April 2019 12:40
Indonesia Akan Maju Jika Seluruh Rakyat Bersatu Pasca Pemilu 2019
Opini, suaradewata.com - Pada Pemilu 2019 ini ada 193 juta orang Indonesia yang telah memilih pre ...
Tabanan, 19 April 2019 21:15
Kader Banteng Tabanan Siap Merahkan Dewan Sanggulan
Tabanan, suaradewata.com -Para kader PDIP Tabanan dipastikan akan 'memerahkan' ...
Tabanan, 19 April 2019 19:59
Buntut Kecurangan Ketua KPPS, KPU Akan Gelar PSU di TPS 29
Tabanan, suaradewata.com - Setelah mendapatkan rekomendasi dari Bawaslu Tabanan, KPU Ta ...


Berita Lainnya :

Gianyar, 20 April 2019 16:30
Gianyar Akan Dinobatkan Sebagai Kota Kerajinan Dunia
Gianyar, suaradewata.com - Dengan penobatan ini, Kabupaten Gianyar tidak saja dikenal s ...
Gianyar, 20 April 2019 16:28
Workshop Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Kreatif
Gianyar, suaradewata.com - Gianyar punya semua sumber daya yang dibutuhkan, dari peraji ...
Gianyar, 20 April 2019 16:20
Kecerian Anak-anak Melepas Ribuan Kupu-kupu di Balitopia Gianyar
Gianyar, suaradewata.com  -Ribuan anak-anak yang mengunjungi taman kupu-kupu di Balitop ...
Tabanan, 20 April 2019 12:58
Bupati Eka Ucap Syukur di Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah, Angseri
Tabanan, suaradewata.com  – Sebagai seorang Kepala Daerah dengan tugas yang begit ...
Nusantara, 20 April 2019 12:53
Kawal Hasil Pemilu 2019 Tanpa Provokasi Demi Persatuan Dan Keberlanjutan Bangsa.
Opini, suaradewata.com - Negeri ini dibangun oleh para founding fathers dengan dan dalam semangat ...
Nusantara, 20 April 2019 12:48
Dukung Hasil Pemilu 2019 , Pemimpin harus Siap Menang Kalah Demi Persatuan Bangsa.
Opini, suaradewata.com - Berdasarkan hasil quick count berbagai lembaga survei yang mengunggulkan ...
Nusantara, 20 April 2019 12:42
Bersatu Demi Indonesia yang Lebih Maju. Mari Dukung Hasil Pemilu Dengan Damai.
Opini ,suaradewata.com - Pada tanggal 17 April kemarin rakyat Indonesia berbondong-bondong menuju ...
Nusantara, 20 April 2019 12:40
Indonesia Akan Maju Jika Seluruh Rakyat Bersatu Pasca Pemilu 2019
Opini, suaradewata.com - Pada Pemilu 2019 ini ada 193 juta orang Indonesia yang telah memilih pre ...
Tabanan, 19 April 2019 21:15
Kader Banteng Tabanan Siap Merahkan Dewan Sanggulan
Tabanan, suaradewata.com -Para kader PDIP Tabanan dipastikan akan 'memerahkan' ...
Tabanan, 19 April 2019 19:59
Buntut Kecurangan Ketua KPPS, KPU Akan Gelar PSU di TPS 29
Tabanan, suaradewata.com - Setelah mendapatkan rekomendasi dari Bawaslu Tabanan, KPU Ta ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter