Belum Sehari Pembunuh Janda Cantik Tertangkap

Oleh : gus/ari | 28 November 2016 | Dibaca : 4527 Pengunjung

Belum Sehari Pembunuh Janda Cantik Tertangkap

sumber foto :istimewa

Gianyar, suaradewata.com - Kinerja aparat kepolisian dari Polsek Sukawati patut diacungi jempol, hanya kurang dari waktu 24 jam pembunuh janda berparas cantik, Ni Made Yastini (44) asal Bitera, Gianyar yang ditemukan Minggu (27/11) sore kemarin, langsung ditangkap. Jajaran reskrim Polsek Sukawati bergerak cepat setelah mendapat keterangan saksi-saksi dan menangkap pacar korban bernama Misbah (52) alias Yus. Mandor asal Sempu, Banyuwangi itu ditangkap pada Senin (28/11) pukul 03.00 di tempat pelariannya di Denpasar Barat.
 
Kapolsek Sukawati, AKP Wayan Wisnawa mengungkapkan, penangkapan Yus dilakukan setelah memeriksa beberapa saksi mata yang mengenal keberadaan korban.  “Tim mendatangi teman-teman tersangka di daerah Lumintang dan Jalan Pidada, Denpasar Barat. Dari hasil interograsi, tim mendapat info tersangka beserta kendaraan Yamaha Nouvo (DK 4554 KK warna biru) berada di Jalan Gunung Catur, Denpasar Barat,” ungkap AKP Wisnawa.
 
Dari keterangan lainnya, diketahui tersangka sedang berada di proyek. Yus pun langsung dicari di areal proyek di Jalan Gunung Catur. Saat akan tangkap petugas, Yus sempat mau melarikan diri. Di saat berlari itu, petugas kepolisian sempat meneriaki untuk tidak kabur dan tunduk kepada petugas. “Belum lari jauh, dia langsung menyerahkan diri. Dia tidak melawan saat kami tangkap,” jelasnya Wisnawa.
 
Setelah ditangkap, Yus yang berperawakan kurus dan memiliki kumis tebal itu langsung digelandang ke Mapolsek Sukawati. Dari hasil penyelidikan sementara, pembunuhan terhadap janda pedagang nasi itu berlangsung spontan. Diceritakan tersangka, pada Kamis (24/11), kedua pasangan kumpul kebo itu, korban Yastini maupun tersangka Yus berada dalam satu kamar kos di lingkungan banjar Negari, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati. Prahara "rumah tangga" terjadi sejak Kamis pagi. Kemudian pada malam hari sekitar pukul 23.40, usai keduanya melangsungkan hubungan layaknya suami istri, keduanya kembali terlibat adu mulut.
 
Menurut penuturan tersangka Yus, usai main "kuda-kudaan", korban Yastini meminta uang Rp 1 juta dari atas tempat tidur. Tapi karena Yus tidak punya uang, maka korban Yastini pun ingin mengusirnya. Yus pun naik pitam karena ingin diusir dari tempat kos itu. “Waktu itu saya bilang tidak punya uang, sabar tunggu saya dapat proyek,” cerita tersangka Yus.
 
Bukannya menerima pernyataan Yus, korban Yastini justru kembali ingin mengusir tersangka. Saat korban berbalik punggung membelakangi tersangka, secara spontan, Yus yang merupakan buruh merangkap mandor kecil-kecilan langsung mengambil palu. Kemudian, palu itu dia pukul ke arah kepala bekalang korban sebanyak satu kali. “Waktu dipukul, dia (korban) bilang jangan ayah, ayah jangan,” urainya sambil menerangkan korban dengan tersangka punya panggilan mesra, ayah dan bunda.
 
Karena korban teriak saat pukulan pertama, Yus panik dan memilih mengakhiri nyawa korban dengan menambah dua kali pukulan lagi. Anehnya, menurut pengakuan tersangka, pasca membunuh, dia sempat mengelus-elus punggung korban selama 30 menitan. “Saya elus-elus karena saya kasihan sama dia,” ungkapnya.
 
Setelah itu, korban yang berlumuran darah pada bagian kepalanya langsung dimasukkan ke kolong tempat tidur. Yus juga langsung menyembunyikan jasad korban dengan mendorong tempat tidur supaya jasad korban tidak kelihatan. Usai membunuh, Yus langsung kabur dengan membawa motor Yamaha Nouvo DK 4554 KK berwarna biru ke arah Denpasar.
 
Ketika ditanya mengapa sampai menghabisi nyawa korban, Yus dengan enteng menjawab hanya emosi. “Saya emosi dan khilaf, makanya saya melakukan itu semuanya, saya menyesal,” kata Yus dengan nada sedikit cengeng. Diakuinya, Yus sendiri sudah berhubungan dengan pedagang nasi janda itu sejak tiga bulan lalu.
 
“Selama tiga bulan itu, saya sering dimintai uang, saya terus ngasih dia uang,” ujarnya. Uang terakhir yang diberikan Yus sepekan lalu sebesar Rp 500 ribu sudah habis, hingga akhirnya korban minta tambahan uang lagi.
 
Misbah alias Yus diancam pasal 338 KUHP subsider pasal 251 (2) KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukumannya diatas lima tahun. gus/ari


Oleh : gus/ari | 28 November 2016 | Dibaca : 4527 Pengunjung


TAGS : gianyar kriminal pembunuhan janda cangkul




Berita Terkait :

Gianyar, 22 Mei 2017 20:02
Garong Embat CPU dan Uang Kas Kantor Desa
Gianyar, suaradewata.com – Staf Kantor Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Gian ...
Gianyar, 22 Mei 2017 20:00
Seniman Karawitan I Wayan Djebeg Tergolek Lemas di ICU
Gianyar, suaradewata.com – I Wayan Djebeg (85) seniman karawitan special tabuh lelamba ...
Gianyar, 18 Mei 2017 17:15
Embat Koran Milik Agen, Pemulung Diciduk Polisi
Gianyar, suaradewata.com – Petugas dari Polsek Gianyar tidak membutuhkan waktu lama un ...
Gianyar, 18 Mei 2017 17:13
Maling Kepergok Dalam Kamar Jadi Bulan-bulanan Massa
Gianyar, suaradewata.com – Sungguh naas nasib maling satu ini, mengira kamar yang akan ...
Gianyar, 18 Mei 2017 17:08
Belajar Akreditasi Mutu, PN Majene Tandang Ke PN Gianyar
Gianyar, suaradewata.com - Pengadilan Negeri Majene, Sulawesi Barat, melakukan kunjungan ker ...
Bangli, 17 Mei 2017 20:10
Wujudkan Desa Mandiri, Lomba Evaluasi Perkembangan Desa Dibuka
Bangli, suaradewata.com – Untuk mewujudkan sebuah desa yang mandiri dalam segala ...
Gianyar, 17 Mei 2017 11:03
TNI-Polri Bantu Jamban Warga Sukawati dan Ubud
Gianyar, suaradewata.com - Babinsa dari Koramil 1616-05/Sukawati bahu membahu bersama masyar ...
Gianyar, 12 Mei 2017 19:42
Aroma Boikot Sidang Paripurna, LKPJ Bupati Tertunda
Gianyar, suaradewata.com - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Gianyar, Jumat, ...
Gianyar, 12 Mei 2017 18:35
Tidak Kuat Menahan Sakit, Duglin Akhir Hidupnya di Kamar Tidur
Gianyar, suaradewata.com – Akibat sakit katarak yang dideritanya, I Nyoman Duglin (69) ...
Gianyar, 11 Mei 2017 19:31
Seorang Pria Tak Sadarkan Diri Tebing Sungai
Gianyar, suaradewata.com - Warga Banjar Klusu, Desa Pejeng Kelod, Tampaksiring, Gianyar mend ...


Berita Lainnya :

Klungkung, 23 Mei 2017 16:20
Kelurahan Semarapura Klod Kangin Dinilai Tim Provinsi
Klungkung, suaradewata.com - Kelurahan Semarapura Klod Kangin dinilai Tim Provinsi Bali bert ...
Karangasem, 23 Mei 2017 16:16
Kios Sembako Terbakar, Pembeli dan Pedagang di Pasar Bebandem Panik
Karangasem, suaradewata.com - Sebuah kios di dalam Pasar Bebandem, Karangasem, Selasa (23/5/2017) ...
Tabanan, 23 Mei 2017 16:01
Kodim 1619/Tabanan Kerja Bhakti Di TMP
Tabanan, suaradewata.com - Sebagai tanda penghormatan kepada para pahlawan. Komando Dis ...
Karangasem, 23 Mei 2017 15:53
Pemkab Karangasem Gelar Sosialisasi Dan Diseminasi Undang-undang Jasa Konstruksi
Karangasem, suaradewata.com- Guna menumbuhkan pemahaman dan kesadaran tugas dan fungsi serta hak ...
Tabanan, 23 Mei 2017 15:05
Hakim Menolak Gugatan Desa Kuwum
Tabanan, suaradewata.com - Hakim menolak gugatan Desa Kuwum di ruang sidang CAKRA PN Ta ...
Tabanan, 23 Mei 2017 14:36
Bupati Eka Dinobatkan Jadi Tokoh Pengembang Program Pertanian
Tabanan, suaradewata.com - Untuk kedua kalinya dalam bulan ini, Bupati Tabanan Ni Putu Eka W ...
Denpasar, 23 Mei 2017 11:19
Lulusan Diklat Kepemimpinan Harus Jadi Pemimpin Perubahan
Denpasar, suaradewata.com - Diklat kepemimpinann diarahkan untuk merubah mindset dan me ...
Tabanan, 23 Mei 2017 10:31
Pemasangan Lelakut Menjadi Daya Tarik Wisatawan ke Jatiluwih
Tabanan, suaradewata.com - Pemasangan lelakut di DTW Jatiluwih menjadi daya tarik wisat ...
Tabanan, 23 Mei 2017 10:25
Vario VS Truk, 2 Orang Tewas
Tabanan, suaradewata.com - Sebuah sepeda motor Vario nopol DK 4583 DH menabrak Truk Mit ...
Denpasar, 23 Mei 2017 10:20
Sweeping Bus, Polisi Sita Sabu di Jok
Denpasar, suaradewata.com - Upaya Bahar (42) menyelundupkan 100 gram  sabu-sabu ke Bali ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter