Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Karyawan Ukiran Nekat Curi Uang Saat Bos Pulang Kampung

  • 25 Februari 2020
  • 19:30 WITA
  • Tabanan
  • Dibaca: 1179 Pengunjung
suaradewata

Tabanan,suaradewata.com - Seorang karyawan ukiran di Banjar Jebaud, Desa Beringkit Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan nekat melakukan pencurian di rumah bosnya sendiri. 

Peristiwa itu terjadi saat hari raya Galungan atau pada hari Rabu (19/2/2020) sekitar pukul 05.00 Wita korban I Putu Gede Metro Ariawan, 35, bersama sang istri pulang ke kampung asalnya ke Banjar Dinas Belulang, Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, untuk melakukan persembahyangan hari raya Galungan.

Ia pun meninggalkan rumahnya di Banjar Dinas Jebaud, Desa Beringkit Belayu, Marga, Tabanan dalam keadaan kosong. Namun saat kembali pada hari Jumat (21/2/2020) sekitar pukul 12.30 Wita, korban mendapati jendela rumahnya dalam keadaan terbuka dan setelah diperiksa terdapat bekas congkelan, serta saat dicek uang sebesar Rp5 Juta juga hilang. Hal itu kemudian dilaporkan ke Polsek Marga.

Kapolsek Marga AKP I Gusti Made Sudarma Putra saat press rilis kasus tersebut, Selasa (25/2/2020) di Mapolsek Marga menjelaskan jika setelah mendapatkan laporan tersebut pihaknya lalu melakukan penyelidikan dan mencurigai seorang pria yakni Cahyo Wibisono, 24, alias Cahyo alias Komang, asal Banjar Munduk Andong, Desa Bangli, Kecamatan Batiriti, Tabanan yang merupakan karyawan korban yang memiliki usaha pembuatan ukiran.

"Menurut korban sebelum kejadian karyawannya ini sempat ingin meminjam uang kepada korban namun hanya diberikan Rp100.000. Dan juga sempat bertanya kepada korban kapan korban akan pulang kampung dan kembali," ujarnya.

Atas informaasi tersebut Unit Reskrim Polsek Marga yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Iptu I Kadek Supendodi kemudian mendatangi kos yang ditempati Cahyo di Banjar Jebaud namun pria itu tak ditemukan. Penyidik juga melakukan pencarian ke beberapa tempat yang dicurigai sebagai tempat persembunyiannya namun belum membuahkan hasil. Sampai akhirnya pada hari Senin (24/2/2020) sekitar pukul 13.00 Wita, Cahyo berhasil dibekuk saat hendak memasuki kamar kosnya. 

"Saat diinterogasi pelaku mengakui bahwa telah mencuri uang sebesar Rp5 Juta dari dalam almari korban, sehingga korban langsung diamankan ke Mapolsek Marga," lanjutnya.

Pelaku mengaku jika melakukan pencurian dengan cara memanjat tembok depan rumah korban kemudian mengambil senjata tajam sejenis golok yang berada dibawah meja tempat kerja korban. Golok itu kemudian digunakan untuk mencongkel jendela samping sebelah timur rumah korban hingga rusak. Setelah terbuka pelaku masuk dan langsung membuka almari dan mengambil uang korban. "Pelaku mengaku jika uang yang dicuri telah habis digunakan untuk membayar hutang judi ceki dan tajen," tandasnya.

Pelaku pun dikenakan pasal 363 KUHP tentang curat dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.ayu/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER