Ketua Dewan Dukung Rencana Penyerahan Aset Sport Center Ke Pemprov Bali
Minggu, 12 Januari 2025
19:09 WITA
Bangli
1303 Pengunjung
Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika. SD/Ist
Bangli, suaradewata.com - Rencana pemerintah Kabupaten Bangli menyerahkan sepenuhnya aset Bangli Sport Center ke Pemerintah Provinsi Bali mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika SH. Kata dia, secara pribadi pihaknya mendukung rencana tersebut. Sebab, sejauh ini Bangli memang masih butuh investasi untuk pembangunan disegala bidang serta meningkatkan pergerakan ekonomi. "Walaupun ini tidak dalam bentuk investasi namun disini ada banguan besar yang dibanguan provinsi tentunya akan berimbas pada masyarakat,' ujar Politisi PDIP asal desa Peninjoan Tembuku ini.
Penyerahan aset GOR Bangli itu, diakui pula karena keterbatasan APBD Bangli, tidak memungkinkan melanjutkan membangan GOR bertaraf internasional yang menghabiskan anggaran hingga 700 miliar. ”Dengan Pemprov Bali yang membangun, kan ini tentu sangat luar biasa dan sangat menguntungkan Bangli, pergerakan ekonomi di Bangli akan luar biasa, secara pribadi selaku Ketua DPRD Bangli sangat mendukung langkah eksekutif.”ujarnya.
Selain itu dengan diserahkanya aset tersebut, lanjut dia, tidak lagi jadi beban APBD Bangli, sehingga anggaran bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain yang masih banyak memerlukan biaya. Selain itu, jika nanti setelah diserahkan dan pembanguan GOR bertaraf internasional bisa rampung, tentunya geliat ekonomi dipastikan akan meningkat pesat. "Semisal, jika satu even bertaraf internasional berlangsung, maka dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat yakni mulai dari pemilik hotel hingga pedagang akan menikmati pula”katanya.
Meski demikian, Suastika juga menyampaikan jika berbicara penyerahan atau ibah aset tentu harus mendapat persetujuan dari lembaga DPRD Bangli. Setelah pihak eksekutif mengajukan permohonan selanjutnya akan dilakukan pembahasan dan persetujuannya melalui sidang paripurna. “Walaupun jadi aset provinsi, nanti akan dibuatkan kerjasama antar daerah, sehingga keberadaan GOR bertaraf internasional akan mampu mendongkrak PAD Bangli,” pungkasnya.
Untuk diketahui, proses pembangunan Bangli Suport Center telah diawali dengan pembebasan lahan. Tahap I tahun 2022 lahan yang di bebaskan seluas 42.620 M2 dengan anggaran Rp 18.773. .275. 743. Sedangkan untuk Tahap II di tahun 2023 lewat pengadaan langsung luas lahan yang di bebaskan 7.820M2 dengan anggaran Rp 2.916.000.000. Sehingga total luas tanah yang di bebaskan 50.440 M2 dengan total jumlah biaya Rp 21.689.273.742. Berikutnya, setelah pembebasan lahan di tahun 2024 dilaksanakan pembanguan tahap I Bangli Suport Center dengan anggran Rp 29 miliar lebih yang bersumber dari BKK Badung. Yakni untuk pembangunan lintasan dan lapangan sepakbola ard/red
Komentar