Beli Ganja, Pelatih Peracik Kopi Divonis 4,5 tahun

Oleh : mot/nop | 21 Agustus 2019 | Dibaca : 1431 Pengunjung

Beli Ganja, Pelatih Peracik Kopi Divonis 4,5 tahun

sumber foto :istimewa

Denpasar, suaradewata.com - Pemuda asal Jogja, Eri Satria Purnama (26) hanya bisa terdiam dan memilih pikir-pikir terhadap putusan hakim yang menjatuhkan hukuman selama 4 tahun 6 bulan penjara.

Majelis hakim yang diketuai Bambang Eka Putra,SH.MH di ruang Cakra, Rabu (21/8) Pengadilan Negeri Denpasar juga mengenakan pidana denda sebesar Rp800 juta subsider selama 3 bulan penjara.

Majelis Hakim menilai pemuda 26 tahun ini dinyatakan bersalah sebagaimana disebutkan dalam Pasal 111 ayat (1) UU RI.No 35 tahun 2009.

"Mengadili terdakwa bersalah memiliki, menyimpan dan menguasai serta menyediakan narkotika golongan 1 jenis tanaman berupa Ganja dengan berat beraih 34,83 gram," sebut Hakim.

Hukuman ini setidaknya lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cok Intan Merlany Dewie,SH yang sebelumnya mengajukan hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 4 bulan penjara.

Sebagaimana disebutkan dalam dakwaan, terdakwa yang mengaku baru 4 bulan di Bali memesan ganja lewat online dari akun IG seseorang yang tanpa nama.

Selanjutnya, terdakwa yang kos di jalan Tangkuban Perahu Gang Fujiama, Padangsambian ini dalam pemesanan mencamtumkan alamat langsung di kantor JNE di Jalan Tukad Yeh Aye, Renon. Agar begitu pesanan tiba, petugas langsung menghubungi nomor telpon miliknya yang dicantumkan.

Sayangnya paket ganja begitu tiba, terdakwa yang dihubungi oleh petugas JNE justru HP tidak aktif. Selanjutnya terdakwa menghubungi pihak JNE bahwa HP hilang dan oleh petugas JNE diminta untuk segera mengambil paket kirimannya.

Pada 27 Januari 2019 Pukul 13.30 Wita terdakwa menuju kantor JNE untuk mengambil paketan di Jalan Tukad Yeh Aye. Sayangnya begitu memasukkan paket pesanannya ke dalam saku, langsung di ciduk polisi.

Paket terbungkus pelastik yang di bawanya terdapat alumunium foil yang berisi Batang, Biji dan daun Ganja. "Dari pemeriksaan petugas, diketahui berat ganja yang diakui milik terdakwa berat bersih 34,83 gram," jelas JPU.

Dari pemeriksaan penyidik, Ia mengaku membeli ganja tersebut seharga Rp1 juta dan baru kali pertama memesan selama 4 bulan di Bali. "Beralasan susah tidur sehingga beli ganja untuk bisa tidur cepat," imbuh Jaksa Cok.

Pemuda kelahiran 26 Desember 1993 yang berprofesi sebagai Pelatih Pembuat dan Peracik Kopi ini mengaku belum bisa menerima putusan hakim dan memilih untuk mita waktu pikir-pikir semala 7 hari.mot/nop


Oleh : mot/nop | 21 Agustus 2019 | Dibaca : 1431 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Badung, 21 September 2019 20:44
Puluhan Personil Polres Badung Ikut Aksi World Cleanup Day 2019
Badung, suaradewata.com - Sejumlah personil Polres Badung mengikuti kegiatan kerja bakt ...
Badung, 21 September 2019 18:50
Wagub Minta Peduli Lingkungan Menjadi Gaya Hidup Terbaru Masyarakat Milenial.
Badung, suaradewata.com  - Alam semesta dianggap sudah banyak memberi penghidupan bagi manus ...
Denpasar, 21 September 2019 18:46
Pergub 79 tahun 2018, Tidak Pernah Melarang Penggunaan Kain tertentu
Denpasar, suaradewata.com - Dalam Peraturan Gubernur Bali nomor 79 tahun 2018, tentang Hari Pengg ...
Denpasar, 21 September 2019 18:42
Gelar Rakernas, Ikatan Alumni ITB Bedah Pemikiran Visioner Gubernur Koster
Denpasar, suaradewata.com  - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menggelar ...
Nusantara, 21 September 2019 18:38
Rumah Baru Presiden di Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Beberapa pekan yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan 61 ...
Nusantara, 21 September 2019 18:37
Keterlibatan Asing Makin Terlihat Di Papua
Opini, suaradewata.com - Setalah aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di beberapa kota di Papu ...
Nusantara, 21 September 2019 18:36
Stop Kontrovesi Pertemuan Presiden Jokowi dan Tokoh Papua
Opini, suaradewata.com - Pertemuan Presiden Jokowi dengan 61 Tokoh Papua dianggap tidak mewakili ...
Denpasar, 21 September 2019 18:34
Hantu UU ITE Cenderung Bungkam Kebebasan Pers, KEPO HUKUM angkat Bicara
Denpasar, suaradewata.com - Kalau dulu ada adagiom "Mulutmu adalah Harimaumu" namun kin ...
Denpasar, 20 September 2019 21:45
Wagub Cok Ace Apresiasi GBX untuk Akselerasi Pariwisata Bali
Denpasar, suaradewta.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Buleleng, 20 September 2019 20:36
Gubernur Koster: Generasi Muda Hindu Bali Harus Bernafaskan Kearifan Lokal
Buleleng, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Putri Suastini Koster me ...


Berita Lainnya :

Badung, 21 September 2019 20:44
Puluhan Personil Polres Badung Ikut Aksi World Cleanup Day 2019
Badung, suaradewata.com - Sejumlah personil Polres Badung mengikuti kegiatan kerja bakt ...
Badung, 21 September 2019 18:50
Wagub Minta Peduli Lingkungan Menjadi Gaya Hidup Terbaru Masyarakat Milenial.
Badung, suaradewata.com  - Alam semesta dianggap sudah banyak memberi penghidupan bagi manus ...
Denpasar, 21 September 2019 18:46
Pergub 79 tahun 2018, Tidak Pernah Melarang Penggunaan Kain tertentu
Denpasar, suaradewata.com - Dalam Peraturan Gubernur Bali nomor 79 tahun 2018, tentang Hari Pengg ...
Denpasar, 21 September 2019 18:42
Gelar Rakernas, Ikatan Alumni ITB Bedah Pemikiran Visioner Gubernur Koster
Denpasar, suaradewata.com  - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menggelar ...
Nusantara, 21 September 2019 18:38
Rumah Baru Presiden di Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Beberapa pekan yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan 61 ...
Nusantara, 21 September 2019 18:37
Keterlibatan Asing Makin Terlihat Di Papua
Opini, suaradewata.com - Setalah aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di beberapa kota di Papu ...
Nusantara, 21 September 2019 18:36
Stop Kontrovesi Pertemuan Presiden Jokowi dan Tokoh Papua
Opini, suaradewata.com - Pertemuan Presiden Jokowi dengan 61 Tokoh Papua dianggap tidak mewakili ...
Denpasar, 21 September 2019 18:34
Hantu UU ITE Cenderung Bungkam Kebebasan Pers, KEPO HUKUM angkat Bicara
Denpasar, suaradewata.com - Kalau dulu ada adagiom "Mulutmu adalah Harimaumu" namun kin ...
Denpasar, 20 September 2019 21:45
Wagub Cok Ace Apresiasi GBX untuk Akselerasi Pariwisata Bali
Denpasar, suaradewta.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Buleleng, 20 September 2019 20:36
Gubernur Koster: Generasi Muda Hindu Bali Harus Bernafaskan Kearifan Lokal
Buleleng, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Putri Suastini Koster me ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter