Badan Pembentukan Perda DPRD Bali Usulkan Raperda Sistem Pertanian Organik

Oleh : awp/ari | 14 Mei 2019 | Dibaca : 1520 Pengunjung

Badan Pembentukan Perda DPRD Bali Usulkan Raperda Sistem Pertanian Organik

sumber foto :suaradewata.com

Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali kembali memiliki inisiatif untuk membuat Perda, kali ini yang ingin diperjuangkan oleh wakil rakyat di Provinsi Bali ialah Raperda tentang Sistem Pertanian Organik. Hal ini terdengar, ketika Ir. I Gusti Putu Budiarta selaku Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) DPRD Provinsi Bali yang sekaligus pengusul pada, Senin (6/5) membacakan usulan inisiatif DPRD Provinsi Bali terkait Raperda tersebut.

Dalam keterangannya, bahwa kebijakan pembangunan pertanian konvensional yang diterapkan oleh pemerintah selama ini lebih bersifat industrial yang sarat dengan penggunaan energi tidak terbarukan yang eksploitatif terhadap sumberdaya alam yang lebih berorientasi terhadap peningkatan produksi. Penerapan sistem pertanian konvensional yang dilakukan oleh sebagian besar petani di Indonesia, memang terbukti mampu meningkatkan produksi pangan guna memenuhi kebutuhan pangan nasional. Namun demikian, petani dinilai telah terjebak dalam teknologi yang tidak bisa mereka ciptakan sendiri.

Kata Gusti Putu Budiarta, hal ini disebabkan karena penerapan sistem pertanian tersebut membuat petani menjadi tergantung dengan berbagai bentuk sarana produksi seperti ketersediaan bibit unggul, beraneka macam pupuk dan pestisida sintetis yang menjadi kebutuhan pokok petani dalam melakukan budidaya tanaman mereka. 

Pemanfaatan bibit unggul secara intensif pada ekosistem pertanian, telah berimplikasi terhadap punahnya sejumlah varietas lokal dari berbagai jenis tanaman, karena tergusur secara perlahan oleh pemanfaatan varietas baru yang berlabel unggul. Penerapan sistem pertanian konvensional tersebut tidak hanya berdampak terhadap hilangnya varietas lokal, namun juga telah berdampak buruk terhadap kondisi tanah pertanian, pencemaran lingkungan dan ancaman serius terhadap kesehatan manusia.

“Sementara itu, tingginya capaian produksi yang mampu dipicu melalui pemanfaatan teknologi konvensional tersebut ternyata tidak serta merta memberikan jaminan terhadap peningkatan pendapatan petani. Kejadian itu sering dialami oleh petani, karena harga jual hasil produksinya kurang mendapatkan harga yang sesuai dengan harapan,” jelasnya dihadapan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra,SH, S.Sos,M.Si dan anggota DPRD Bali lainnya.

Atas kondisi itu, ia menegaskan sistem pertanian organik dipandang layak sebagai alternatif untuk menggantikan sistem pertanian konvensional. Apalagi budidaya pertanian organik di Bali sudah ada sejak dulu kala melalui pendekatan sistem pertanian tradisional yang dilakukan secara turun temurun dengan pengetahuan teknologi yang masih terbatas seperti pemupukan dengan pemanfaatan pupuk kandang, pemeliharaan dengan sistem menyiang, pengendalian hama secara fisik dan kimia dengan menggunakan daun tuba dan tembakau sebagai pestisida organik. 

“Berkaitan dengan pengembangan pertanian organik di Indonesia, pemerintah secara khusus disebutnya telah mengeluarkan payung hukum berupa Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia No. 64/Permentan/OT.140/5/2013, tentang Sistem Pertanian Organik,” katanya seraya menyebutkan pembuatan payung hukum tersebut dimaksudkan untuk memayungi arah pembangunan pertanian organik di Indonesia guna mendukung tumbuhnya dunia usaha yang dapat menghasilkan produk organik dengan jaminan atas integritas organik yang dihasilkan.

Untuk itu, dalam kesempatan ini kami mengusulkan Raperda tentang Sistem Pertanian Organik. Dimana secara substansi pertimbangan pengusulan Raperda ini mengiginkan sistem pertanian organik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kesehatan masyarakat dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum.

“Bahwa kesehatan sebagai hak asasi manusia harus diwujudkan dalam bentuk pemberian berbagai upaya kesehatan kepada seluruh masyarakat melalui penyelenggaraan sistem pertanian organik,” tambahnya di ruang rapat gabungan lantai III, DPRD Bali.

Kemudian, Raperda tentang Sistem Pertanian Organik ini secara substansi bertujuan untuk meningkatkan penggunaan pupuk dan obat–obatan sintesis serta varietas unggul. Sistem pertanian organik yang berkembang di Bali juga kami nilai belum mengikuti kaidah-kaidah pertanian organik sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Berdasarkan pertimbangan diatas, maka perlu membentuk Peraturan Daerah tentang Sistem Pertanian Organik dan beberapa ruang lingkup pengaturan Sistem Pertanian Organik dalam Peraturan Daerah ini diantaranya meliputi Ketentuan Umum, Asas, Tujuan dan Sasaran, Perencanaan Sistem Pertanian Organik, Pengadaan Saproktan dan Produk Pertanian Organik, Penyelenggaraan Sistem Pertanian Organik, Kelembagaan, Budidaya Pertanian Organik, Sarana Produksi  dan Pengolahan, Sertifikasi, Pemberian Insentif, Pelabelan Produk Pertanian Organik, Produk Organik Asal Pemasukan, Pemasaran Produk Pertanian Organik, Pembinaan dan Pengawasan, Pembiayaan, Sanksi Administratif, Penyidikan, Sanksi Pidana, Ketentuan Peralihan dan Penutup,” pungkasnya. awp/adv/ari


Oleh : awp/ari | 14 Mei 2019 | Dibaca : 1520 Pengunjung


TAGS : DPRD Bali sistem pertanian organik




Berita Terkait :

Denpasar, 14 Mei 2019 08:00
Badan Pembentukan Perda DPRD Bali Usulkan Raperda Sistem Pertanian Organik
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali kembali memiliki inisiatif untuk membuat Perda, ka ...
Denpasar, 18 Februari 2019 15:30
DPRD Bali dan KPID Provinsi Bali Melakukan Lawatan ke Kantor KPI Pusat
Denpasar, suaradewata.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Komisi Penyiaran ...
Denpasar, 07 Maret 2018 15:29
Puluhan Karyawan Bali Hyatt Mengadu ke DPRD Bali
Denpasar, suaradewata.com – DPRD Bali menerima puluhan karyawan Hotel Bali Hyatt yang ...
Denpasar, 02 Februari 2018 20:40
Komisi IV DPRD Bali Rancang Perda Pendidikan
Denpasar, suaradewata.com – Komisi IV DPRD Bali, tengah merancang peraturan daerah unt ...
Denpasar, 29 Januari 2018 18:16
Penyampaian Revisi Perda No 3 Tahun 1992, Nyoman Parta Gunakan Bahasa Bali
Denpasar, suaradewata.com– Ada kejadian menarik yang terjadi dalam Rapat Paripurna DPRD Bal ...
Denpasar, 17 Januari 2018 22:06
Nyoman Parta: Rp10 M Disiapkan untuk Berangkatkan 500 Tenaga Kerja ke Luar Negeri
Denpasar, suaradewata.com - Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta mengatakan, Pemerintah ...
Denpasar, 11 Januari 2018 23:00
DPRD Bali Godok Perda Keolahragaan
Denpasar, suaradewata.com – DPRD Bali memandang perlunya Perda Keolahragaan dengan har ...
Denpasar, 27 November 2017 19:45
Wiryatama: Mari Peduli Gunung Agung
Denpasar, suaradewata.com - Beberapa hari terakhir, Gunung Agung terus mengalami erupsi ...
Buleleng, 18 Oktober 2017 23:01
Petani Cengkeh di Buleleng Berharap Kredit dengan Bunga Murah
Denpasar, suaradewata.com - Anggota DPRD Provinsi Bali memasuki masa reses (menyer ...
Denpasar, 07 Juli 2017 19:34
Gatriwara Bali Siap Pentaskan Rejang Renteng
Denpasar, suaradewata.com - Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) DPRD Provinsi Bali ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 24 Agustus 2019 20:45
Polda Bali akan Terus Razia Tempat Hiburan Malam
Denpasar, suaradewata.com  - Personel gabungan dari Polda Bali merazia tiga tempat hiburan m ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 20:44
Gelar Rakernas di Bali, Alumni ITB Usung Tema Nangun Sat Kerthi Loka Nusantara
Denpasar, suaradwata.com - Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Ikatan Alumni Institut Te ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 20:42
Polda Bali Gelar Razia Tempat Hiburan Malam
Denpasar, suaradewata.com - Personel gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba, Direktor ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 19:54
Wagub Cok Ace Apresiasi Festival Pesona Lokal Adira 2019 Tonjolkan Budaya Bali
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengapresiasi ...
Badung, 24 Agustus 2019 19:50
BNN Badung Tes Urine 120 Pegawai RSUD Mangusada, Ini Hasilnya
Badung, suaradewata.com - Ratusan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mangusada Jala ...
Badung, 24 Agustus 2019 18:32
Amati Gerak Gerik Orang, Buser Polres Badung Seperti Elang
Badung, suaradewata.com - Puluhan anggota Buser berakaian sipil tampak terlihat santai ...
Tabanan, 24 Agustus 2019 18:31
Hari ini, Pelajar di Tabanan mendapatkan Pemahaman Anti Korupsi
Tabanan, suaradewata.com – Untuk mengatasi budaya korupsi di suatu Daerah, tidak cukup ...
Badung, 24 Agustus 2019 18:15
Antisipasi Kejahatan, Satsabhara Polres Badung Rutin Melaksanakan Patroli
Badung, suaradewata.com - Menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, anggo ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 18:14
Sekda Dewa Indra Tutup Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2019
Denpasar, suaradewata.com  - Ditandai dengan pemukulan gong, Sekretaris Daerah Provinsi Bali ...
Gianyar, 24 Agustus 2019 18:12
Wagub Cok Ace Harap Ubud & Beyond Festival Bisa Tingkatkan Enterpreneur Muda
Giayar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) membuk ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter