Peranan Pemuda Dalam Melawan Hoax

Oleh : Fika Hasya Lisyanti | 24 Agustus 2019 | Dibaca : 1333 Pengunjung

Peranan Pemuda Dalam Melawan Hoax

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Seperti yang sudah sering kita saksikan, di era dunia yang terus mengalami kemajuan baik dari segi budaya mau pun komunikasi. Komunikasi yang baik dapat memberikan hasil yang baik juga, dan kini komunikasi tidak hanya akan berjalan melalui tatap wajah tapi juga dapat berjalan melalui alat komunkasi seperti Hp, Koran, Majalah, bahkan Media Sosial, seperti   (Internet dan aplikasinya).

Beberapa penyalah gunaan dalam mengelola Media Sosial dan memberi informasi yang salah dapat menyebabkan rusaknya sebuah komunikasi yang sehat. Sehingga banyak dari kalangan kita yang sering salah faham satu sama yang lainnya. Tujuan penulisan ini untuk menjelas sedikit mengenai bahaya Hoax yang harus di lawan oleh masyarakat terutama pemuda untuk memajukan Negara Indonesia kedepannya.

Menurut Dedi Rianto Rahadi dalam penelitiannya yang menyatakan, Hoax merupakan “usaha dalam menipu atau membohongi para pembaca maupun pendengar mengenai suatu Informasi baik menggunakan Media Sosial maupun langsung”. Sedangkan pada tahun 2018, Negara Indonesia termasuk pengguna media sosial terbanyak di dunia. Tidak heran jika mudah bagi bangsa indonesia mendapatkan informasi baik mengenai wilayah dalam maupun luar Negeri.

Selain itu di Negra Indonesia sendiri memiliki wilayah dan pulau yang cukup banyak, yang memungkinkan pemerintah akan sulit memantau kondisi wilayah satu maupu wilayah lainnya. Sehingga tidak heran jika masih banyak dari wilayah Indonesia yang tidak terkelolah dengan baik, dan menyebankan banyak masyarakat yang memandang setiap tahunnya Indonesia tidak mengalami kemajuan. Serta memudahkan masuknya Informasi Hoax di kalangan masyarakat sendiri.

Dalam sebuah penelitian yang di lakukan oleh Dedi Rianto Rahadi menyatakan bahwa, hoax memiliki beberpa jenis seperti  :

Fake news (Berita Bohong)    : berita yang berusaha mengganti berita aslinya, dengan memalsukan atau memasukkan ketidak benaran dalam sebuah berita.

Clickbait (tautan jebakan)       : berita atau informasi yang di letakkan secara strategis di dalam suatu situs dengan tujuan untuk menarik orang masuk kesitus lainnya.

Comfirmation (bias konfirmasi)          : kecendrungan untuk menginterpretasikan kejadian yang baru terjadi sebaik bukti dari kepercayaan yang sudah ada.

Misionformation: informasi yang salah atau tidak akurat, terutama yang ditujukan untuk menipu.

Satire   : sebuah tulisan yang menggunakan humor, iron, hal yang dibesar-besarkan untuk mengomentari kejadian yang sedang hangat.

Post-truth (pasca-kebenaran)  : kejadian yang dimana emosi lebih berperan dari pada fakta, untuk membentuk opini publik.

Propaganda: aktivitas menyebar luaskan informasi, fakta, argumet, gosip, setengah kebenaran, atau bahkan kebohongan untuk mempengaruhi opini publik.

Dan diantara pembagian hoax diatas, masyarakat Indonesia lebih banyak mengonsumsi Satire, Post-truth, dan Propaganda. Mereka yang memiliki pengetahuan terbatas yang menerima informasi yang tidak akurat dan tidak fakta, akan memberikan informasih yang lebih buruk kepada yang masyarakat lain yang hanya mampu menerima tanpa mengelolah dengan baik apa yang telah ia terima.

Tidak heran jika di Negara indonesi sangat mudah terhasut oleh hal-hal kecil yang dikaitkan dengan hasil kerja pemerintah atau kemajuan untuk membentuk Negara yang lebih baik lagi. Sehingga kini berita yang seharusnya menjadi tempat orang mendapatkan informasi yang konkrit menjadi ancaman yang lebih besar yang dapat membuat masyarakat saling berdebat mengenai argumen dan mencari fakta sulit dicerna hanya dengan sebelah mata.

Jadi kita sebagai seorang pelajar, maupun masyarakat yang mungkin memiliki komuni kasi yang meluas harus lebih pintar dalam mengelolanya berita, karena dahulu para pejuang berusaha memerdekakan indonesia tidak dengan satu cara, melainkan banyak cara dan proses. Dimulai dengan berusaha menempatkan diri untuk bisa saling mengerti, mufakat, perang,  dan terakhi membentuk perjanjian diatas kertas.

Ini menjadi pelajaran bagi kita untuk pandai dalam mebuat keputusan harus bertahab dan terarah tidah hanya pandai mengadu argumen yang tidak akan ada habisnya, dan memandang semua orang salah hanya karena satu kesalahan saja dan menutupi seluruh kebaikan dan keberhasilan yang sebenarnya jauh lebih besar dari kesalahannya.

Fika Hasya Lisyanti, Penulis AdalahMahasiswa IAIN Parepare


Oleh : Fika Hasya Lisyanti | 24 Agustus 2019 | Dibaca : 1333 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Badung, 21 September 2019 20:44
Puluhan Personil Polres Badung Ikut Aksi World Cleanup Day 2019
Badung, suaradewata.com - Sejumlah personil Polres Badung mengikuti kegiatan kerja bakt ...
Badung, 21 September 2019 18:50
Wagub Minta Peduli Lingkungan Menjadi Gaya Hidup Terbaru Masyarakat Milenial.
Badung, suaradewata.com  - Alam semesta dianggap sudah banyak memberi penghidupan bagi manus ...
Denpasar, 21 September 2019 18:46
Pergub 79 tahun 2018, Tidak Pernah Melarang Penggunaan Kain tertentu
Denpasar, suaradewata.com - Dalam Peraturan Gubernur Bali nomor 79 tahun 2018, tentang Hari Pengg ...
Denpasar, 21 September 2019 18:42
Gelar Rakernas, Ikatan Alumni ITB Bedah Pemikiran Visioner Gubernur Koster
Denpasar, suaradewata.com  - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menggelar ...
Nusantara, 21 September 2019 18:38
Rumah Baru Presiden di Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Beberapa pekan yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan 61 ...
Nusantara, 21 September 2019 18:37
Keterlibatan Asing Makin Terlihat Di Papua
Opini, suaradewata.com - Setalah aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di beberapa kota di Papu ...
Nusantara, 21 September 2019 18:36
Stop Kontrovesi Pertemuan Presiden Jokowi dan Tokoh Papua
Opini, suaradewata.com - Pertemuan Presiden Jokowi dengan 61 Tokoh Papua dianggap tidak mewakili ...
Denpasar, 21 September 2019 18:34
Hantu UU ITE Cenderung Bungkam Kebebasan Pers, KEPO HUKUM angkat Bicara
Denpasar, suaradewata.com - Kalau dulu ada adagiom "Mulutmu adalah Harimaumu" namun kin ...
Denpasar, 20 September 2019 21:45
Wagub Cok Ace Apresiasi GBX untuk Akselerasi Pariwisata Bali
Denpasar, suaradewta.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Buleleng, 20 September 2019 20:36
Gubernur Koster: Generasi Muda Hindu Bali Harus Bernafaskan Kearifan Lokal
Buleleng, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Putri Suastini Koster me ...


Berita Lainnya :

Badung, 21 September 2019 20:44
Puluhan Personil Polres Badung Ikut Aksi World Cleanup Day 2019
Badung, suaradewata.com - Sejumlah personil Polres Badung mengikuti kegiatan kerja bakt ...
Badung, 21 September 2019 18:50
Wagub Minta Peduli Lingkungan Menjadi Gaya Hidup Terbaru Masyarakat Milenial.
Badung, suaradewata.com  - Alam semesta dianggap sudah banyak memberi penghidupan bagi manus ...
Denpasar, 21 September 2019 18:46
Pergub 79 tahun 2018, Tidak Pernah Melarang Penggunaan Kain tertentu
Denpasar, suaradewata.com - Dalam Peraturan Gubernur Bali nomor 79 tahun 2018, tentang Hari Pengg ...
Denpasar, 21 September 2019 18:42
Gelar Rakernas, Ikatan Alumni ITB Bedah Pemikiran Visioner Gubernur Koster
Denpasar, suaradewata.com  - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menggelar ...
Nusantara, 21 September 2019 18:38
Rumah Baru Presiden di Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Beberapa pekan yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan 61 ...
Nusantara, 21 September 2019 18:37
Keterlibatan Asing Makin Terlihat Di Papua
Opini, suaradewata.com - Setalah aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di beberapa kota di Papu ...
Nusantara, 21 September 2019 18:36
Stop Kontrovesi Pertemuan Presiden Jokowi dan Tokoh Papua
Opini, suaradewata.com - Pertemuan Presiden Jokowi dengan 61 Tokoh Papua dianggap tidak mewakili ...
Denpasar, 21 September 2019 18:34
Hantu UU ITE Cenderung Bungkam Kebebasan Pers, KEPO HUKUM angkat Bicara
Denpasar, suaradewata.com - Kalau dulu ada adagiom "Mulutmu adalah Harimaumu" namun kin ...
Denpasar, 20 September 2019 21:45
Wagub Cok Ace Apresiasi GBX untuk Akselerasi Pariwisata Bali
Denpasar, suaradewta.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Buleleng, 20 September 2019 20:36
Gubernur Koster: Generasi Muda Hindu Bali Harus Bernafaskan Kearifan Lokal
Buleleng, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Putri Suastini Koster me ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter