Rencana Bunga Gumitir Jadi Maskot Bangli Picu Pro Kontra, Condong Dinilai Tak Layak

Oleh : ard/rat | 29 Januari 2019 | Dibaca : 2060 Pengunjung

Rencana Bunga Gumitir Jadi Maskot Bangli Picu Pro Kontra, Condong Dinilai Tak Layak

sumber foto :suaradewata

Bangli, suaradewata.com – Pro kontra bermunculan dari masyarakat terkait rencana Bupati Bangli I Made Gianyar untuk memperdakan Bunga Gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli. Dari pro kontra tersebut, sebagian masyarakat condong menilai bunga gumitir tidak layak dijadikan sebagai maskot dengan berbagai argument. Salah satunya, karena Bunga Gumitir tidak ada spesifikasinya yang mencerminkan adanya kekhasan yang dimiliki Bangli. Selain itu, bunga gumitir juga bukan bunga asli dari Bangli.

Melalui salah satu grup media social facebook, sejumlah warganet memberikan komentar terhadap rencana tersebut. Warganet yang tergabung dalam grup bernama Bangktinya Bangli itu, banyak yang mempertanyakan apa yang mejadi alasan Bupati untuk menjadikan bunga gumitir sebagai maskot. Seperti halnya, akun bernama Nang Na. Menurut dia, sebagai maskot sebaiknya lebih spesifik, seperti bunga, paling tidak hanya Bangli yang memiliki jumlah terbanyak, hanya ada di Bangli, atau berasal dari Bangli. Sedangkan Gumitir, menurutnya paling banyak ditanam di daerah Plaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.

Bahkan akun bernama Sukarsana Coffee mempertanyakan “Kenapa bukan bunga KOPI Kintamani & Bunga Jeruk, sesuai potensi. Pang sing nyaplir,” ungkapnya berharap dengan dibumbui imoticon kedipan mata. Sementara akun bernama Kadek Molit menyuarakan, sebelum ditindaklanjuti menjadi perda, sebaiknya lebih dulu menyerap aspirasi dari seluruh elemen masyarakat. Mulai dari tokoh-tokoh puri dan masyarakat sehingga tidak terkesan sepihak. Tidak hanya itu, akun bernama I Wayan Rawiyanto yang mengatakan sebelum kabupaten lain membuat maskot, Bangli sudah lebih dulu memperkenalkan bunga pucuk bang sebagai maskot, lewat Bupati IB Ladip, serta mengharuskan menanam bunga tersebut di setiap telajakan. Walau demikian, upaya itu tidak ada tindak lanjut.

 

Menyikapi pro kontra tersebut, Anggota DPRD Bangli I Nengah Darsana saat dikonfirmasi awak media, Selasa (29/01/2019) menilai wajar aspirasi yang pro kontra berkembang di masyarakat menyikapi rencana Bupati tersebut. Menurut Politisi Partai Golkar asal Desa Landih ini, berkaitan dengan maskot suatu daerah, sejatinya apa saja boleh dijadikan maskot asalkan menjadi ciri khas daerah bersangkutan. “Dulu kita pernah menggaungkan anjing Kintamani yang sempat di bilang sebagai maskot dan menjadi ikon kebanggaan kita. Tapi sampai sekarang justru tidak ada gaungnya. Lantas sekarang apa sih spirit dan target Pemerintah Daerah menjadikan bunga gumitir sebagai maskot Bangli?. Itu yang kita tanyakan,” ungkapnya.

Sebab lanjut dia, yang namanya Maskot adalah benda atau barang yang menjadi sebuah ciri khas dari daerah setempat. Dengan kata lain, pihaknya pun menyampaikan keherannya kenapa Bupati Bangli justru berencana memperdakan Bunga Gumitir sebagai maskot Bangli. “Bunga gumitir itu, kan bukan asli dari BAngli. Kalau itu dijadikan mascot, rasanya kurang pas untuk Bangli. Terlebih dulu juga sempat digaungkan, bunga pucuk bang. Sedikit tidaknya, bunga pucuk bang rasanya lebih masuk karena memang terkenal adanya di Bangli dari dulu,” jelasnya.

Pihaknya kembali menekankan, sebaiknya yang dipergunakan sebagai mascot adalah sesuatu yang memang jadi ciri khas, sesuatu yang asal muasalnya dari Bangli atau sesuatu yang memang langka dan adanya di Bangli. “Itu yang bagus menurut saya. Jadi bukan harus bunga,” tegasnya. Oleh karena itu, terhadap rencana Bupati untuk segera memperdakan bunga Gumitir tersebut, pihaknya nanti tentunya akan melakukan pembahasan bersama rekan-rekannya sesame anggota dewan. “Jika memang akan di-Perda-kan, nantinya juga pasti akan menjadi pembahasan kita di Dewan. Tentunya, nanti akan timbul pertanyaan seperti itu lagi. Kenapa harus bunga gumitir. Tapi sampai saat ini sih belum ada usulan dari Bapemperda. Mungkin itu masih sebatas wacana saja,” pungkasnya.

Sebelumnya Bunga Gumitir dipastikan akan segera diperdakan untuk dijadikan maskot Kabupaten Bangli Bupati Made Gianyar usai menyaksikan uji coba perdana  tari maskot Kabupaten Bangli “Sekar Gumitir” di Wantilan Desa Wisata Penglipuran, Senin (28/1/2019). Disampaikan, Bupati Made Gianyar, setelah sebelumnya gagal menjadikan Bunga Pucuk Bang dan Sandat sebagai maskot Kabupaten Bangli, karena kalah cepat dari kabupaten lainnya (Bunga Pucuk Bang dipakai Kabupaten Gianyar, Bunga Sandat dipakai Kabupaten Tabanan), kini Bupati Made Gianyar tidak mau kecolongan lagi. Setelah menyaksikan langsung uji coba Tari Sekar Gumitir dan berdiskusi dengan beberapa budayawan, ia mengaku tidak ragu menjadikan Bunga Gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli.

Ia mengatakan, selain memiliki warna yang indah, Gumitir juga memiliki makna yang mendalam. Selain melambangkan kesederhanaan, gumitir juga memiliki banyak manfaat, tahan lama, tidak mahal, dan yang tidak kalah penting, gumitir sangat cocok hidup didaerah sejuk seperti Kabupaten Bangli. Menurutnya, selain memiliki fungsi ekonomi, agama dan seni, Gumitir juga mempunyai nilai religius, kemuliaan, keindahan dan kemasyarakatan. Dengan memilih Bunga Gumitir sebagai maskot, ia berharap segala sesuatu yang baik dan berguna tidak sulit didapatkan di Kabupaten Bangli. “Setelah menyaksikan uji coba hari ini, satu kata,  Bunga Gumitir sangat cocok untuk Maskot Kabupaten Bangli. Ini akan saya tidak lanjuti dengan Perda”terangnya.

Ia menambahkan, Bunga Gumitir saat ini cukup trend dan hampir dikembangkan diseluruh wilayah di Bali. Karena memiliki nilai ekonomis dan multi fungsi, Bupati Made Gianyar juga berencana membuat pelatihan dupa menggunakan bahan baku Gumitir. Sehingga saat harga Gumitir murah, masyarakat bisa mengolah Gumitir untuk dijadikan dupa. “Saat murah, masyarakat bisa mengolah Gumitir menjadi bahan dupa. Jadi secara ekonomis ini sangat menguntungkan”pungkasnya. ard/rat


Oleh : ard/rat | 29 Januari 2019 | Dibaca : 2060 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Denpasar, 24 Agustus 2019 20:45
Polda Bali akan Terus Razia Tempat Hiburan Malam
Denpasar, suaradewata.com  - Personel gabungan dari Polda Bali merazia tiga tempat hiburan m ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 20:44
Gelar Rakernas di Bali, Alumni ITB Usung Tema Nangun Sat Kerthi Loka Nusantara
Denpasar, suaradwata.com - Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Ikatan Alumni Institut Te ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 20:42
Polda Bali Gelar Razia Tempat Hiburan Malam
Denpasar, suaradewata.com - Personel gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba, Direktor ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 19:54
Wagub Cok Ace Apresiasi Festival Pesona Lokal Adira 2019 Tonjolkan Budaya Bali
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengapresiasi ...
Badung, 24 Agustus 2019 19:50
BNN Badung Tes Urine 120 Pegawai RSUD Mangusada, Ini Hasilnya
Badung, suaradewata.com - Ratusan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mangusada Jala ...
Badung, 24 Agustus 2019 18:32
Amati Gerak Gerik Orang, Buser Polres Badung Seperti Elang
Badung, suaradewata.com - Puluhan anggota Buser berakaian sipil tampak terlihat santai ...
Tabanan, 24 Agustus 2019 18:31
Hari ini, Pelajar di Tabanan mendapatkan Pemahaman Anti Korupsi
Tabanan, suaradewata.com – Untuk mengatasi budaya korupsi di suatu Daerah, tidak cukup ...
Badung, 24 Agustus 2019 18:15
Antisipasi Kejahatan, Satsabhara Polres Badung Rutin Melaksanakan Patroli
Badung, suaradewata.com - Menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, anggo ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 18:14
Sekda Dewa Indra Tutup Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2019
Denpasar, suaradewata.com  - Ditandai dengan pemukulan gong, Sekretaris Daerah Provinsi Bali ...
Gianyar, 24 Agustus 2019 18:12
Wagub Cok Ace Harap Ubud & Beyond Festival Bisa Tingkatkan Enterpreneur Muda
Giayar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) membuk ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 24 Agustus 2019 20:45
Polda Bali akan Terus Razia Tempat Hiburan Malam
Denpasar, suaradewata.com  - Personel gabungan dari Polda Bali merazia tiga tempat hiburan m ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 20:44
Gelar Rakernas di Bali, Alumni ITB Usung Tema Nangun Sat Kerthi Loka Nusantara
Denpasar, suaradwata.com - Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Ikatan Alumni Institut Te ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 20:42
Polda Bali Gelar Razia Tempat Hiburan Malam
Denpasar, suaradewata.com - Personel gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba, Direktor ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 19:54
Wagub Cok Ace Apresiasi Festival Pesona Lokal Adira 2019 Tonjolkan Budaya Bali
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengapresiasi ...
Badung, 24 Agustus 2019 19:50
BNN Badung Tes Urine 120 Pegawai RSUD Mangusada, Ini Hasilnya
Badung, suaradewata.com - Ratusan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mangusada Jala ...
Badung, 24 Agustus 2019 18:32
Amati Gerak Gerik Orang, Buser Polres Badung Seperti Elang
Badung, suaradewata.com - Puluhan anggota Buser berakaian sipil tampak terlihat santai ...
Tabanan, 24 Agustus 2019 18:31
Hari ini, Pelajar di Tabanan mendapatkan Pemahaman Anti Korupsi
Tabanan, suaradewata.com – Untuk mengatasi budaya korupsi di suatu Daerah, tidak cukup ...
Badung, 24 Agustus 2019 18:15
Antisipasi Kejahatan, Satsabhara Polres Badung Rutin Melaksanakan Patroli
Badung, suaradewata.com - Menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, anggo ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 18:14
Sekda Dewa Indra Tutup Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2019
Denpasar, suaradewata.com  - Ditandai dengan pemukulan gong, Sekretaris Daerah Provinsi Bali ...
Gianyar, 24 Agustus 2019 18:12
Wagub Cok Ace Harap Ubud & Beyond Festival Bisa Tingkatkan Enterpreneur Muda
Giayar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) membuk ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter