Pembahasan Raperda Ketenagakerjaan Sebut Ada Perusahaan di Bali Tidak Berikan Hak BPJS

Oleh : awp/nop | 13 Juni 2019 | Dibaca : 1385 Pengunjung

Pembahasan Raperda Ketenagakerjaan Sebut Ada Perusahaan di Bali Tidak Berikan Hak BPJS

sumber foto :istimewa

Denpasar, suaradewata.com– Raperda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan yang sedang dalam tahapan pembahasan tampaknya mulai menjadi perhatian publik. Pasalnya, dalam pembahasan Raperda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan yang berlangsung, Rabu (12/6) di Ruang Rapat Gabungan, Lantai III DPRD Bali tercatat Ketua Komisi IV, I Nyoman Parta semakin serius memberikan upaya perlindungan kepada tenaga kerja Bali.

Karena berdasarkan data yang dimilikinya, Parta menyebut ada beberapa perusahaan di Bali yang tidak memberikan hak BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kepada tenaga kerja, termasuk juga hak lainnya.

“Saya jelaskan Pemerintah Provinsi Bali menjadi beban untuk mensubsidi BPJS, seharusnya uang BPJS yang disubsidi Pemerintah Provinsi Bali senilai Rp 400 Milyar itu bisa kita manfaatkan membangun jalan, membangun sekolah pendidikan dan sebagainya, ketika perusahaan di Bali bertanggungjawab memberikan hak BPJS ke tenaga kerjanya,” tegas politisi PDI Perjuangan Bali ini.

Tidak hanya Nyoman Parta yang memberikan pernyataan tegas, namun dalam rapat yang dihadiri oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota/Provinsi di se-Bali ini juga mengungkapkan masalah outsourcing, seperti yang disampaikan akademisi Universitas Mahasaraswati Denpasar, DR. I Wayan Gede Wiryawan.

“Beberapa perusahaan di Bali sangat mudah ditemukan pekerja yang outsourcing, sesuai hasil kajian akademik dan hasil penelitian telah menemukan outsourcing di Indonesia sama halnya seperti tindakan human trafficking (perdagangan manusia),” jelasnya seraya mengatakan kenapa, alasannya karena dalam outsourcing yang dijual adalah per kepala, bukan sebaliknya mereka menjual jasa untuk melatih pekerja.

Wiryawan yang juga menjadi Tim Ahli Raperda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan lebih lanjut mengusulkan, semestinya jasa itu yang harusnya dijual oleh perusahaan outsource, kemudian nilai jualnya menjadi mahal. Bukan malah mereka menjual per kepala.

“Sekarang mereka rekrut orang kemudian disalurkan. Nah apa bedanya dengan human trafficking,” tutupnya.awp/nop


Oleh : awp/nop | 13 Juni 2019 | Dibaca : 1385 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Denpasar, 15 November 2019 09:09
Koster Tak Menampik Citra Pariwisata Bali Turun Akibat Sampah di TPA Suwung
Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali, Wayan Koster tidak memungkiri saat ini peralatan ...
Nusantara, 15 November 2019 08:33
Memperingati Hari Pahlawan, FPMSI Bersama Gesit Akan Gelar Kampanye Aksi dan Deklarasi Wujudkan Indonesia Maju
Bandung, suaradewata.com - Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) bersama Gerakan Literasi ...
Buleleng, 14 November 2019 21:09
Gempa Tidak Berpotensi Tsunami, Warga Diminta Tidak Panik
Buleleng, suaradewata.com - Gempa berkekuatan 5,1 SR berpusat di 21 KM Barat Daya Bulel ...
Badung, 14 November 2019 20:52
Kabag Ops Sidak Di Dua Polsek Jajaran Polres Badung
Badung, suaradewata.com - Kepala bagian operasi Polres Badung Kompol I Wayan Suana, SH ...
Badung, 14 November 2019 20:50
Ditinggal Suami Beli Nasi, Perempuan Beranak Dua Ditemukan Gantung Diri
Badung, suaradewata.com - Mungkin suami Ayu Putu Sri Maharani (25) tak pernah menyangka ...
Denpasar, 14 November 2019 20:47
Curi Tas Berisi Pistol Polisi, Residivis ini Dituntut 3 Tahun
Denpasar, suaradewata.com -Pelaku pencurian senjata api (senpi) jenis pistol milik Kapolsek Negar ...
Buleleng, 14 November 2019 20:27
Gempa 5,1 SR Guncang Buleleng, Warga Seririt Memilih Mengungsi
Buleleng, suaradewata.com - Kamis (14/11/2019) sekitar pukul 18.21 wita sore, wilayah B ...
Nusantara, 14 November 2019 20:23
Mewaspadai Penyebaran Radikalisme di Media Sosial
Opini, suaradewata.com - Pesatnya penggunaan media sosial telah dimanfaatkan oleh kelompok teror ...
Nusantara, 14 November 2019 20:19
Benarkah Habib Rizieq Dicekal?
Opini,suaradewata.com - Berita dugaan pencekalan Habib Rizieq Shihab (HRS) menjadi isu yang menge ...
Nusantara, 14 November 2019 20:15
Masyarakat Papua dan Papua Barat Menolak HUT OPM
Opini, suaradewata.com - Perayaan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang diklaim pada 1 Desember ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 15 November 2019 09:09
Koster Tak Menampik Citra Pariwisata Bali Turun Akibat Sampah di TPA Suwung
Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali, Wayan Koster tidak memungkiri saat ini peralatan ...
Nusantara, 15 November 2019 08:33
Memperingati Hari Pahlawan, FPMSI Bersama Gesit Akan Gelar Kampanye Aksi dan Deklarasi Wujudkan Indonesia Maju
Bandung, suaradewata.com - Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) bersama Gerakan Literasi ...
Buleleng, 14 November 2019 21:09
Gempa Tidak Berpotensi Tsunami, Warga Diminta Tidak Panik
Buleleng, suaradewata.com - Gempa berkekuatan 5,1 SR berpusat di 21 KM Barat Daya Bulel ...
Badung, 14 November 2019 20:52
Kabag Ops Sidak Di Dua Polsek Jajaran Polres Badung
Badung, suaradewata.com - Kepala bagian operasi Polres Badung Kompol I Wayan Suana, SH ...
Badung, 14 November 2019 20:50
Ditinggal Suami Beli Nasi, Perempuan Beranak Dua Ditemukan Gantung Diri
Badung, suaradewata.com - Mungkin suami Ayu Putu Sri Maharani (25) tak pernah menyangka ...
Denpasar, 14 November 2019 20:47
Curi Tas Berisi Pistol Polisi, Residivis ini Dituntut 3 Tahun
Denpasar, suaradewata.com -Pelaku pencurian senjata api (senpi) jenis pistol milik Kapolsek Negar ...
Buleleng, 14 November 2019 20:27
Gempa 5,1 SR Guncang Buleleng, Warga Seririt Memilih Mengungsi
Buleleng, suaradewata.com - Kamis (14/11/2019) sekitar pukul 18.21 wita sore, wilayah B ...
Nusantara, 14 November 2019 20:23
Mewaspadai Penyebaran Radikalisme di Media Sosial
Opini, suaradewata.com - Pesatnya penggunaan media sosial telah dimanfaatkan oleh kelompok teror ...
Nusantara, 14 November 2019 20:19
Benarkah Habib Rizieq Dicekal?
Opini,suaradewata.com - Berita dugaan pencekalan Habib Rizieq Shihab (HRS) menjadi isu yang menge ...
Nusantara, 14 November 2019 20:15
Masyarakat Papua dan Papua Barat Menolak HUT OPM
Opini, suaradewata.com - Perayaan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang diklaim pada 1 Desember ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter