Kerja Siang Malam, PPS Banjar Anyar Genjot Pemantapan KPPS

  • 10 Februari 2024
  • 10:10 WITA
  • Tabanan
  • Dibaca: 1629 Pengunjung
Ketua PPS Banjar Anyar, Putu Arsana saat memberikan pemantakan kepada KPPS di wilayah Taman Sekar, Desa Banjar Anyar, Kediri. SD/gin/ist

Tabanan, suaradewata.com – Kerja-kerja penyelengara dalam persiapan pemilu 2024 mendatang patut di apresiasi. Bagaimana tidak mendekati pencoblosan baik KPU, PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) hingga PPS (Panitia Pemungutan Suara) bekerja siang malam guna mempersiapkan pemilu 2024. Sebut saja PPS Banjar Anyar Kediri, Tabanan, yang setiap malam turun ke banjar-banjar guna memberikan pembekalan dan pemantapan kepada petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di wilayah Banjar Anyar Kediri Tabanan yang akan bertugas saat coblosan.

Ketua PPS Banjar Anyar, Putu Arsana saat dikonfirmasi mengaku saat ini pihaknya tengah gencar melakukan pembekalan dan pemantapan kepada KPPS, karena merekalah ujung tombak suksesnya pemilu 2024. “Kami ingin memastikan KPPS yang bertugas di TPS nanti tahu dan paham betul akan tupoksinya, sehingga tidak ada kesalahan yang bisa membuat gaduh situasi politik,” ucapnya.

Untuk itu meskipun KPPS telah mendapatkan pembekalan secara umum, pihaknya setiap malam terus berupaya berkoordinasi dengan KPPS untuk melakukan pemantapan. “Hampir tiap malam kami PPS Banjar anyar turun ke banjar-banjar untuk melakukan pemantapan,”ucapnya.

Dari data KPU Kabupaten Tabanan jumlah pemilih di Desa Banjar Anyar adalah jumlah pemilih terbesar di Kabupaten Tabanan yakni mencapai 13.114 pemilih yang terdiri dari laki-laki 6.347 pemilih, dan pemilih perempuan sebanyak 6.767 pemilih. Di Desa yang terkenal heterogen itu juga terdapat TPS paling banyak yakni 48 TPS tersebar dibeberapa perumahan yang ada diwilayah tersebut.

“Desa kami termasuk jumlah TPS dan pemilih terbanyak, sehingga kami tidak mau ambil resiko, dan KPPS kami wajib tahu betul tupoksinya sebagai KPPS, karena merekalah unjung tombak kesuksesan pemilu kita,” ucap Arsana. Gin/red


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER