Badan Pembentukan Perda DPRD Bali Usulkan Raperda Sistem Pertanian Organik

Oleh : awp/ari | 14 Mei 2019 | Dibaca : 1473 Pengunjung

Badan Pembentukan Perda DPRD Bali Usulkan Raperda Sistem Pertanian Organik

sumber foto :suaradewata.com

Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali kembali memiliki inisiatif untuk membuat Perda, kali ini yang ingin diperjuangkan oleh wakil rakyat di Provinsi Bali ialah Raperda tentang Sistem Pertanian Organik. Hal ini terdengar, ketika Ir. I Gusti Putu Budiarta selaku Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) DPRD Provinsi Bali yang sekaligus pengusul pada, Senin (6/5) membacakan usulan inisiatif DPRD Provinsi Bali terkait Raperda tersebut.

Dalam keterangannya, bahwa kebijakan pembangunan pertanian konvensional yang diterapkan oleh pemerintah selama ini lebih bersifat industrial yang sarat dengan penggunaan energi tidak terbarukan yang eksploitatif terhadap sumberdaya alam yang lebih berorientasi terhadap peningkatan produksi. Penerapan sistem pertanian konvensional yang dilakukan oleh sebagian besar petani di Indonesia, memang terbukti mampu meningkatkan produksi pangan guna memenuhi kebutuhan pangan nasional. Namun demikian, petani dinilai telah terjebak dalam teknologi yang tidak bisa mereka ciptakan sendiri.

Kata Gusti Putu Budiarta, hal ini disebabkan karena penerapan sistem pertanian tersebut membuat petani menjadi tergantung dengan berbagai bentuk sarana produksi seperti ketersediaan bibit unggul, beraneka macam pupuk dan pestisida sintetis yang menjadi kebutuhan pokok petani dalam melakukan budidaya tanaman mereka. 

Pemanfaatan bibit unggul secara intensif pada ekosistem pertanian, telah berimplikasi terhadap punahnya sejumlah varietas lokal dari berbagai jenis tanaman, karena tergusur secara perlahan oleh pemanfaatan varietas baru yang berlabel unggul. Penerapan sistem pertanian konvensional tersebut tidak hanya berdampak terhadap hilangnya varietas lokal, namun juga telah berdampak buruk terhadap kondisi tanah pertanian, pencemaran lingkungan dan ancaman serius terhadap kesehatan manusia.

“Sementara itu, tingginya capaian produksi yang mampu dipicu melalui pemanfaatan teknologi konvensional tersebut ternyata tidak serta merta memberikan jaminan terhadap peningkatan pendapatan petani. Kejadian itu sering dialami oleh petani, karena harga jual hasil produksinya kurang mendapatkan harga yang sesuai dengan harapan,” jelasnya dihadapan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra,SH, S.Sos,M.Si dan anggota DPRD Bali lainnya.

Atas kondisi itu, ia menegaskan sistem pertanian organik dipandang layak sebagai alternatif untuk menggantikan sistem pertanian konvensional. Apalagi budidaya pertanian organik di Bali sudah ada sejak dulu kala melalui pendekatan sistem pertanian tradisional yang dilakukan secara turun temurun dengan pengetahuan teknologi yang masih terbatas seperti pemupukan dengan pemanfaatan pupuk kandang, pemeliharaan dengan sistem menyiang, pengendalian hama secara fisik dan kimia dengan menggunakan daun tuba dan tembakau sebagai pestisida organik. 

“Berkaitan dengan pengembangan pertanian organik di Indonesia, pemerintah secara khusus disebutnya telah mengeluarkan payung hukum berupa Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia No. 64/Permentan/OT.140/5/2013, tentang Sistem Pertanian Organik,” katanya seraya menyebutkan pembuatan payung hukum tersebut dimaksudkan untuk memayungi arah pembangunan pertanian organik di Indonesia guna mendukung tumbuhnya dunia usaha yang dapat menghasilkan produk organik dengan jaminan atas integritas organik yang dihasilkan.

Untuk itu, dalam kesempatan ini kami mengusulkan Raperda tentang Sistem Pertanian Organik. Dimana secara substansi pertimbangan pengusulan Raperda ini mengiginkan sistem pertanian organik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kesehatan masyarakat dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum.

“Bahwa kesehatan sebagai hak asasi manusia harus diwujudkan dalam bentuk pemberian berbagai upaya kesehatan kepada seluruh masyarakat melalui penyelenggaraan sistem pertanian organik,” tambahnya di ruang rapat gabungan lantai III, DPRD Bali.

Kemudian, Raperda tentang Sistem Pertanian Organik ini secara substansi bertujuan untuk meningkatkan penggunaan pupuk dan obat–obatan sintesis serta varietas unggul. Sistem pertanian organik yang berkembang di Bali juga kami nilai belum mengikuti kaidah-kaidah pertanian organik sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Berdasarkan pertimbangan diatas, maka perlu membentuk Peraturan Daerah tentang Sistem Pertanian Organik dan beberapa ruang lingkup pengaturan Sistem Pertanian Organik dalam Peraturan Daerah ini diantaranya meliputi Ketentuan Umum, Asas, Tujuan dan Sasaran, Perencanaan Sistem Pertanian Organik, Pengadaan Saproktan dan Produk Pertanian Organik, Penyelenggaraan Sistem Pertanian Organik, Kelembagaan, Budidaya Pertanian Organik, Sarana Produksi  dan Pengolahan, Sertifikasi, Pemberian Insentif, Pelabelan Produk Pertanian Organik, Produk Organik Asal Pemasukan, Pemasaran Produk Pertanian Organik, Pembinaan dan Pengawasan, Pembiayaan, Sanksi Administratif, Penyidikan, Sanksi Pidana, Ketentuan Peralihan dan Penutup,” pungkasnya. awp/adv/ari


Oleh : awp/ari | 14 Mei 2019 | Dibaca : 1473 Pengunjung


TAGS : DPRD Bali sistem pertanian organik




Berita Terkait :

Denpasar, 14 Mei 2019 08:00
Badan Pembentukan Perda DPRD Bali Usulkan Raperda Sistem Pertanian Organik
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali kembali memiliki inisiatif untuk membuat Perda, ka ...
Denpasar, 18 Februari 2019 15:30
DPRD Bali dan KPID Provinsi Bali Melakukan Lawatan ke Kantor KPI Pusat
Denpasar, suaradewata.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Komisi Penyiaran ...
Denpasar, 07 Maret 2018 15:29
Puluhan Karyawan Bali Hyatt Mengadu ke DPRD Bali
Denpasar, suaradewata.com – DPRD Bali menerima puluhan karyawan Hotel Bali Hyatt yang ...
Denpasar, 02 Februari 2018 20:40
Komisi IV DPRD Bali Rancang Perda Pendidikan
Denpasar, suaradewata.com – Komisi IV DPRD Bali, tengah merancang peraturan daerah unt ...
Denpasar, 29 Januari 2018 18:16
Penyampaian Revisi Perda No 3 Tahun 1992, Nyoman Parta Gunakan Bahasa Bali
Denpasar, suaradewata.com– Ada kejadian menarik yang terjadi dalam Rapat Paripurna DPRD Bal ...
Denpasar, 17 Januari 2018 22:06
Nyoman Parta: Rp10 M Disiapkan untuk Berangkatkan 500 Tenaga Kerja ke Luar Negeri
Denpasar, suaradewata.com - Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta mengatakan, Pemerintah ...
Denpasar, 11 Januari 2018 23:00
DPRD Bali Godok Perda Keolahragaan
Denpasar, suaradewata.com – DPRD Bali memandang perlunya Perda Keolahragaan dengan har ...
Denpasar, 27 November 2017 19:45
Wiryatama: Mari Peduli Gunung Agung
Denpasar, suaradewata.com - Beberapa hari terakhir, Gunung Agung terus mengalami erupsi ...
Buleleng, 18 Oktober 2017 23:01
Petani Cengkeh di Buleleng Berharap Kredit dengan Bunga Murah
Denpasar, suaradewata.com - Anggota DPRD Provinsi Bali memasuki masa reses (menyer ...
Denpasar, 07 Juli 2017 19:34
Gatriwara Bali Siap Pentaskan Rejang Renteng
Denpasar, suaradewata.com - Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) DPRD Provinsi Bali ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 25 Mei 2019 09:37
Dewa Indra : Provinsi Bali Akan Jadi Pelopor Penerapan Integrasi Sistem Dan Data PHR
Denpasar, susradewata.com - Adanya dinamika pendapatan masing-masing Kabupaten/Kota di Bali yang ...
Badung, 25 Mei 2019 09:34
Berlari dan Wujudkan Masa Depan Anak-anak SOS Childrens Villages
Badung, suaradewata.com - Keindahan pemandangan dan keramahtamahan Bali menjadi magnet ...
Tabanan, 25 Mei 2019 09:32
BNK Tabanan Tes Urine Sopir Trans Serasi, Ini Hasilnya
Tabanan, suaradewata.com -Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tabanan gelar tes urine kepad ...
Denpasar, 25 Mei 2019 09:32
Bawa Sabu 4,57 gram, Wanita Tambun ini Dituntut 11 Tahun
Denpasar, suaradewata.com - Sariasih (34) wanita asal Malang Jawa Timur, terlihat pasrah saa ...
Tabanan, 25 Mei 2019 09:20
Hari Ini Sidang Ke 2 Kasus TPS 29 Dipantau Bawaslu
Tabanan, suaradewata.com -Kasus TPS 29 Banjar Pangkung Desa Delod Peken Tabanan jalani ...
Denpasar, 25 Mei 2019 09:19
Oder Ganja Dari Bandung, Duo Sekawan ini Dituntut 5 tahun
Denpasar, suaradewata.com  -Dua terdakwa Ryan Fauzi Ramadhan (27) dan Bagja Perbawa (30) ole ...
Tabanan, 25 Mei 2019 09:18
Pemkab Tabanan Bentuk Kelompok Kerja Sebagai Upaya Melestarikan Ekosistem Danau Beratan
 Tabanan, suaradewata.com - Sebagai salah satu aset penting yang dimiliki Kabupaten Tab ...
Tabanan, 25 Mei 2019 09:17
Tim Penggerak PKK, Rubah Berupaya Merubah Stigma di Masyarakat melalui Program HATINYA PKK
Tabanan, suaradewata.com  – Tim Pengerak PKK Provinsi Bali ajak Tim Penggerak PKK ...
Badung, 24 Mei 2019 17:05
Upaya Penyelundupan Bayi Berang-berang dan Kalajengking ke Luar Bali Digagal di Airport
Badung, suaradewata.com- Setelah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan binatang dilindun ...
Nusantara, 24 Mei 2019 12:02
Ajak Warganet Mendukung Legitimasi Hasil Pemilu Oleh KPU, FPMSI Gelar Diskusi dan Imbau Ciptakan Persatuan Bangsa
Jakarta, suaradewata.com - Sebagai wujud menguatkan kesadaran warganet dalam memperkokoh dem ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter