Kawasan WBD dipermasalahkan, Masyarakat Jatiluwih Angkat Bicara

Oleh : rls/sar | 09 Mei 2019 | Dibaca : 1461 Pengunjung

Kawasan WBD dipermasalahkan, Masyarakat Jatiluwih Angkat Bicara

sumber foto :istimewa

Tabanan, suaradewata.com  – Masyarakat Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan, angkat bicara atas sejumlah tudingan miring akhir-akhir ini  yang menyatakan Masyarakat Jatiluwih  dan Pemkab Tabanan kurang perduli dan tidak mengindahkan makna Predikat Warisan Budaya Dunia (WBD) dari Unesco, atas   “Cultural Lanscape of Bali Province : The Subak System as a Manifestation of The Tri Hita Karana”.

Tudingan  terbaru, datang dari seorang akademisi  Guru Besar salah satu Perguruan Tinggi di Bali, yakni Prof. Windia, melalui pemberitaan di salah satu media Online di Bali, tertanggal 6 Mei 2019, menyatakan Prof. Windia merasa kecewa dan akan mengusulkan untuk status Warisan Budaya Dunia Subak agar dicabut. Menanggapi hal tersebut, elemen  masyarakat Jatiluwih merasa gerah dan perlu memberikan respon dengan menegaskan hal itu tidak benar dan  keliru, bila seorang akademisi berpikir sedangkal itu.

“Kami dari dulu selalu komit mempertahankan sawah dan tradisi nenek moyang  kami.  Bagian dari upaya menjaga kelestarian Sistem Subak ini, masyarakat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan memanfaatkan potensi tersebut dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatiluwih dan sekitarnya dengan tetap menjaga kelestarian Cagar Budaya Jatiluwih sebagaimana  seharusnya. Di bentuklah badan Pengelola Daerah Tujuan Wisata ( DTW ) yang memberikan arah pemanfaatan potensi Jatiluwih. Dengan adanya Badan Pengelola DTW Jatiluwih, masyarakat  merasa sangat terbantu dan lebih semangat lagi untuk melestarikan kawasan ini, rumah kami, tanah kelahiran kami,” ucap seorang masyarakat Desa Jatiluwih, I Gede Eka Wiguna, saat ditemui Tim Humas Tabanan di Kantor Perbekel Jatiluwih, Rabu, (8/5) pagi.

Dirinya juga menegaskan bahwa sebagai masyarakat, dirinya meski kurang paham tentang apa itu WBD dan orang-orangnya seperti apa serta apa imbas dari predikat tersebut. Tetapi kami yakin bila Lembaga Dunia mengakui sistem subak di Jatiluwih tentu karena ada keistimewaan tersendiri, meski secara langsung faedah status sebagai WBD belum dirasakan, masyarakat  bersyukur dengan adanya Badan Pengelola DTW Jatiluwih, kami sudah rasakan langsung. Dengan adanya DTW sangat membantu dalam pemanfaatan  dan pemeliharaan infrastruktur serta meringankan biaya ACi upacara di subak,” tegasnya.

I Nengah Wirata,  Warga Banjar Jatiluwih Kangin menambahkan bahwa para Petani di Jatiluwih sudah melaksanakan swadarma dengan Baik menjaga lahan pertanian sehingga sistem subak tetap terjaga dengan Baik. Petani di Jatiluwih meminta untuk dibantu pemeliharaan saluran-saluran air sehingga tidak bocor dan sawah tetap mempunyai air. “Tolong pihak-pihak yang bisa memperjuangkan nasib kami para petani yang akan menjaga sawah abadi ini untuk dibantu biar air selalu tersedia dan tidak kering sawah kami. Bantu sender dan bangun irigasi kami biar lancar airnya. Dan kalau bisa digratiskan pajak PBB nya sehingga beban kami makin ringan. Tolong jangan berpolemik tentang Jatiuwih  bila memang belum melihat dan mendengar keadaan kami. Jangan hanya mendengarkan dari sumber yang kurang jelas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan, IGN. Supanji mengatakan, adalah bukan wewenang dari Pemkab Tabanan untuk membentuk Badan Pengelola WBD. “Kita terhalang untuk membentuk Badan Pengelola WBD itu karena  sub urusan pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia adalah kewenangan Pemerintah Pusat.  Kewenangannya tidak lagi di Daerah. Sejak keluarnya UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemda. Jadi itu kewenangan Pemerintah Pusat bukan kewenangan Pemda atau Pemprov. Jadi salah alamat kalau Profesor Windia mengatakan Pemkab Tabanan tidak menepati janji untuk membuat Badan Pengelola WBD,” ungkapnya.

Lebih Lanjut Supanji membeberkan terkait Undang Undang Nomor 11 tahun 2011 tentang Cagar Budaya, poin 22 menyebutkan bahwa pelestarian adalah upaya dinamis untuk mempertahankan cagar budaya dan nilainya dengan cara melindungi, mengembangkan dan memanfaatkannya. Dan poin 33 menyebutkan Pemanfaatan adalah Pendayagunaan Cagar Budaya untuk kepentingan sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat dengan tetap mempertahankan kelestariannya.

“Artinya harus kita manfaatkan untuk bisa melindungi kawasan itu. Kalau tidak dimanfaatkan kan jadinya rusak sendiri. Maka dari itu, kami perlu frame yang jelas, mana yang termasuk daerah kawasan WBD dan kawasan Cagar Budaya, karena sepengetahuan kami yang mendapat predikat WBD adalah cultural Lanscape of Bali Province : The Subak System as a Manifestation of The Tri Hita Karana,” tutupnya. rls/sar


Oleh : rls/sar | 09 Mei 2019 | Dibaca : 1461 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Badung, 24 Mei 2019 17:05
Upaya Penyelundupan Bayi Berang-berang dan Kalajengking ke Luar Bali Digagal di Airport
Badung, suaradewata.com- Setelah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan binatang dilindun ...
Nusantara, 24 Mei 2019 12:02
Ajak Warganet Mendukung Legitimasi Hasil Pemilu Oleh KPU, FPMSI Gelar Diskusi dan Imbau Ciptakan Persatuan Bangsa
Jakarta, suaradewata.com - Sebagai wujud menguatkan kesadaran warganet dalam memperkokoh dem ...
Tabanan, 23 Mei 2019 23:04
Sidang Perdana Kasus Dugaan Kecurangan di TPS 29 Digelar
Tabanan, suaradewata.com - Pengadilan Negeri Tabanan Kamis (23/5/2019) menggelar sidang ...
Bangli, 23 Mei 2019 19:34
DPRD Kabupaten Bangli Mengucapkan Selamat Atas Terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden RI
Pimpinan & Anggota DPRD Beserta Seluruh Staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bangli   ...
Denpasar, 23 Mei 2019 19:23
Stop Diskriminasi ODHA, Putri Koster: Jauhi Perilaku Penyebab, Bukan Penderitanya
Denpasar,suaradewata.com -Ny. Putri Suastini Koster selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi menga ...
Denpasar, 23 Mei 2019 19:07
Jelang Perayaan Idul Fitri 1440 H, Polres Badung Gelar Rapat Koordinasi Ops Ketupat Agung 2019
Badung, suaradewata.com -Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, SI ...
Denpasar, 23 Mei 2019 18:51
Komplotan Geng Jambret Digulung Polisi
Denpasar, suaradewata.com  -Para spesialis jambrert yang bereaksi di 21 lokasi di wilayah Ba ...
Denpasar, 23 Mei 2019 18:41
Konsumsi Sabu Dengan Jarum Suntik, Bule Ausi ini Divonis Rehab
Denpasar, suaradewata.com  -Pria jangkung asal Australia, dengan kepala Plontos bernama Greg ...
Bangli, 23 Mei 2019 18:40
Wabub Bangli Ajak Tokoh Se-Bangli Sembahyang Bersama, Ini Tujuannya…
Bangli, suaradewata.com -Wakil Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi ...
Denpasar, 23 Mei 2019 18:18
Koster Beri Sanksi Industri Pariwisata Tak Serap Produk Pertanian Lokal
Denpasar, suaradewata.com  - Sebagai implementasi Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 99 ...


Berita Lainnya :

Badung, 24 Mei 2019 17:05
Upaya Penyelundupan Bayi Berang-berang dan Kalajengking ke Luar Bali Digagal di Airport
Badung, suaradewata.com- Setelah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan binatang dilindun ...
Nusantara, 24 Mei 2019 12:02
Ajak Warganet Mendukung Legitimasi Hasil Pemilu Oleh KPU, FPMSI Gelar Diskusi dan Imbau Ciptakan Persatuan Bangsa
Jakarta, suaradewata.com - Sebagai wujud menguatkan kesadaran warganet dalam memperkokoh dem ...
Tabanan, 23 Mei 2019 23:04
Sidang Perdana Kasus Dugaan Kecurangan di TPS 29 Digelar
Tabanan, suaradewata.com - Pengadilan Negeri Tabanan Kamis (23/5/2019) menggelar sidang ...
Bangli, 23 Mei 2019 19:34
DPRD Kabupaten Bangli Mengucapkan Selamat Atas Terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden RI
Pimpinan & Anggota DPRD Beserta Seluruh Staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bangli   ...
Denpasar, 23 Mei 2019 19:23
Stop Diskriminasi ODHA, Putri Koster: Jauhi Perilaku Penyebab, Bukan Penderitanya
Denpasar,suaradewata.com -Ny. Putri Suastini Koster selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi menga ...
Denpasar, 23 Mei 2019 19:07
Jelang Perayaan Idul Fitri 1440 H, Polres Badung Gelar Rapat Koordinasi Ops Ketupat Agung 2019
Badung, suaradewata.com -Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, SI ...
Denpasar, 23 Mei 2019 18:51
Komplotan Geng Jambret Digulung Polisi
Denpasar, suaradewata.com  -Para spesialis jambrert yang bereaksi di 21 lokasi di wilayah Ba ...
Denpasar, 23 Mei 2019 18:41
Konsumsi Sabu Dengan Jarum Suntik, Bule Ausi ini Divonis Rehab
Denpasar, suaradewata.com  -Pria jangkung asal Australia, dengan kepala Plontos bernama Greg ...
Bangli, 23 Mei 2019 18:40
Wabub Bangli Ajak Tokoh Se-Bangli Sembahyang Bersama, Ini Tujuannya…
Bangli, suaradewata.com -Wakil Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi ...
Denpasar, 23 Mei 2019 18:18
Koster Beri Sanksi Industri Pariwisata Tak Serap Produk Pertanian Lokal
Denpasar, suaradewata.com  - Sebagai implementasi Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 99 ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter