Menyoal Petisi Cabut Kewarganegaraan Habib Rizieq

Oleh : Indah Kurniati | 13 Juni 2019 | Dibaca : 5928 Pengunjung

Menyoal Petisi Cabut Kewarganegaraan Habib Rizieq

sumber foto :google

Oleh : Indah Kurniati

Opini, suaradewata.com - Belum lama ini sebuah petisi mencengangkan kembali menyeruak di jagad dunia maya, di situs Change.org, muncul petisi terkait pencabutan warga negara Indonesia (WNI) terhadap Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

            Dalam laman resmi change.org tersebut, dijelaskan awal mula tujuan petisi tersebut dibuat. Salah satunya terkait dengan dugaan adanya upaya delegitimasi pemilu 2019 dan pemerintah.

            Meski Habib Rizieq tengah berada di Mekkah. Namun sejumlah video yang diunggah Rizieq ternyata cukup menghembuskan hawa panas pada Pilpres 2019.

            Memang kita telah mengetahui bahwa kubu 02 yang didukung oleh FPI, tetap bersikukuh mempertahankan klaim kemenangannya walaupun mereka telah terbukti melakukan kebohongan dengan mengarang cerita tentang kecurangan yang terjadi.

            Tak lain tujuan dari tindakan tersebut adalah upaya untuk mendelegitimasi KPU, Bawaslu dan Polri.

            Habib Rizieq sudah terlalu sering menyerukan orasi provokatif yang membuat anak buahnya gelap mata, seperti melakukan sweeping di warung ketika bulan Ramadhan dan lan sebagainya.

            Bahkan ia juga pernah menghina sosok Gusdur saat teleconferencedi sebuah stasiun  televisi, kala itu ia mengatakan bahwa ‘Gus Dur itu buta mata dan buta hati’, sebagai sosok Imam Besar tentu merupakan sesuatu yang tidak pantas diucapkan.

            Sikap intoleran yang berlebihan pun sempat ia lontarkan dengan mengatakan, “kalau Yesus lahir bidannye siape”’ ujaran tersebut tentu bukan mencerminkan sosok orang Indonesia yang menjunjung tinggi kebhinekaan.

            Apalagi saat ini Habib Rizieq terkesan mencari perlindungan di Arab Saudi, dan tidak kembali ke Indonesia, tentu alangkah baiknya jika Habib Rizieq dicabut status kewarganegaraan Indonesia dan menjadi warga di timur tengah saja.

            Karena bukan tidak mungkin bagi sebuah negara untuk mencabut status WNI Rieziq Shihab, karena terdapat prosedur yang mengaturnya. Jika Rizieq Shihab dengan lugas mendukung ISIS, maka ia bisa menjadi musuh negara dan perusak persatuan NKRI.

            Tentu petisi ini bisa dicabut, asalkan habib Rizieq dan berbagai simpatisan FPI, mau menerima Pancasila dan bersedia hidup dalam kebhinekaan. Apalagi dirinya juga sempat ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat atas kasus pelecehan Pancasila.

            Penetapan sebagai tersangka ini dilakukan kepolisian Jawa Barat setelah melakukan gelar perkara ketiga selama hampir tujuh jam.

            Ceramah yang jauh dari kesan santun habib rizieq sempat mengatakan ‘Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat, sedangkan pancasila piagam Jakarta, Ketuhanan yang ada di kepala’ kalimat itulah yang lantas membuatnya harus dipanggil pihak kepolisian.

            Selain itu,rasa sentimen Habib Rizieq juga membuktikan bahwa sosok Habib Rizieq tidak mencerminkan toleransi serta tidak menghargai keberagaman yang dipupuk oleh para leluhur bangsa. Jika hal ini dibiarkan maka ceramah Habib Rizieq tentu bisa mengancam kerukunan antar umat beragama di Indonesia

            Di Media sosial utamanya Youtube, Rizieq juga terekam pernah menyebarkan ujarankebencian pada masyarakat minoritas, hal ini jelas melukai Indonesia. Salah satunya ketika dirinya memelesetkan salam sampurasun menjadi campur racun, padahal ucapan sampurasun dianggap sangat sakral bagi masyarakat Sunda, khususnya penghayat wiwitan. Dimana salam tersebut memiliki arti saling mendoakan.

            Dalam beberapa kasus tersebut, tentu Habib Rizieq adalah sosok yang jauh dari kesan orang Indonesia yang cinta budaya dan menjunjung tinggi rasa persatuan.

            Demikan pula FPI, sebuah ormas keagamaan yang sering membuat orang merasa takut ketika bertemu dengannya, bahkan tak jarang pula berbuat keonaran. Alih – alih berdakwah tentang Islam, tapi tindakannya jauh dari nilai – nilai Islam.

            Dalam beberapa kasus FPI juga telah merugikan negara dan melanggar hukum. Seperti yang pernah terjadi pada 8 Agustus 2010 silam, dimana FPI menyerang jemaat gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pondok Indah Timur di Ciketing Asem, kecamatan Mustika jaya kota bekasi Jawa Barat.

            Bahkan FPI juga pernah mengancam untuk menyerang pernikahan yang sedang berlangsung di gereja Pantekosta Jatinangor.

            Apabila FPI masih ingin eksis di Indonesia, tentu para elit FPI harus tahu  bahwa Indonesia dibesarkan dengan keramahannya bukan dengan kekerasannya. Jika FPI tidak menjunjung persatuan Indonesia, tentu pembubaran FPI sudah sepantasnya dilakukan.

* Penulis adalah pengamat sosial kemasyarakatan


Oleh : Indah Kurniati | 13 Juni 2019 | Dibaca : 5928 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Denpasar, 20 Juni 2019 22:16
Mantan Kapoltabes Denpasar Ditipu Hingga Rp 238 juta
Denpasar, suaradewata.com- Sidang jelang petang, Kamis (20/6) sempat jadi perhatian pengunjung di ...
Bangli, 20 Juni 2019 20:24
40 Pemandu Wisata Digembleng, Ini Yang Ditekankan Sekda Bangli
Bangli, suaradewata.com -Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangli, Ir. Ida Bagus Gde ...
Karangasem, 20 Juni 2019 20:19
Miliki Puluhan Paket Shabu-shabu, Ketut AB Dibekuk Buser Narkoba Polres Karangasem
Karangasem, suaradewata.com - Satuan Reserse Narkoba, Polres Karangasem, membekuk salah seorang p ...
Karangasem, 20 Juni 2019 20:05
Tim Verifikasi UP2K PKK Tingkat Nasional Kunjungi Banjar Desa Sinduwati, Sidemen
 Karangasem, suaradewata.com - Bupati Karanagsem I GA Mas Sumatri dab Wabup Wayan Artha Dipa ...
Tabanan, 20 Juni 2019 20:01
Komisi I Minta Pegawai TU Diusulkan Masuk Formasi CPNS
Tabanan, suaradewata.com -Pengusulan CPNS oleh Pemkab Tabanan di tahun 2019 ini diharap ...
Denpasar, 20 Juni 2019 19:59
Kantor Perbekel Desa Dauh Puri Klod Digeledah Kejari Denpasar
Denpasar,suaradewata.com - Kasus dugaan adanya korupsi APBDes Desa Dauh Puri Klod, senilai R ...
Badung, 20 Juni 2019 19:01
Sekolah Sepak Bola Jima Siap Jamu Lawannya
Badung, suaradewata.com -Sekolah sepak bola usia dini Jima Putra Dalung siap menjamu la ...
Badung, 20 Juni 2019 18:53
Pencuri Komputer Bantuan Pemkab Badung di 23 Lokasi Sekolah Dasar Dituntut JPU 3,6 Tahun
Badung, suaradewata.com - Tersangka pencurian komputer bantuan Pemerintah Kabupaten (Pe ...
Denpasar, 20 Juni 2019 18:34
Empat warga Rumania Pembobol Data Nasabah Disidangkan
Denpasar,suaradewata.com - Sorinel Miclecu (28) bersama ketiga komplotannya masing-masing So ...
Gianyar, 20 Juni 2019 18:02
Meningkatkan Kualitas Mutu Pelayanan Publik, Polres Gianyar Terapkan ERI
Gianyar, suaradewata.com – Meningkatkan kualitas mutu pelayanan publik pada registrasi ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 20 Juni 2019 22:16
Mantan Kapoltabes Denpasar Ditipu Hingga Rp 238 juta
Denpasar, suaradewata.com- Sidang jelang petang, Kamis (20/6) sempat jadi perhatian pengunjung di ...
Bangli, 20 Juni 2019 20:24
40 Pemandu Wisata Digembleng, Ini Yang Ditekankan Sekda Bangli
Bangli, suaradewata.com -Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangli, Ir. Ida Bagus Gde ...
Karangasem, 20 Juni 2019 20:19
Miliki Puluhan Paket Shabu-shabu, Ketut AB Dibekuk Buser Narkoba Polres Karangasem
Karangasem, suaradewata.com - Satuan Reserse Narkoba, Polres Karangasem, membekuk salah seorang p ...
Karangasem, 20 Juni 2019 20:05
Tim Verifikasi UP2K PKK Tingkat Nasional Kunjungi Banjar Desa Sinduwati, Sidemen
 Karangasem, suaradewata.com - Bupati Karanagsem I GA Mas Sumatri dab Wabup Wayan Artha Dipa ...
Tabanan, 20 Juni 2019 20:01
Komisi I Minta Pegawai TU Diusulkan Masuk Formasi CPNS
Tabanan, suaradewata.com -Pengusulan CPNS oleh Pemkab Tabanan di tahun 2019 ini diharap ...
Denpasar, 20 Juni 2019 19:59
Kantor Perbekel Desa Dauh Puri Klod Digeledah Kejari Denpasar
Denpasar,suaradewata.com - Kasus dugaan adanya korupsi APBDes Desa Dauh Puri Klod, senilai R ...
Badung, 20 Juni 2019 19:01
Sekolah Sepak Bola Jima Siap Jamu Lawannya
Badung, suaradewata.com -Sekolah sepak bola usia dini Jima Putra Dalung siap menjamu la ...
Badung, 20 Juni 2019 18:53
Pencuri Komputer Bantuan Pemkab Badung di 23 Lokasi Sekolah Dasar Dituntut JPU 3,6 Tahun
Badung, suaradewata.com - Tersangka pencurian komputer bantuan Pemerintah Kabupaten (Pe ...
Denpasar, 20 Juni 2019 18:34
Empat warga Rumania Pembobol Data Nasabah Disidangkan
Denpasar,suaradewata.com - Sorinel Miclecu (28) bersama ketiga komplotannya masing-masing So ...
Gianyar, 20 Juni 2019 18:02
Meningkatkan Kualitas Mutu Pelayanan Publik, Polres Gianyar Terapkan ERI
Gianyar, suaradewata.com – Meningkatkan kualitas mutu pelayanan publik pada registrasi ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter