Amien Rais Ancam Gempur KPU

Oleh : Gani Permata | 18 Januari 2019 | Dibaca : 1395 Pengunjung

Amien Rais Ancam Gempur KPU

sumber foto :google

Oleh : Gani Permata

Opini, suaradewata.com - Pagelaran Pilpres 2019 semakin dekat, serangan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun menjadi semakin intens dan mematikan. Kinerja KPU kian menjadi sorotan dan sasaran kritik dari pihak oposisi. Bermula dari kritik tehadap KPU yang dianggap berpihak kepada petahana karena membatalkan sosialisasi visi-misi, kebijakan pemberian kisi-kisi debat Capres-Cawapres, hingga yang terakhir mengenai isu tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos.

Kini Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais mengancam akan menggempur KPU jika lembaga penyelenggara Pemilu itu terbukti melakukan kecurangan. Hal tersebut disampaikan dalam Diskusi Sekretaris Nasional Prabowo-Sandi bertajuk “Refleksi Malari, Ganti Nahkoda Negeri?”. Amien Rais menegaskan akan mendorong gerakan massa bersama untuk menggempur KPU jika nantinya terbukti ada kecurangan dalam pelaksanaan Pemillu.

“Awas, KPU jangan sampai berbuat kecurangan. Kalau memang terbukti kita akan turun bersama-sama menggempur KPU,” ungkap Amien Rais.

Menanggapi pernyataan Amien Rais, Komisioner KPU, Viryan Aziz mengatakan pihaknya akan menggunakan pernyataan tersebut sebagai motivasi untuk bekerja jujur dan adil. Sedangkan Ketua KPU, Arief Budiman memaknai kritik dan serangan yang diarahkan kepada KPU selama ini sebagai upaya untuk mendelegitimasi penyelenggara Pemiilu. Sebab, apabila legitimasi KPU dalam Pemilu dipermasalahkan, akan berdampak pada degradasi kepercayaan publik terhadap setiap kebijakan yang dikeluarkan KPU kedepannya.

Pihak petahana melalui Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Johnny G. Plate menilai pernyataan Amien seolah menjadi penanda adanya rekayasa kekacauan Pemilu jika Jokowi terpilih. Menuduh KPU bersikap curang dalam Pemilu 2019 menunjukkan sikap yang arogan dan berlebihan. Apalagi kecurangan hanya ditujukan untuk Pilpres, maka hal tersebut menjadi sangat tendensius.

“Ada potensi rekayasa kekacauan ‘Pemilu Kongo’ jika Jokowi-Ma’ruf menang pada Pilpres 2019. Saat ini potensi tersebut masih dalam bentuk teror politik kepada KPU sebagaimana pernyataan Amien Rais. Pernyataan tersebut setidaknya sebangun dengan skenario Kongo,” kata Johnny.

Skenario Kongo merupakan laporan yang menyoroti politisasi lembaga pemilihan umum menjelang Pemilu legislatif di Republik Demokratik Kongo pada akhir tahun 2018. Dua lembaga penyelenggara Pemilu, yaitu Independent National Electoral Commission (CENI) dan Mahkamah Konstitusi, diduga melakukan serangkaian aksi manipulatif terhadap proses Pemilu di Kongo. Politisasi lembaga penyelenggara Pemilu tersebut terjadi karena sebagian besar anggota CENI dan Mahkamah Konstitusi hari ini menunjukkan kedekatan dengan koalisi Presiden Kongo, Joseph Kabila. Sehingga, peran lembaga yang bertanggung jawab untuk memastikan transparansi dalam proses Pemilu ini hampir tidak efektif. Hal tersebut menjadi gambaran bahwa lembaga penyelenggara Pemilu memang rentan mengalami manipulasi.

Kritik dan serangan yang terus menerus dilontarkan oleh pihak oposisi Prabowo-Sandi kepada KPU memunculkan pertanyaan mengenai makna dibalik sikap kritis mereka terhadap lembaga tersebut. Pihak oposisi terlihat insecure dengan posisinya saat ini sehingga mengambil sebuah strategi politik untuk mendelegitimasi hasil Pemilu yang masih akan berlangsung. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk waspada dengan maksud terselubung di balik tuduhan KPU bersikap curang.

 

*Mahasiswa Universitas Persada Indonesia


Oleh : Gani Permata | 18 Januari 2019 | Dibaca : 1395 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Bangli, 15 Februari 2019 21:30
Sukseskan TMMD, Bupati Made Gianyar Ikut Ratakan Jalan
Bangli, suaradewata.com - Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum.,M.Kn didampingi Sekr ...
Jembrana, 15 Februari 2019 19:10
Jaring Konsumen Milenial, Pemkab Jembrana Adakan Bedah Warung
Jembrana, suaradewata.com - Program pengentasan kemiskinan tidak hanya bisa dilaksanakan dengan p ...
Denpasar, 15 Februari 2019 17:05
Pukuli Supir Traktor Hingga Tewas, Bapak dan Anak ini Dituntut 3 Tahun Penjara
Denpasar, suaradewata.com - Dua terdakwa yang merupakan bapak dan anak, I Made Rai Arta (ter ...
Karangasem, 15 Februari 2019 17:00
Dihadiri Ratusan Bupati, Karangasem Menjadi Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional Ketiga
Karangasem, suaradewata.com - Pemkab Karangasem akan menjadi tuan rumah Festival Kelapa Internasi ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:20
Pukuli Pacarnya Sampai Bonyok, Pria Ini Hanya Dihukum 7 Bulan
Denpasar, suaradewata.com - Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Denpasar menghukum sangat rin ...
Nusantara, 15 Februari 2019 16:09
Presiden yang Membaca Komik Adalah Tragedi Bagi Fadli Zon
Oleh : Asrtid Devi Opini, suaradewata.com- Jagad Pemilu semakin berwarna dengan terungkapnya ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:06
Misteri Sholat Jumat Prabowo
Penulis : Febri Ridho Opini, suaradewata.com- La Nyalla Mattalitti terus menyoroti Ibadah Cap ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:03
Golput Adalah Sebuah Kerugian untuk Diri Sendiri
Oleh : Mega Pratiwi opini, suaradewata.com - Golput alias golongan putih adalah mereka yang m ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:00
Berawal dari Tes Urine, Oknum Anggota Polresta ini Dituntut 4,5 Tahun
Denpasar, suaradewata.com - Bob Zery (49) yang sebelumnya bertugas di Mapolresta Denpas ...
Badung, 15 Februari 2019 14:00
Stop HIV dan AIDS, KPA Badung Berikan Edukasi di Acara Komunitas MBC
Badung, suaradewata.com - Komunitas Musik Bali Community (MBC) gelar Night Valentine di Waru ...


Berita Lainnya :

Bangli, 15 Februari 2019 21:30
Sukseskan TMMD, Bupati Made Gianyar Ikut Ratakan Jalan
Bangli, suaradewata.com - Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum.,M.Kn didampingi Sekr ...
Jembrana, 15 Februari 2019 19:10
Jaring Konsumen Milenial, Pemkab Jembrana Adakan Bedah Warung
Jembrana, suaradewata.com - Program pengentasan kemiskinan tidak hanya bisa dilaksanakan dengan p ...
Denpasar, 15 Februari 2019 17:05
Pukuli Supir Traktor Hingga Tewas, Bapak dan Anak ini Dituntut 3 Tahun Penjara
Denpasar, suaradewata.com - Dua terdakwa yang merupakan bapak dan anak, I Made Rai Arta (ter ...
Karangasem, 15 Februari 2019 17:00
Dihadiri Ratusan Bupati, Karangasem Menjadi Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional Ketiga
Karangasem, suaradewata.com - Pemkab Karangasem akan menjadi tuan rumah Festival Kelapa Internasi ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:20
Pukuli Pacarnya Sampai Bonyok, Pria Ini Hanya Dihukum 7 Bulan
Denpasar, suaradewata.com - Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Denpasar menghukum sangat rin ...
Nusantara, 15 Februari 2019 16:09
Presiden yang Membaca Komik Adalah Tragedi Bagi Fadli Zon
Oleh : Asrtid Devi Opini, suaradewata.com- Jagad Pemilu semakin berwarna dengan terungkapnya ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:06
Misteri Sholat Jumat Prabowo
Penulis : Febri Ridho Opini, suaradewata.com- La Nyalla Mattalitti terus menyoroti Ibadah Cap ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:03
Golput Adalah Sebuah Kerugian untuk Diri Sendiri
Oleh : Mega Pratiwi opini, suaradewata.com - Golput alias golongan putih adalah mereka yang m ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:00
Berawal dari Tes Urine, Oknum Anggota Polresta ini Dituntut 4,5 Tahun
Denpasar, suaradewata.com - Bob Zery (49) yang sebelumnya bertugas di Mapolresta Denpas ...
Badung, 15 Februari 2019 14:00
Stop HIV dan AIDS, KPA Badung Berikan Edukasi di Acara Komunitas MBC
Badung, suaradewata.com - Komunitas Musik Bali Community (MBC) gelar Night Valentine di Waru ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter