Pupuk Kaltim Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi di Bali

Oleh : mot/nop | 03 Mei 2019 | Dibaca : 1431 Pengunjung

Pupuk Kaltim Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi di Bali

sumber foto :suaradewata

Badung, suaradewata.com - Mukri yang menempati posisi Staf Account Executif PT Pupuk Kaltim Wilayah Bali menyampaikan bahwa hingga saat ini ketersediaan pupuk subsidi di Bali, masih aman.

"Pastinya stok di Bali masih sekitar 31.173 ton pupuk untuk Urea. Perbulan terdistribusi 2000 ton ke seluruh petani di Bali yang berjumlah 105 ribu petani dari seluruh kabupaten dan kota di Bali dengan total luas lahan lebih dari 151 ribu hekta," jelasnya saat temu media di Kuta, Jumat (3/5). 

Menurutnya juatru kelompok tani di Bali adalah jumlah petani terbesar di luar Pulau Jawa. "Sebaran pupuk subsidi itu sudah diatur sedemikian rupa, dimana Pupuk Kaltim harus menyiapkan stok untuk satu bulan ke depan. Dijamin semuanya mendapatkan pupuk subsidi," ujarnya.

Diakuinya bahwa untuk di Bali melayani petani melalui 9 gudang penyangga, 7 distributor, dan 163 kios yang menyetok pupuk subsidi. Kata dia hingga 30 April kemarin, realisasi penjualan baru mencapai 10.988 ton dari alokasi sebanyak 31,173 ton di seluruh Bali. 

Distribusi terbesar berada di Kabupaten Tabanan yakni sebanyak 3,229 ton dari alokasi 8,022 ton. Berikutnya berturut-turut adalah Gianyar, Buleleng dan Karangasem.

Sementara itu staf Pelayanan Departemen Pelayanan dan Komunikasi Produk PT Pupuk Kaltim, Bambang Setyo mengatakan,  secara nasional, pupuk subsidi yang dibebankan pemerintah kepada PT Pupuk Kaltim sebanyak 1,3 juta ton pertahun. 

Sementara produksinya pertahun adalah 3,4 juta ton pertahun. Jumlah sebanyak 2,1 juta ton pertahun itu digunakan untuk ekspor ke beberapa negara di Asia Tenggara, Amerika dan beberapa negara lainnya. 

Sedangkan untuk wilayah subsidi, sesuai dengan tugas pemerintah yang diberikan, PT Pupuk Kaltim melayani Jawa Timur bagin timur dan Indonesia bagian timur mulai Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi hingga Maluku dan Papua. 

Menjawab isu lingkungan bahwa pupuk kimia merusak unsur hara pada tanah, menurut Bambang, hal ini tergantung pada cara pemberian pupuk pada tanaman. 

"Sistemnya adalah 5;3;2 yakni 500 kilogram pupuk yang terdiri dari 300 kilogram NPK dan 200 kilogram urea perhektar. Bila menuruti ketentuan ini maka tidak ada istilah pencemaran lingkungan hidup,"pungkasnya.mot/nop


Oleh : mot/nop | 03 Mei 2019 | Dibaca : 1431 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Gianyar, 21 Agustus 2019 20:50
Ungkap Penyelundupan Penyu Hijau, Dirjen KSDAE Apresiasi Kerja Personil Polres Gianyar
Gianyar, suaradewata.com - Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo didampingi denga ...
Buleleng, 21 Agustus 2019 20:49
Kapal MV Star Clipper Membawa Ratusan Wisatawan Singgah di Lovina
Buleleng, suaradewata.com - Bukan kali ini saja wilayah Buleleng dikunjungi kapal pesia ...
Bangli, 21 Agustus 2019 20:47
Wujudkan APBD Bangli Sehat, Dewan Minta Eksekutif Lebih Fair
Bangli, suaradewata.com - Untuk mewujudkan agar APBD Bangli sehat, kalangan DPRD Bangli ...
Buleleng, 21 Agustus 2019 20:27
Hasil Puslabfor, Terungkap Tengkorak Manusia Berjenis Kelamin Perempuan
Buleleng, suaradewata.com - Misteri penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia di k ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:26
Wagub Cok Ace Harap HIPMI Dapat Mengimbangi Pembangunan Ekonomi yang Begitu Cepat
Denpasar, suaradewata.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sebagai ujung tombak pemban ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:25
Optimalisasi Pendapatan Daerah, Gubernur Koster Harapkan Sinergitas Antarinstansi
Denpasar, suaradewata.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan pemerintah kabupaten/kota se-B ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:25
Terdepan Pemanfaatan Energi Terbarukan, Gubernur Koster Gagas Zonasi Kendaraan Listrik
Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster melakukan lompatan besar terkait upaya mew ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 19:10
Beli Ganja, Pelatih Peracik Kopi Divonis 4,5 tahun
Denpasar, suaradewata.com - Pemuda asal Jogja, Eri Satria Purnama (26) hanya bisa terdiam dan mem ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 19:09
Tilep Uang Perusahaan Rp17 juta, Natalia Diancam 5 Tahun Bui
Denpasar, suaradewata.com - Leila Natalia Tumewu (41) wanita asal Gorontalo ini terus mengen ...
Karangasem, 21 Agustus 2019 18:27
Pemkab Karangasem Teken Nota Kesepahaman Dengan Pemprov Bali, DJP, BPN dan BPD Bali
Karangasem, suaradewata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  memfasilitasi penandatanga ...


Berita Lainnya :

Gianyar, 21 Agustus 2019 20:50
Ungkap Penyelundupan Penyu Hijau, Dirjen KSDAE Apresiasi Kerja Personil Polres Gianyar
Gianyar, suaradewata.com - Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo didampingi denga ...
Buleleng, 21 Agustus 2019 20:49
Kapal MV Star Clipper Membawa Ratusan Wisatawan Singgah di Lovina
Buleleng, suaradewata.com - Bukan kali ini saja wilayah Buleleng dikunjungi kapal pesia ...
Bangli, 21 Agustus 2019 20:47
Wujudkan APBD Bangli Sehat, Dewan Minta Eksekutif Lebih Fair
Bangli, suaradewata.com - Untuk mewujudkan agar APBD Bangli sehat, kalangan DPRD Bangli ...
Buleleng, 21 Agustus 2019 20:27
Hasil Puslabfor, Terungkap Tengkorak Manusia Berjenis Kelamin Perempuan
Buleleng, suaradewata.com - Misteri penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia di k ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:26
Wagub Cok Ace Harap HIPMI Dapat Mengimbangi Pembangunan Ekonomi yang Begitu Cepat
Denpasar, suaradewata.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sebagai ujung tombak pemban ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:25
Optimalisasi Pendapatan Daerah, Gubernur Koster Harapkan Sinergitas Antarinstansi
Denpasar, suaradewata.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan pemerintah kabupaten/kota se-B ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:25
Terdepan Pemanfaatan Energi Terbarukan, Gubernur Koster Gagas Zonasi Kendaraan Listrik
Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster melakukan lompatan besar terkait upaya mew ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 19:10
Beli Ganja, Pelatih Peracik Kopi Divonis 4,5 tahun
Denpasar, suaradewata.com - Pemuda asal Jogja, Eri Satria Purnama (26) hanya bisa terdiam dan mem ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 19:09
Tilep Uang Perusahaan Rp17 juta, Natalia Diancam 5 Tahun Bui
Denpasar, suaradewata.com - Leila Natalia Tumewu (41) wanita asal Gorontalo ini terus mengen ...
Karangasem, 21 Agustus 2019 18:27
Pemkab Karangasem Teken Nota Kesepahaman Dengan Pemprov Bali, DJP, BPN dan BPD Bali
Karangasem, suaradewata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  memfasilitasi penandatanga ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter