Workshop Tata Kelola Keuangan Desa

Oleh : rls/nop | 01 April 2019 | Dibaca : 1038 Pengunjung

Workshop Tata Kelola Keuangan Desa

sumber foto :istimewa

Jembrana, Suaradewata.com-Dana Desa (DD) yang dikucurkan oleh pemerintah pusat dalam 4 tahun terakhir ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Namun niat baik pemerintah untuk memajukan pembangunan di desa khususnya meningkatkan tarap hidup dan kesejahteraan masyarakat desa ternyata masih di nodai oleh ulah segelintir oknum perangkat desa. Pasalnya, dana desa (DD) yang sejatinya digunakan berdasarkan aturan dan ketentuan yang jelas ternyata masih ada perangkat desa di Bali  peruntukaanya  pemanfaatan dana desa tidak sesuai aturan dan ketentuan.

 Hal itu diungkapkan olehKasubdit 3/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Bali, Ida Putu Wedanajati, SH,MH selaku Narasumber mengawali pemaparannya.“Dana desa(DD) yang dikucurkan oleh pemerintah pusat dalam kurun waktu 4 tahun jumlahnya terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan.Tahun 2015 sebesar Rp20,67 triliyun, tahun 2016 sebesar Rp46,98 tahun 2017 dan tahun 2018 naik menjadi Rp60 triliyun dan untuk tahun 2019 naik menjadi Rp. 70 triliyun. Kedepan, agar benar-benar peruntukaanya sesuai aturan dan ketentuan yang ada maka penggunaan dana desa perlu dikawal, didampingi sehingga pemanfaatannya yang difokuskan untuk mengurangi kemiskinan, mengembangkan ekonomi produktif serta menggerakkan industri kecil pedesaan dapat terlealisasi dengan baik tanpa ada penyimpangan, “ujarnya.

Sementara Deputi Kepala BPKP bidang pengawasan penyelenggaraan keuangan daerah, Badan Pengawasan  Keuangan dan Pembangunan, Gatot Darmanto, mengaku, kalau workshop yang digelarnya itu untuk meningkatkan pemahaman  dan kemampuan perangkat desa dalam tata kelola Siskeudes, “saat ini kemampuan para perangkat desa khususnya SDM sangat berbeda-beda. Sementara dana yang dikucurkan pemerintah pusat ke desa sangat besar. Untuk menghindari hal-hal yang menympang dari ketentuan dan aturan yang ada, kita kekerjasama(BPK) bekerjasama dengan Inspektorat Jembrana untuk melakukan pengawalan dan pengawasan secara kontinyu. Hal ini dimaksudkan agar dikemudian hari tidak ada perangkat desa yang terjerat kasus-kasus hukum akibat dari penyalahgunaan pemanfaatan anggaran di desa, “tegasnya.

Sementara Bupati Artha dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II, IGN. Sumber Wijaya,  dihadapan narasumber dari DPR RI, Komisi XI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, minta agar perangkat desa lebih mandiri  dalam mengelola pemerintahan  dan berbagai sumber daya alam yang dimiliki termasuk dalam mengelola keuangan dan kekayaan milik desa, “selain dana desa, juga desa mengelola keuangan yang bersumber dari PAD, pendapatan transfer lainnya berupa alokasi  dana desa(ADD), bagi hasil pajak dan retribusi kabupaten serta bantuan keuangan dari APBD Propinsi dan kabupaten. Ini memerlukan tanggung jawab yang cukup besar. Hal ini dimaksudkan agar dana yang besar itu tidak sampai menjadi bencana terutama bagi aparatur pemerintah desa, “pungkasnya. rls/nop


Oleh : rls/nop | 01 April 2019 | Dibaca : 1038 Pengunjung


TAGS : Workshop Tata Keuangan




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Badung, 24 Mei 2019 17:05
Upaya Penyelundupan Bayi Berang-berang dan Kalajengking ke Luar Bali Digagal di Airport
Badung, suaradewata.com- Setelah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan binatang dilindun ...
Nusantara, 24 Mei 2019 12:02
Ajak Warganet Mendukung Legitimasi Hasil Pemilu Oleh KPU, FPMSI Gelar Diskusi dan Imbau Ciptakan Persatuan Bangsa
Jakarta, suaradewata.com - Sebagai wujud menguatkan kesadaran warganet dalam memperkokoh dem ...
Tabanan, 23 Mei 2019 23:04
Sidang Perdana Kasus Dugaan Kecurangan di TPS 29 Digelar
Tabanan, suaradewata.com - Pengadilan Negeri Tabanan Kamis (23/5/2019) menggelar sidang ...
Bangli, 23 Mei 2019 19:34
DPRD Kabupaten Bangli Mengucapkan Selamat Atas Terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden RI
Pimpinan & Anggota DPRD Beserta Seluruh Staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bangli   ...
Denpasar, 23 Mei 2019 19:23
Stop Diskriminasi ODHA, Putri Koster: Jauhi Perilaku Penyebab, Bukan Penderitanya
Denpasar,suaradewata.com -Ny. Putri Suastini Koster selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi menga ...
Denpasar, 23 Mei 2019 19:07
Jelang Perayaan Idul Fitri 1440 H, Polres Badung Gelar Rapat Koordinasi Ops Ketupat Agung 2019
Badung, suaradewata.com -Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, SI ...
Denpasar, 23 Mei 2019 18:51
Komplotan Geng Jambret Digulung Polisi
Denpasar, suaradewata.com  -Para spesialis jambrert yang bereaksi di 21 lokasi di wilayah Ba ...
Denpasar, 23 Mei 2019 18:41
Konsumsi Sabu Dengan Jarum Suntik, Bule Ausi ini Divonis Rehab
Denpasar, suaradewata.com  -Pria jangkung asal Australia, dengan kepala Plontos bernama Greg ...
Bangli, 23 Mei 2019 18:40
Wabub Bangli Ajak Tokoh Se-Bangli Sembahyang Bersama, Ini Tujuannya…
Bangli, suaradewata.com -Wakil Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi ...
Denpasar, 23 Mei 2019 18:18
Koster Beri Sanksi Industri Pariwisata Tak Serap Produk Pertanian Lokal
Denpasar, suaradewata.com  - Sebagai implementasi Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 99 ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter