Polisi Tangkap Ibu Bayi Terlantar di Rumah Sakit

Oleh : gus/ari | 28 Januari 2019 | Dibaca : 2045 Pengunjung

Polisi Tangkap Ibu Bayi Terlantar di Rumah Sakit

sumber foto :suaradewata.com

Gianyar, suaradewata.com – Jajaran Sat Reskrim Polres gianyar akhirnya berhasil menemukan dan menangkap seorang perempuan yang dilaporkan pihak Rumah Sakit Sanjiwani, menelantarkan bayi yang baru dilahirkan pada pertengahan Desember 2018. Ita Wahyuni (24) kini harus mendekam dibalik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Waka Polres Gianyar Kompol Adnan Pandibu saat bertemu dengan awak media mengungkapkan, tersangka Ita Wahyuni bekerja disebuah kafe di bilangan Jalan Bypass Ida Bagus Mantra. Pada pertengahan Desember 2018 lalu, Ita datang ke RS Sanjiwani untuk memeriksa kandungannya yang telah berusia 7 bulan. Oleh pihak rumah sakit, tersangka diminta tinggal di rumah sakit untuk mejalani observasi sehunbungan ada masalah dalam kandungannya. “Pada tanggal 17 Desember 2018 pukul 20.00 Wita, tersangka menjalani proses melahirkan, bayi lahir premature dan mengalami kelainan di kepala (hidroceplaus),” ungkap Kompol Adnan didampingi Kasat Reskrim AKP Deni Septiawan, Senin (28/1/2019).

Sehari setelah melahirkan, tersangka menitipkan uang sejumlah Rp 2juta kepada temannya untuk membayar biaya persalinan. Namun setelah menitipkan uang tersebut, tersangka pergi secara diam-diam dari rumah sakit. Tersangka menuju tempat kostnya di Keramas, Blahbatuh. “Pihak rumah sakit kemudian berusaha menghubungi dan mencari tersangka namun tersangka menghindar sehingga pihak rumah sakit mengadu ke Polres Gianyar pada awal bulan Januari 2019,” jelasnya.

Lanjutnya, terwsangka saat diinterogasi mengatakan bahwa tidak mengetahui siapa yang ayah dari bayi yang dilahirkan. Pasalnya, selama tersangka kerja di sebuah kafe, sempat menjalin hubungan dengan 2 orang laki-laki dimana satu orang dari Jember, Jawa Timur dan satu lagi dari Lombok, NTB. “Alasan tersangka meninggalkan bayi di rumah sakit karena tidak memiliki keinginan memilikinya, padahal sebelumnya ada yang ingin mengadopsi namun diurungkan setelah diketahui bayi mengalami kelainan di kepala,” bebernya.

Tersangka ibu yang menelantarkan bayinya ini dijerat pasal 77B junto pasal 76B UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. gus/ari


Oleh : gus/ari | 28 Januari 2019 | Dibaca : 2045 Pengunjung


TAGS : bayi terlantar




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Gianyar, 21 Agustus 2019 20:50
Ungkap Penyelundupan Penyu Hijau, Dirjen KSDAE Apresiasi Kerja Personil Polres Gianyar
Gianyar, suaradewata.com - Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo didampingi denga ...
Buleleng, 21 Agustus 2019 20:49
Kapal MV Star Clipper Membawa Ratusan Wisatawan Singgah di Lovina
Buleleng, suaradewata.com - Bukan kali ini saja wilayah Buleleng dikunjungi kapal pesia ...
Bangli, 21 Agustus 2019 20:47
Wujudkan APBD Bangli Sehat, Dewan Minta Eksekutif Lebih Fair
Bangli, suaradewata.com - Untuk mewujudkan agar APBD Bangli sehat, kalangan DPRD Bangli ...
Buleleng, 21 Agustus 2019 20:27
Hasil Puslabfor, Terungkap Tengkorak Manusia Berjenis Kelamin Perempuan
Buleleng, suaradewata.com - Misteri penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia di k ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:26
Wagub Cok Ace Harap HIPMI Dapat Mengimbangi Pembangunan Ekonomi yang Begitu Cepat
Denpasar, suaradewata.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sebagai ujung tombak pemban ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:25
Optimalisasi Pendapatan Daerah, Gubernur Koster Harapkan Sinergitas Antarinstansi
Denpasar, suaradewata.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan pemerintah kabupaten/kota se-B ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 20:25
Terdepan Pemanfaatan Energi Terbarukan, Gubernur Koster Gagas Zonasi Kendaraan Listrik
Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster melakukan lompatan besar terkait upaya mew ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 19:10
Beli Ganja, Pelatih Peracik Kopi Divonis 4,5 tahun
Denpasar, suaradewata.com - Pemuda asal Jogja, Eri Satria Purnama (26) hanya bisa terdiam dan mem ...
Denpasar, 21 Agustus 2019 19:09
Tilep Uang Perusahaan Rp17 juta, Natalia Diancam 5 Tahun Bui
Denpasar, suaradewata.com - Leila Natalia Tumewu (41) wanita asal Gorontalo ini terus mengen ...
Karangasem, 21 Agustus 2019 18:27
Pemkab Karangasem Teken Nota Kesepahaman Dengan Pemprov Bali, DJP, BPN dan BPD Bali
Karangasem, suaradewata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  memfasilitasi penandatanga ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter