Disebut Sebagai Suami Terlapor, Alit Rama Sangkal Hubungan Nikah

Oleh : gus/ari | 16 Mei 2019 | Dibaca : 12031 Pengunjung

Disebut Sebagai Suami Terlapor, Alit Rama Sangkal Hubungan Nikah

sumber foto :suaradewata.com

Gianyar, suaradewata.com– Laporan kasus penganiayaan pembantu rumah tangga yang disiram air panas oleh majikan di Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Rabu (15/5/2019) kemarin, mencatut nama I Nyoman Alit Sutarya atau yang akrab dipanggil Alit Rama. Meski tidak terang-terangan ditulis dalam pemberitaan, pria plontos ini merasa nama baiknya tercemar menjelang dirinya dilantik menjadi anggota DPRD Gianyar periode 2019-2024.

Caleg terpilih Dapil 1 Gianyar dari PDIP,ini pun menyebut  keluarga, terutama istri dan anak keempatnya sampai mengalami tekanan dan menangis. Menurutnya, terduga pelaku Desak Made Wiratningsih bukan istri siri atau istri sah, melainkan hanya keponakan jauh.

 “Inisial AR, caleg terpilih dapil 1 Gianyar PDIP yang pengacara cuma saya. Awalnya saya mau lapor polisi, tapi dengan pertimbangan lain saya putuskan klarifikasi saja,” ungkapnya pada awak media di Mapolres Gianyar, Kamis (16/5).

Ditegaskannya, sebagai pemeluk Hindu, tidak mengenal istilah nikah siri. Alit Rama juga menyebut bahwa antara dia dan Desak Wiratningsih tidak ada hubungan spesial. “Nikah siri itu apa sih, Hindu tidak mengenal nikah siri. Hubungan saya dengan bu Desak itu sebatas ponakan jauh, kakaknya nitip karena Desak sering diteror mantan suaminya,” terang bapak 4 anak ini.

Secara psikis, pencatutan namanya telah membuat keluarganya sedih. “Anak saya yang SMP sampai nangis karena dibully. Belum lagi image saya dimata anak dan istri sebagai kepala keluarga disebut punya istri siri,” ujarnya.

Alit Rama juga mengaku sempat bertengkar dengan istrinya gara-gara kasus ini. “Saya bilang, supaya tunggu cerita yang sebenarnya. Selama ini saya hanya bantu dia karena kasihan. Dicerai sama suaminya saat kondisi hamil. Dia melahirkan tanpa suami, anaknya cewek kembar,” jelasnya.

Dikisahkan, selama merawat dua bayi kembarnya hingga kini berusia sekitar 4 tahun, Desak selalu diteror oleh mantan suaminya. “Mantan suaminya minta salah satu dari mereka. Mana mungkin anak kembar dipisah, jadinya Desak itu selalu merasa terancam, saya kasihan. Saya kesana hanya ketika dimintai bantuan, padahal tyang merasa beban juga. Sering menyarankan cari pasangan dan nikah lagi, katanya trauma dan takut anaknya tidak diterima,” kisah Alit Rama.

Dari pengalaman itu, Alit Rama justru merasa curiga bahwa kejadian penyiraman air panas ini sengaja dibuat-buat. “Rasanya seperti ada aktor dibalik ini. Desak di penjara, anak kembali pada suami,” ungkapnya .

Pria yang juga Korlap Laskar Bali Gianyar ini memprediksi kejadian setingan ini sudah dimulai sejak masuknya dua pembantu rumah tangga asal Kalisaatt, Jember, Jawa Timur yakni Santi dan Eka Febriyanti (korban penyiraman air panas, red).

“Keduanya mulai kerja sekitar 8 bulan lalu. Sempat bu Desak dilaporkan menyekap mereka, sampai ada Ikatan Warga Jember di Bali melakukan pengecekan langsung. Padahal tidak ada penyekapan. Lalu kejadian ini, nampaknya sudah dipersiapkan. Ada yang mengarahkan,” ujarnya curiga.

Alit Rama juga merasa bingung dengan cerita Eka yang alami luka bakar disiram air panas dan jalannya kabur. Pihaknya pun mendesak kepolisian agar memastikan luka di punggung Eka. “Apakah itu luka baru atau luka lama. Sepengetahuan saya, Eka itu punya sakit korengan. Harus dicek juga foto itu dijepret kapan dan dimana? Masuk akal nggak, itu luka baru sudah bisa mengelupas,” tanyanya.

Namun dari kisahnya, ternyata Eka sempat bertemu dua perempuan dan naik angkot. Bahkan bertemu polisi namun tidak melapor saat itu. “Katanya diantar polisi, kenapa gak lapor ke pos terdekat saat itu?,” ujarnya heran.

Ditambahkannya, hubungan antara majikan dan pembantu rumah tangga selama ini pun baik-baik saja. Bahkan korban Eka sering diberikan baju dan diajak jalan-jalan. Meski demikian, Alit Rama menyerahkan sepenuhnya penyelidikan pada pihak kepolisian. “Intinya saya tidak mencampuri urusan kepolisian. Saya hanya ingin klarifikasi nama saya dicatut, disini yang jadi korban adalah anak istri saya. Istri siri itu tidak pernah terjadi dan tidak pernah ada,” tegasnya. gus/ari


Oleh : gus/ari | 16 Mei 2019 | Dibaca : 12031 Pengunjung


TAGS : penganiayaan pembantu alit rama




Berita Terkait :

Gianyar, 16 Mei 2019 18:05
Disebut Sebagai Suami Terlapor, Alit Rama Sangkal Hubungan Nikah
Gianyar, suaradewata.com– Laporan kasus penganiayaan pembantu rumah tangga yang disiram air ...
Denpasar, 15 Mei 2019 22:52
Hanya Karena Kehilangan Gunting, Pembantu ini Disiram Air Panas
Denpasar, suaradewata.com - Eka Febriyanti (21) seorang pembantu rumah tangga denga ...
Gianyar, 09 Mei 2019 12:52
Terbakar Cemburu Buta, Idos Gambling Aniaya Istri dan Temannya
Gianyar, suaradewata.com – Akibat cemburu buta dan emosi yang tidak terkontrol, I Gede ...
Bangli, 22 April 2018 21:31
Gara-gara Pesta Tuak, Redana Babak Belur Dihajar Tetangga
Bangli, suaradewata.com – Kasus penganiayaan yang dipicu akibat pesta miras kemba ...
Bangli, 23 Januari 2018 22:37
Kurang dari 24 Jam, Tersangka Kasus Curas Dibekuk di Kost Simpanannya
Bangli, suaradewata.com - Dalam hitungan kurang dari 24 jam, Tim Opsnal Gabungan Polsek ...
Gianyar, 23 Januari 2018 13:34
Ternyata Ini Penyebab Bontat Aniaya Korbannya
Gianyar, suaradewata.com – Perasaan dendam lama yang dimiliki I Komang S (22) alias Bo ...
Tabanan, 14 September 2017 18:41
Pengaruh Alkohol, Made Aniaya Ibu RT
Tabanan, suaradewata.com - Ni Made Rusmini, 39, asal Banjar Tunjuk Kaja, Desa Tunjuk, K ...
Bangli, 13 Mei 2017 08:26
Duh...Wanita Ini Nyaris “Digorok” Suaminya Sendiri
Bangli, suaradewata.com – Ni Nengah Puspini (25) asal desa Abang Songan, Kintaman ...
Gianyar, 14 April 2017 22:57
Merasa Tidak Berhutang, Rauh Jadi Korban Penganiayan
Gianyar, suaradewata.com - I Wayan Rauh Arta (46) melapor ke Polsek Kota Gianyar setelah menjadi ...
Gianyar, 27 November 2016 19:39
Dendam Lama, Palos Dianiaya Dua Orang
Gianyar, suaradewata.com - Komang A (33) dan Wayan AD (26) kini harus meringkuk di sel tahanan Po ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 25 Mei 2019 09:20
Hari Ini Sidang Ke 2 Kasus TPS 29 Dipantau Bawaslu
Tabanan, suaradewata.com -Kasus TPS 29 Banjar Pangkung Desa Delod Peken Tabanan jalani ...
Denpasar, 25 Mei 2019 09:19
Oder Ganja Dari Bandung, Duo Sekawan ini Dituntut 5 tahun
Denpasar, suaradewata.com  -Dua terdakwa Ryan Fauzi Ramadhan (27) dan Bagja Perbawa (30) ole ...
Tabanan, 25 Mei 2019 09:18
Pemkab Tabanan Bentuk Kelompok Kerja Sebagai Upaya Melestarikan Ekosistem Danau Beratan
 Tabanan, suaradewata.com - Sebagai salah satu aset penting yang dimiliki Kabupaten Tab ...
Tabanan, 25 Mei 2019 09:17
Tim Penggerak PKK, Rubah Berupaya Merubah Stigma di Masyarakat melalui Program HATINYA PKK
Tabanan, suaradewata.com  – Tim Pengerak PKK Provinsi Bali ajak Tim Penggerak PKK ...
Badung, 24 Mei 2019 17:05
Upaya Penyelundupan Bayi Berang-berang dan Kalajengking ke Luar Bali Digagal di Airport
Badung, suaradewata.com- Setelah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan binatang dilindun ...
Nusantara, 24 Mei 2019 12:02
Ajak Warganet Mendukung Legitimasi Hasil Pemilu Oleh KPU, FPMSI Gelar Diskusi dan Imbau Ciptakan Persatuan Bangsa
Jakarta, suaradewata.com - Sebagai wujud menguatkan kesadaran warganet dalam memperkokoh dem ...
Tabanan, 23 Mei 2019 23:04
Sidang Perdana Kasus Dugaan Kecurangan di TPS 29 Digelar
Tabanan, suaradewata.com - Pengadilan Negeri Tabanan Kamis (23/5/2019) menggelar sidang ...
Bangli, 23 Mei 2019 19:34
DPRD Kabupaten Bangli Mengucapkan Selamat Atas Terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden RI
Pimpinan & Anggota DPRD Beserta Seluruh Staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bangli   ...
Denpasar, 23 Mei 2019 19:23
Stop Diskriminasi ODHA, Putri Koster: Jauhi Perilaku Penyebab, Bukan Penderitanya
Denpasar,suaradewata.com -Ny. Putri Suastini Koster selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi menga ...
Denpasar, 23 Mei 2019 19:07
Jelang Perayaan Idul Fitri 1440 H, Polres Badung Gelar Rapat Koordinasi Ops Ketupat Agung 2019
Badung, suaradewata.com -Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, SI ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter