Petani Kopi Bali Dituntut Hasilkan Kopi berkualitas, Organik dan Ramah Lingkungan

Oleh : rls/sar | 15 April 2019 | Dibaca : 1413 Pengunjung

Petani Kopi Bali Dituntut Hasilkan Kopi berkualitas, Organik dan Ramah Lingkungan

sumber foto :istimewa

Tabanan, suaradewata.com - Komoditas Kopi Bali kini telah menjadi salah satu komoditi primadona di dunia internasional. Perlu upaya lebih signifikan untuk meningkatkan produksi sekaligus meningkatkan kualitas dari komoditas yang banyak diusahakan perkebunan rakyat ini. “ Untuk itu para petani kopi Bali dituntut untuk menghasilkan produk yang selain bermutu tinggi, juga ramah lingkungan serta organik, di tengah persaingan global di bidang hasil produksi pertanian,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan provinsi Bali, Ir IB Wisnuardhana, Msi., dalam paparannya di acara Aksi Gerakan Pengendalian OPT tanaman Kopi (Hama PBKo) yang bertempat di Desa Kebon Padangan, Banjar Kaliukir, Pupuan, Kabupaten Tabanan, Senin (15/4).

                 Wisnuardhana dalam kesempatan tersebut menjelaskan beberapa kendala yang bisa menghambat peningkatan kualitas dan kuantitas produksi Kopi khususnya di Bali adalah serangan hama Penggerek buah kopi (PBKo). “ Hama ini punya pengaruh langsung dan nyata terhadap penurunan produksi dan kualitas hasil biji kopi kita di pasaran, sehingga kerugiannya cukup besar,” tandas Wisnuardhana. Dia menyebut hampir 5 % jumlah kehilangan dari total hasil panen biji kopi. “ Belum lagi kerugian akibat penurunan mutu yakni biji kopi yang berlubang, tentu menurunkan nilai jualnya,” tambahnya.

                Di sisi lain, Wisnuardhana menyebut selama tahun-tahun kebelakang para petani masih mengandalkan insektisida sintetik atau kimia yang ternyata setelah dipergunakan terus menerus memeiliki efek negatif pada lingkungan sekitar. “Insektisida sintetik atau kimia berdampak pada pencemaran lingkungan, kontaminasi pada buah hingga menimbulkan resistensi pada beberapa jenis serangga. Selain itu, karena PBKo perkembangannya berada dalam buah kopi, penggunaan insektisida bisa dikatakan tidak efektif,” katanya.

                Untuk itu, Dinas TPHBUN Bali bersama kementrian pertanian memperkenalkan perangkap feromon/atraktan yang lebih ramah lingkungan serta mudah dalam pengaplikasian. “Gerakan dan sosialisasi ini sebagai awal dari aksi pengendalian hama PBKo dengan menyasar 100 Ha lahan di Kabupaten Tabanan sehingga diharapkan mampu menekan hama sampai batas ambang nilai ekonomi,” himbaunya. “Namun kita harus bekerja bersama karena jika sendiri-sendiri hasilnya tidak akan maksimal, lakukan bersmaa-sama agar berdampak pada hamparan luar,” pintanya.

                Di kesempatan yang sama Kepala Kasubdit Dirjen Perlindungan Perkebunan Kementrian Pertanian RI Ir Arsiah M.Si., menyebut gerakan pengendalian hama PBKo ini sangat penting mengingat lebih dari 18 juta penduduk Indonesia menggantungkan hidupnya dari sektor perkebunan. “ Ditambah lagi sektor ini juga berperan besar dalam ekonomi pedesaan, menyumbang lebih dari 420 Triliun Rupiah untuk pendapatan negara,” urai Arsiah.

                Arsiah juga menyebutkan Kopi sebagai komoditas perkebunan utama yang dihasilkan indonesia terutama untuk komoditas ekspor. “ Kopi lebih jauh lagi merupakan sebuah produk yang menjadi identitas suatu masyarakat di suatu daerah, bahkan Indonesia. Kopi bukan sekedar minuman, tetapi gaya hidup dan kultur yang berkembang turun-temurun di tengah masyarakat. Itulah pentingnya arti kopi bagi Indonesia,” jelasnya. “Dan kini, Indonesia adalah penghasil kopi arabika terbaik di dunia dengan total jumlah produksi peringkat nomor 4 di dunia,” tambahnya,.

                Namun demikian, Arsiah meyakini dengan perlakuan dan perawatan yang lebih baik akan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas kopi Indonesia dimana salah satunya adalah mengendalikan hama yang berpotensi menyerang tanaman kopi. “Harus kita akui masih banyak petani kita yang kurang merawat tanaman kopi, banyak terserang hama sehingga mengurangi potensi maksimal dari jumlah poduksinya,” tambahnya.

                Di lain pihak, salah seorang petani setempat I Gusti Ngurah Made Karta mengapresiasi gerakan pengendalian hama PBKo yang digelar Dinas TPHBUN dan Kementan. “ Selama ini memang penggunaan pestisida kimia terbukti menurunkan kesuburan tanah. Hewan-hewan menguntungkan seperti cacing misalnya sudah nyaris tidak tampak sehingga mengurangi kandungan humus. Tentu pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan juga bisa berguna untuk mengembalikan kondisi tanah,” katanya. Selain itu, peremajaan tanaman kopi juga menurutnya sangat penting dilakukan mengingat tanaman yang ada sekarang sebagian besar sudah berumur lebih dari 40 tahun. “ jadi otomatis tingkat produksinya tidak setinggi dahulu,” tutupnya.rls/sar


Oleh : rls/sar | 15 April 2019 | Dibaca : 1413 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Tabanan, 24 April 2019 20:10
Terkait Posisi Ketua DPRD Tabanan, Sanjaya : Semua Kader Peluangnya Sama
Tabanan, suaradewata.com -Kosongnya kursi Ketua DPRD Kabupaten Tabanan untuk 5 tahun ke ...
Nusantara, 24 April 2019 17:04
Gerakan Literasi Terbit Ajak Netizen Dukung Hasil Pemilu yang Konstitusional dan Perangi Hoax untuk Berlanjutnya Kepemimpinan Nasional
Jakarta, suaradewa.com - Sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan politik nasional pas ...
Denpasar, 24 April 2019 16:29
JKN KBS dan Capaian Kesehatan di Bali Dapat Apresiasi Menteri Kesehatan
Denpasar, suaradewata.com - Tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi ...
Nusantara, 24 April 2019 15:14
Jangan Terburu – Buru, Tunggu Hasil Resmi Pemilu 2019 dari KPU
Oleh : Rahmat Kartolo Opini, suaradewata.com - Pemilu 17 April telah usai, namun berbaga ...
Nusantara, 24 April 2019 15:11
Wujudkan Sila Ke – 3 Pancasila Pasca Pemilu 2019
Oleh : Ananda Rasti Opini, suaradewata.com - Berbeda pilihan merupakan sebuah keniscayaa ...
Denpasar, 24 April 2019 14:32
Kosumsi Sabu, Seorang Guide Freelance ini Diadili
Denpasar, suaradewata.com - Polisi tidak pernah berhenti menjebloskan para pengguna narkoba ...
Denpasar, 24 April 2019 14:27
Bule Ausie Tewas Gantung Diri di Yayasan Rehabilitasi
Badung, suaradewata.com - Yayasan tempat penanganan rehabilitasi pecandu narkoba dan alkohol ...
Gianyar, 23 April 2019 22:16
Sekda Wisnu Wijaya Buka Pameran Produk Unggulan UMKM
Gianyar, suaradewata.com - Salah satu stand yang cukup menarik perhatian  pengunju ...
Denpasar, 23 April 2019 21:34
Buru Guide Liar, Sat Pol PP Bali Temukan 4 Guide Tanpa KTPP di Bangli
Denpasar, suaradewata.com -Guna menjaga pariwisata Bali yang berkualitas, Sat Pol PP Pr ...
Nusantara, 23 April 2019 21:08
Kelompok Cipayung Plus Himbau Masyarakat Untuk Tidak Terprovokasi Menanggapi Hasil Pemilu
Jakarta, suaradewata.com  -Kumpulan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus me ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 24 April 2019 20:10
Terkait Posisi Ketua DPRD Tabanan, Sanjaya : Semua Kader Peluangnya Sama
Tabanan, suaradewata.com -Kosongnya kursi Ketua DPRD Kabupaten Tabanan untuk 5 tahun ke ...
Nusantara, 24 April 2019 17:04
Gerakan Literasi Terbit Ajak Netizen Dukung Hasil Pemilu yang Konstitusional dan Perangi Hoax untuk Berlanjutnya Kepemimpinan Nasional
Jakarta, suaradewa.com - Sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan politik nasional pas ...
Denpasar, 24 April 2019 16:29
JKN KBS dan Capaian Kesehatan di Bali Dapat Apresiasi Menteri Kesehatan
Denpasar, suaradewata.com - Tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi ...
Nusantara, 24 April 2019 15:14
Jangan Terburu – Buru, Tunggu Hasil Resmi Pemilu 2019 dari KPU
Oleh : Rahmat Kartolo Opini, suaradewata.com - Pemilu 17 April telah usai, namun berbaga ...
Nusantara, 24 April 2019 15:11
Wujudkan Sila Ke – 3 Pancasila Pasca Pemilu 2019
Oleh : Ananda Rasti Opini, suaradewata.com - Berbeda pilihan merupakan sebuah keniscayaa ...
Denpasar, 24 April 2019 14:32
Kosumsi Sabu, Seorang Guide Freelance ini Diadili
Denpasar, suaradewata.com - Polisi tidak pernah berhenti menjebloskan para pengguna narkoba ...
Denpasar, 24 April 2019 14:27
Bule Ausie Tewas Gantung Diri di Yayasan Rehabilitasi
Badung, suaradewata.com - Yayasan tempat penanganan rehabilitasi pecandu narkoba dan alkohol ...
Gianyar, 23 April 2019 22:16
Sekda Wisnu Wijaya Buka Pameran Produk Unggulan UMKM
Gianyar, suaradewata.com - Salah satu stand yang cukup menarik perhatian  pengunju ...
Denpasar, 23 April 2019 21:34
Buru Guide Liar, Sat Pol PP Bali Temukan 4 Guide Tanpa KTPP di Bangli
Denpasar, suaradewata.com -Guna menjaga pariwisata Bali yang berkualitas, Sat Pol PP Pr ...
Nusantara, 23 April 2019 21:08
Kelompok Cipayung Plus Himbau Masyarakat Untuk Tidak Terprovokasi Menanggapi Hasil Pemilu
Jakarta, suaradewata.com  -Kumpulan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus me ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter