Karena Sibuk Kegiatan Kampus, Jadi Alasan Bajingan ini Cekik Serli

Oleh : mot/nop | 12 April 2019 | Dibaca : 2084 Pengunjung

Karena Sibuk Kegiatan Kampus, Jadi Alasan Bajingan ini Cekik Serli

sumber foto :suaradewata

Buleleng, suaradewata.com -Kematian Mahasiswi Undiksha Semester IV Jurusan Fisika, bernama Ni Made Serli Mahardika (21) terus jadi perbincangan hangat rekan-rekan korban.

Bagaimana tidak mendiang Serli dikenal sangat periang dan selalu aktif kegiatan di kampus. Tragis memang, wanita asal Penebel Tabanan ini ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di kamar Kos nya di Banyuasri Buleleng, Kamis (11/4).

Dari pengungkapan Polisi, berhasil menangkap Kadek Jaya Indra alias Kodok (20) yang tidak lain kekasih korban. Polisi pun langsung menggelar reka ulang kejadian bagaimana tersangka membunuh korban dan motif pembunuhan itu terjadi.

Dihadapan Polisi, bajingan ini ternyata kerap bersikap kasar dengan memukul korban saat cekcok. Hubungan tersangka dan korban sebenarnya sudah terjalin hampir 6 tahun putus nyambung dari tahun 2013.

Hubungan asmara mereka ini sebenarnya tidak pernah direstui oleh orang tua korban. Lantaran diketahui Bajingan ini adalah seorang residivis dalam kasus penganiayaan.

Terlebih, bajingan ini kerap membuat onar di desa. Kebetulan pria pengangguran ini juga berasal dari Tabanan, sehingga sangat dikenal tabiatnya oleh keluarga korban.

Hingga akhirnya, korban ditemukan tewas dikamar kostnya di jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Banyuasri, Singaraja, setelah 4 hari tidak ada kabar.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol. AA. Wiranata Kusuma menuturkan bahwa bajingan ini tiba di kos korban pada Senin (8/4) sekitar pukul 19.00 wita. Saat itu korban baru saja pulang dari kampus dan sudah mau berangkat lagi ke kampus.

"Jadi pelaku merasa cemburu atas kesibukan aktivitas kekasihnya di kampus dan dianggap dekat dengan pria lain," Terang Kapolsek seijin Kapolres Buleleng, AKBP. L.Sutarno, Jumat (12/4).

Dalam kondisi tangan diborgol, Bajingan ini mengaku saat itu kalap dan hilaf. Dirinya merasa kesal atas perlakuan kekasihnya yang dari pagi sampai sore ngaku ada di Kampus.

Saat itu kata bajingan ini, korban baru duduk belum makan dan sudah mau ke kampus lagi. "Saya liat ada chat dari teman cowoknya dan ngajakin buat tugas. Saya cemburu dan terus ribut. Emosi saya tidak terkendali," terang Bajingan ini.

Setelah sempat memukuli korban, Ia juga sempat membekap wajah korban menggunakan bantal dan memukul bagian leher korban termasuk mencekik leher korban.

"Aksi tersebut dilakukan pelaku selama kurang lebih 1 jam, sekitar dari pukul 18.00 wita hingga pukul 19.00 wita," jelas Kompol Wiranata.

Setelah korban terlihat tidak bergerak, pelaku mengaku panik dan memposisikan korban seperti orang tidur. Kemudian pelaku meninggalkan kost korban, dengan mengunci pintu kamar. 

"Setelah kejadian pelaku kemudian melarikan diri ke Tabanan,"imbuh Kapolsek Wiranata.

Saat ini, demikian Kapolsek telah mengumpulkan sejumlah barang bukti diantaranya, 1 buah bantal, 1 lembar seprai, 1 potong selimut, 1 buah bantal leher, baju kaos berkerah dan celana pendek, 1 buah anak kunci kamar kost, 1 unit handphone, 1 unit handphone milik korban, dan 1 unit laptop.

"Ada sebanyaj 8 orang saksi yang sudah kita mintai keterangan. Untuk motifnya masih terus dikembangkan untuk mengetahui penyebab kematian korban sambil menunggu hasil otopsi dari rumah sakit,"tandasnya.

Akibat perbuatan biadabnya itu, Bajingan ink diancam dengan Pasal 337 KUHP dan dan Pasal 351 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun penjara.mot/nop


Oleh : mot/nop | 12 April 2019 | Dibaca : 2084 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Tabanan, 24 April 2019 20:10
Terkait Posisi Ketua DPRD Tabanan, Sanjaya : Semua Kader Peluangnya Sama
Tabanan, suaradewata.com -Kosongnya kursi Ketua DPRD Kabupaten Tabanan untuk 5 tahun ke ...
Nusantara, 24 April 2019 17:04
Gerakan Literasi Terbit Ajak Netizen Dukung Hasil Pemilu yang Konstitusional dan Perangi Hoax untuk Berlanjutnya Kepemimpinan Nasional
Jakarta, suaradewa.com - Sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan politik nasional pas ...
Denpasar, 24 April 2019 16:29
JKN KBS dan Capaian Kesehatan di Bali Dapat Apresiasi Menteri Kesehatan
Denpasar, suaradewata.com - Tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi ...
Nusantara, 24 April 2019 15:14
Jangan Terburu – Buru, Tunggu Hasil Resmi Pemilu 2019 dari KPU
Oleh : Rahmat Kartolo Opini, suaradewata.com - Pemilu 17 April telah usai, namun berbaga ...
Nusantara, 24 April 2019 15:11
Wujudkan Sila Ke – 3 Pancasila Pasca Pemilu 2019
Oleh : Ananda Rasti Opini, suaradewata.com - Berbeda pilihan merupakan sebuah keniscayaa ...
Denpasar, 24 April 2019 14:32
Kosumsi Sabu, Seorang Guide Freelance ini Diadili
Denpasar, suaradewata.com - Polisi tidak pernah berhenti menjebloskan para pengguna narkoba ...
Denpasar, 24 April 2019 14:27
Bule Ausie Tewas Gantung Diri di Yayasan Rehabilitasi
Badung, suaradewata.com - Yayasan tempat penanganan rehabilitasi pecandu narkoba dan alkohol ...
Gianyar, 23 April 2019 22:16
Sekda Wisnu Wijaya Buka Pameran Produk Unggulan UMKM
Gianyar, suaradewata.com - Salah satu stand yang cukup menarik perhatian  pengunju ...
Denpasar, 23 April 2019 21:34
Buru Guide Liar, Sat Pol PP Bali Temukan 4 Guide Tanpa KTPP di Bangli
Denpasar, suaradewata.com -Guna menjaga pariwisata Bali yang berkualitas, Sat Pol PP Pr ...
Nusantara, 23 April 2019 21:08
Kelompok Cipayung Plus Himbau Masyarakat Untuk Tidak Terprovokasi Menanggapi Hasil Pemilu
Jakarta, suaradewata.com  -Kumpulan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus me ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 24 April 2019 20:10
Terkait Posisi Ketua DPRD Tabanan, Sanjaya : Semua Kader Peluangnya Sama
Tabanan, suaradewata.com -Kosongnya kursi Ketua DPRD Kabupaten Tabanan untuk 5 tahun ke ...
Nusantara, 24 April 2019 17:04
Gerakan Literasi Terbit Ajak Netizen Dukung Hasil Pemilu yang Konstitusional dan Perangi Hoax untuk Berlanjutnya Kepemimpinan Nasional
Jakarta, suaradewa.com - Sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan politik nasional pas ...
Denpasar, 24 April 2019 16:29
JKN KBS dan Capaian Kesehatan di Bali Dapat Apresiasi Menteri Kesehatan
Denpasar, suaradewata.com - Tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi ...
Nusantara, 24 April 2019 15:14
Jangan Terburu – Buru, Tunggu Hasil Resmi Pemilu 2019 dari KPU
Oleh : Rahmat Kartolo Opini, suaradewata.com - Pemilu 17 April telah usai, namun berbaga ...
Nusantara, 24 April 2019 15:11
Wujudkan Sila Ke – 3 Pancasila Pasca Pemilu 2019
Oleh : Ananda Rasti Opini, suaradewata.com - Berbeda pilihan merupakan sebuah keniscayaa ...
Denpasar, 24 April 2019 14:32
Kosumsi Sabu, Seorang Guide Freelance ini Diadili
Denpasar, suaradewata.com - Polisi tidak pernah berhenti menjebloskan para pengguna narkoba ...
Denpasar, 24 April 2019 14:27
Bule Ausie Tewas Gantung Diri di Yayasan Rehabilitasi
Badung, suaradewata.com - Yayasan tempat penanganan rehabilitasi pecandu narkoba dan alkohol ...
Gianyar, 23 April 2019 22:16
Sekda Wisnu Wijaya Buka Pameran Produk Unggulan UMKM
Gianyar, suaradewata.com - Salah satu stand yang cukup menarik perhatian  pengunju ...
Denpasar, 23 April 2019 21:34
Buru Guide Liar, Sat Pol PP Bali Temukan 4 Guide Tanpa KTPP di Bangli
Denpasar, suaradewata.com -Guna menjaga pariwisata Bali yang berkualitas, Sat Pol PP Pr ...
Nusantara, 23 April 2019 21:08
Kelompok Cipayung Plus Himbau Masyarakat Untuk Tidak Terprovokasi Menanggapi Hasil Pemilu
Jakarta, suaradewata.com  -Kumpulan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus me ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter