Begini Respon Bupati Made Gianyar Menyikapi Pro Kontra Bunga Gumitir Jadi Maskot Bangli

Oleh : ard/rat | 01 Februari 2019 | Dibaca : 2356 Pengunjung

Begini Respon Bupati Made Gianyar Menyikapi Pro Kontra Bunga Gumitir Jadi Maskot Bangli

sumber foto :suaradewata

Bangli, suaradewata.com – Banyaknya penolakan dari berbagai elemen masyarakat Bangli terkait rencana menjadikan Bunga Gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli, akhirnya mendapat respon langsung dari Bupati Bangli. Menurutnya, adanya pro kontra atau debatable terhadap suatu rencana adalah hal yang wajar. Karena itu, pihaknya berencana akan membuat lokakarya atau seminar untuk bisa menentukan maskot Bangli yang memang cocok untuk Bangli. Hal tersebut, di sampaikan Bupati Made Gianyar saat ditemui awak media dikantornya, Jumat (01/02/2019).

Pada kesempatan itu, Bupati Made Gianyar didampingi Kabag Humas menceritakan, ide untuk membuat maskot kabupaten Bangli muncul saat dirinya menghadiri suatu acara di Tabanan beberapa tahun lalu. Dalam acara itu, ditampilkan tarian Sekar Sandat yang telah menjadi maskot Kabupaten Tabanan. Seketika itu, Gianyar mengaku sempat berdebat dengan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti. Sebab, kata Made Gianyar, sebelum Eka Wiryastuti menjabat sebagai bupati, tari sekar Sandat ini telah diciptakan pada masa kepemimpinan mantan Bupati Bangli, I Nengah Arnawa. “Saya sempat berdebat terkait maskot itu dengan Ibu Bupati Tabanan,” ujarnya.

Namun saat itu, Bupati Tabanan menyatakan telah memperdakan bunga Sandat tersebut sebagai maskot Tabanan dan bertanya balik apakah di Bangli telah ada Perdanya? “Saat ditanya seperti itu, saya langsung menelpon Kadis Pariwisata untuk menanyakan hal itu. Ternyata, Bangli memang belum memiliki Perda terkait maskot ini. Sehingga saya sebagai orang hukum, tidak jadi bersengketa dengan Bupati Tabanan,” bebernya.

Lebih lanjut, kata Bupati Made Gianyar, andaikan saat itu Bangli sudah memiliki perda, tentunya dirinya akan langsung mensengketakan Bupati Tabanan ke Pemprov Bali. Selanjutnya, setelah pupus harapan menjadikan bunga sandat sebagai maskot Bangli, Bupati Made Gianyar juga sempat melirik bunga lain seperti bunga pucuk bang dan bunga jepun. Namun kedua bunga tersebut, juga nyatanya telah digunakan kabupaten lain. Bunga pucuk bang oleh Kabupaten Gianyar dan bunga Jepun telah digunakan maskot oleh Kabupaten Badung. 

Singkat cerita, ide menjadikan bunga Gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli diakuinya muncul sekitar setahun lalu. “Saat itu saya mengantarkan almarhum istri saya, melakukan pengobatan alternative di Bunutin. Pada suatu tempat itu pula, saya melihat bunga gumitir yang menurut saya memiliki nilai religus, ekonomi, serta estetika. Saat itulah muncul ide saya, untuk menjadikannya sebagai maskot Bangli,” beber Bupati Made Gianyar.

 Tindak lanjut dari itu, Bupati asal Desa Bunutin Kintamani ini, langsung memerintahkan salah satu stafnya, untuk melakukan penelitian mengenai bunga Gumitir. Sebab, sebuah maskot, tidak akan berguna jika tidak bisa dikembangkan atau memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat dikemudian hari. “Nah jika sekarang terjadi perdebatan, saya kira wajar-wajar saja. Sebelum bunga Gumitir dijadikan maskot, tentunya masih akan melalui banyak proses seperti lokakarya, seminar, serta dibuatkan naskah akademis, sebelum bisa diperdakan. Saat lokakarya itulah jika memang ada masukan yang lebih baik dan disetujui dalam lokakarya, itu yang cocok dijadikan maskot. Tidak harus bunga, sesuatu yang lain juga bisa jadi maskot,” tegasnya.  

Yang jelas rencana ini juga akan melalui pembahasan di DPRD Bangli, sebelum menjadi perda. Karena itu, Made Gianyar mengaku tidak mempersoalkan, jika nantinya bunga Gumitir tidak disepakati sebagai maskot. “Seperti halnya bunga sandat, tidak bisa kita jadikan maskot. Tari Bunga Gumitir, jika tidak disetujui jadi maskot akan tetap menjadi sebuah tarian sehingga lebih banyak khazanahnya,” ucapnya. Sebaliknya jika disepakati, bunga gumitir yang sudah menjadi produk ekonomi bisa lebih dikembangkan dan dibudidayakan. “Mungkin bisa menjadi dupa, sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya. ard/rat

 


Oleh : ard/rat | 01 Februari 2019 | Dibaca : 2356 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Badung, 21 September 2019 20:44
Puluhan Personil Polres Badung Ikut Aksi World Cleanup Day 2019
Badung, suaradewata.com - Sejumlah personil Polres Badung mengikuti kegiatan kerja bakt ...
Badung, 21 September 2019 18:50
Wagub Minta Peduli Lingkungan Menjadi Gaya Hidup Terbaru Masyarakat Milenial.
Badung, suaradewata.com  - Alam semesta dianggap sudah banyak memberi penghidupan bagi manus ...
Denpasar, 21 September 2019 18:46
Pergub 79 tahun 2018, Tidak Pernah Melarang Penggunaan Kain tertentu
Denpasar, suaradewata.com - Dalam Peraturan Gubernur Bali nomor 79 tahun 2018, tentang Hari Pengg ...
Denpasar, 21 September 2019 18:42
Gelar Rakernas, Ikatan Alumni ITB Bedah Pemikiran Visioner Gubernur Koster
Denpasar, suaradewata.com  - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menggelar ...
Nusantara, 21 September 2019 18:38
Rumah Baru Presiden di Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Beberapa pekan yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan 61 ...
Nusantara, 21 September 2019 18:37
Keterlibatan Asing Makin Terlihat Di Papua
Opini, suaradewata.com - Setalah aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di beberapa kota di Papu ...
Nusantara, 21 September 2019 18:36
Stop Kontrovesi Pertemuan Presiden Jokowi dan Tokoh Papua
Opini, suaradewata.com - Pertemuan Presiden Jokowi dengan 61 Tokoh Papua dianggap tidak mewakili ...
Denpasar, 21 September 2019 18:34
Hantu UU ITE Cenderung Bungkam Kebebasan Pers, KEPO HUKUM angkat Bicara
Denpasar, suaradewata.com - Kalau dulu ada adagiom "Mulutmu adalah Harimaumu" namun kin ...
Denpasar, 20 September 2019 21:45
Wagub Cok Ace Apresiasi GBX untuk Akselerasi Pariwisata Bali
Denpasar, suaradewta.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Buleleng, 20 September 2019 20:36
Gubernur Koster: Generasi Muda Hindu Bali Harus Bernafaskan Kearifan Lokal
Buleleng, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Putri Suastini Koster me ...


Berita Lainnya :

Badung, 21 September 2019 20:44
Puluhan Personil Polres Badung Ikut Aksi World Cleanup Day 2019
Badung, suaradewata.com - Sejumlah personil Polres Badung mengikuti kegiatan kerja bakt ...
Badung, 21 September 2019 18:50
Wagub Minta Peduli Lingkungan Menjadi Gaya Hidup Terbaru Masyarakat Milenial.
Badung, suaradewata.com  - Alam semesta dianggap sudah banyak memberi penghidupan bagi manus ...
Denpasar, 21 September 2019 18:46
Pergub 79 tahun 2018, Tidak Pernah Melarang Penggunaan Kain tertentu
Denpasar, suaradewata.com - Dalam Peraturan Gubernur Bali nomor 79 tahun 2018, tentang Hari Pengg ...
Denpasar, 21 September 2019 18:42
Gelar Rakernas, Ikatan Alumni ITB Bedah Pemikiran Visioner Gubernur Koster
Denpasar, suaradewata.com  - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menggelar ...
Nusantara, 21 September 2019 18:38
Rumah Baru Presiden di Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Beberapa pekan yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan 61 ...
Nusantara, 21 September 2019 18:37
Keterlibatan Asing Makin Terlihat Di Papua
Opini, suaradewata.com - Setalah aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di beberapa kota di Papu ...
Nusantara, 21 September 2019 18:36
Stop Kontrovesi Pertemuan Presiden Jokowi dan Tokoh Papua
Opini, suaradewata.com - Pertemuan Presiden Jokowi dengan 61 Tokoh Papua dianggap tidak mewakili ...
Denpasar, 21 September 2019 18:34
Hantu UU ITE Cenderung Bungkam Kebebasan Pers, KEPO HUKUM angkat Bicara
Denpasar, suaradewata.com - Kalau dulu ada adagiom "Mulutmu adalah Harimaumu" namun kin ...
Denpasar, 20 September 2019 21:45
Wagub Cok Ace Apresiasi GBX untuk Akselerasi Pariwisata Bali
Denpasar, suaradewta.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Buleleng, 20 September 2019 20:36
Gubernur Koster: Generasi Muda Hindu Bali Harus Bernafaskan Kearifan Lokal
Buleleng, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Putri Suastini Koster me ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter