Jadikan ABG PSK di Sanur, Dua Mucikari Disidangkan

Oleh : mot/nop/red | 20 Mei 2019 | Dibaca : 2288 Pengunjung

Jadikan ABG PSK di Sanur, Dua Mucikari Disidangkan

sumber foto :istimewa

Denpasar, suaradewata.com- Kasus prostitusi yang  melibatkan anak di bawah umur atau masih ABG dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (20/5).

Dalam persidangan ini, dua mucikari masing-masing Ni Komang Suciwati (49) dan Ni Wayan Aristiani (51) oleh Jaksa Purwanti Murtiasih,SH mendakwa kedua terdakwa dengan pasal yang berbeda tentang perdagangan anak.

Dihadapan majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami,SH.MH dibeberkan Jaksa Purwanti di ruang sidang Candra bahwa untuk terdakwa Suciwati yang akrab disapa Bu Komang Suci didakwa Pasal 2 ayat (2) UU No.21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang jo Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP, Pasal 76 F, dan Pasal 76 I jo Pasal 83 UU RI No.35/2014 tentang perubahan atas UU RI No.23/2002 tentang perlindungan anak.

Sedangkan terdakwa Aristiani yang akrab dipanggil Mami Wayan, oleh Jaksa didakwa dengan Pasal yang sama, namun ada tambahan Pasal 296 KUHP.

Terungkap dalam dakwaan Bu Komang Suci berperan sebagai penyalur perempuan PSK untuk dikerjakan di tempat Mami Wayan yang beralamat di Jalan Sekar Waru No.3B Denpasar yang terkenal dengan nama Aqurium 3B.

Berawal ketika Cindy Belvia Sari (belum ditangkap) yang pernah bekerja untuk Bu Komang Suci sebagai cewek open Boking Out (BO). Cindy kemudian pulang ke Jakarta dengan alasan anaknya tidak ada pengasuh.

Beberapa lama kemudian, Cindy menghubungi beberapa korban untuk menjadi cewek open BO di Bali dengan iming-iming dapat gaji sebesar Rp10 juta sebulan dan fasilitas lengkap. 

Setelah menyakinkan para korban, Cindy kemudian menghubungi Bu Komang Suci untuk menyiapkan biaya tiket keberangkatan para korban ke Bali.

Para korban itu kemudian diberangkatkan secara bertahap tiba di Bandara Ngurah Rai, pada bulan Oktober 2018. Ada pun inisial para korban itu yakni NW alias Caca (16), AA alias Angel (15), DH alias Vina (18), PS Mira (17), dan NP alias Billa (15).

Sesampai di Bali anak-anak korban tersebut tinggal di tempat tinggal terdakwa (Bu Komang Suci) di Jalan Bet Ngandang II Gang Indah No.3 Desa Sanur Kangin, Kecamatan Denpasar Selatan, kota Denpasar.

"Setelah para korban di Bali, Bu Komang Suci kemudian menghubungi Mami Wayan untuk menitipkan para korban di Aqurium 3B. Mami Wayan pun menyetujui permitaan Bu Komang Suci dengan syarat tidak boleh ada cewek yang masih dibawah umur atau dibawah umur 18 tahun," ungkap Jaksa dalam dakwaan.

Selain itu, keduanya juga bersepakat terkait tarif setiap pelanggan membayar cewek Rp200 ribu per jam, dengan pembagian Rp35 ribu untuk tempat (aqurium 3B), Rp30 ribu jika sewa kamar di Aqurium 3B, Rp30 ribu untuk sewa karyawan, dan sisanya Rp.105 ribu untuk Mami Rp25 ribu dan korban hanya mendapatkan Rp80 ribu.

 

"Bahwa terdakwa  berpesan kepada anak-anak korban apabila ditanya umurnya mengatakan 19 tahun dan mereka (korban PSK) di target mendapat tamu minimal 7 orang," mengutip dakwaan JPU terhadap Bu Komang Suci.

Aqurium 3B buka mulai pukul 17.00 Wita sampai Pukul 04.00 Wita atau 05.00 Wita pagi. Ironisnya selama bekerja sebagai cewek BO, para korban sudah melanyani banyak laki-laki dan ternyata para korban tidak mendapatkan uang dan fasilitas sesuai janji Cindy Belvia Sari.

 

"Korban hanya mendapat Rp80 ribu per setiap melayani tamu laki-laki, tidak ada gaji atau upah yang dijanjikan," beber JPU.

Mirisnya lagi, para korban juga harus membayar uang tiket keberangkan dari jakarta ke Bali yang dibiayai Bu Komang Suci dan juga membayar tempat tinggal kepada Bu Komang Suci.

Terhadap kedua mucikari ini, Jaksa mengancam hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda  paling banyak Rp600 juta tengah menanti keduanya di depan mata.

Menanggapi dakwaan ini,  para terdakwa yang didampingi penasehat hukum yang sama, Teddy Raharjo, merasa keberatan. "Yang Mulia kami minta waktu selama satu minggu untuk menyiapkan eksepsi," kata Teddy. mot/nop/red


Oleh : mot/nop/red | 20 Mei 2019 | Dibaca : 2288 Pengunjung


TAGS : PSK Mucikari ABG Sanur




Berita Terkait :

Denpasar, 20 Mei 2019 19:30
Jadikan ABG PSK di Sanur, Dua Mucikari Disidangkan
Denpasar, suaradewata.com- Kasus prostitusi yang  melibatkan anak di bawah umur atau masih A ...
Tabanan, 22 Januari 2018 09:22
Tragis, Siswi SMP Ini Tewas Usai Berhubungan Badan Dengan Pacarnya
Tabanan, suaradewata.com – Sungguh tragis nasib yang dialami LGDS, 14, asal Selem ...
Denpasar, 24 November 2017 17:53
LPSK Bertemu Wagub Sudikerta, Minta Pemprov Perhatikan Keluarga Bom Bali
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Lili Pi ...
Gianyar, 20 Agustus 2017 21:09
ABG Ini Lakukan Pencurian Motor di Ubud
Gianyar, suaradewata.com - I Kadek  JAP (16) seorang anak baru gede (ABG) ditangkap tim Opsn ...
Gianyar, 21 Januari 2017 23:44
Sebulan Tidak Ada Kabar, ABG Hilang Misterius
Gianyar, suaradewata.com - Seorang siswi SMK Putra Bangsa Ubud, Ni Luh Rini (18) yang selama ini ...
Denpasar, 03 Desember 2016 20:47
Polisi Tangkap Mucikari Online & Dua PSK Luar Bali
Denpasar, suaradewata.com - Bali kembali menjadi sorotan negatif, seorang mucikari bernama Made C ...
Badung, 29 November 2016 16:40
Astaga, ABG Ini Spesialis Penjambret Bule di Kuta
Badung, suaradewata.com- Polsek Kuta kembali mengamankan pria ABG, pelaku pejambretan seorang tur ...
Gianyar, 21 November 2016 22:25
Potong Jalur Tidak Hati-hati, ABG Tewas Tertabrak
Gianyar, suaradewata.com - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Tegaltamu, Desa Batubulan Kecama ...
Gianyar, 10 November 2016 22:29
Hamil Diluar Nikah, Pasangan ABG Dimediasi
Gianyar, suaradewata.com - Polres Gianyar bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan ...
Klungkung, 20 September 2016 19:50
Empat PSK eks Galian C Terjaring
Klungkung, suaradewata.com - Tim Yustisi Pemkab Kabupaten Klungkung garuk empat PSK dalam sidak y ...


Berita Lainnya :

Nusantara, 19 September 2019 14:08
Hoax Merusak Persatuan dan Kesatuan
Oleh : Andre F Opini, suaradewata.com - Perjalanan kehidupan dan keharmonisan berbangsa ...
Nusantara, 19 September 2019 14:06
Hoax Soal Papua Berasal dari 20 Negara
Oleh : Rudi Widiawan Opini, suaradewata.com - Dikutip dari detik.com menurut Menteri Kom ...
Nusantara, 19 September 2019 14:03
Hoax Berbahaya Bagi Kehidupan Masyarakat
Oleh : Alfred Hadi Opini, suaradewata.com - Berita hoaks sangat mengerikan dan mampu mem ...
Gianyar, 19 September 2019 14:00
Sungguh Tega, Masa Depan Bocah 9 Tahun Direnggut Sopir Taksi
Gianyar, suaradewata.com – Sungguh tega perbuatan Ketut US (48) asal  yang berpro ...
Nusantara, 19 September 2019 13:59
Jangan Mudah Percaya Berita Hoax
Oleh : Anita Rosalina Opini, suaradewata.com - Melawan hoaks adalah hal yang perlu kita ...
Nusantara, 19 September 2019 13:51
Dukungan Masyarakat Kepada Pimpinan KPK Terpilih
Oleh : Isi Nama Covermu ya Opini, suaradewata.com - Sidang paripurna DPR  telah &nb ...
Nusantara, 19 September 2019 13:39
Upaya Bersama Atasi Karhutla
Oleh:  Rahmad Kurniawan Opini, suaradewata.com - Bencana Karhutla masih terus terja ...
Tabanan, 18 September 2019 21:21
Mulyadi Ambil Formulir Bakal Calon Wabup
Tabanan, suaradewata.com - Giliran kader PDIP Tabanan asal Kediri yang mengambil form u ...
Nusantara, 18 September 2019 21:08
Wujudkan Pengelolaan Sampah, Pemprov Bali Ajak Media Intip Surabaya
Surabaya, suaradewata.com Pengelolaan sampah masih menjadi salah satu persoalan yang harus d ...
Denpasar, 18 September 2019 21:02
Gubernur Koster Sambut Baik Jalinan Kerja Sama Irlandia
Denpasar, suaradewaya.com - Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik jalinan kerja sama yang ing ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter