Harapan untuk Sang Jendral Pesimisme

Oleh : Abdul Manan | 18 Januari 2019 | Dibaca : 2536 Pengunjung

Harapan untuk Sang Jendral Pesimisme

sumber foto :google

 

Penulis: Abdul Manan

Opini, suaradewata.com - Prabowo kerap mengeluarkan pernyataan dan klaim yang tidak sesuai data kredibel yang dapat dipertanggungjawabkan. Alih-alih menegakkan demokrasi, padahal seluruh ucapannya bisa dibilang ngawur dan cenderung bohong. Sejatinya, demokrasi yang substansial adalah demokrasi di mana argumen politik dibangun berbasis analisa data yang sesuai dengan kaidah keilmuan. Banyak pihak menilai Prabowo dengan kapabilitasnya sebagai Capres yang setiap hari disorot media, sering melakukan pembodohan publik.

Yang terbaru, Prabowo Subianto, dalam pidato kebangsaannya di JCC, Senayan, Senin lalu (14/1), yang berjudul ‘Indonesia Menang’, berbicara mengenai perbaikan gaji hakim, jaksa, polisi, guru, hingga dokter jika dirinya dan Sandiaga Uno menang di Pilpres 2019. Prabowo juga menyinggung mengenai gaji dokter di Indonesia yang menurutnya lebih kecil dibanding petugas penjaga parkir mobil. “Dokter kita harus dapat penghasilan layak. Sekarang banyak dokter kita gajinya lebih kecil dari tukang jaga parkir mobil,” katanya.

Kalimat ini memunculkan kontroversi di masyarakat, terutama kalangan dokter. Teuku Adifitrian, alias Tompi, dokter spesialis bedah kecantikan, melayangkan tanggapannya yang mengenai kalimat Prabowo dalam pidatonya ini. Beberapa dokter yang tidak terima juga menyanggah pernyataan kandidat nomor 02 itu. Tidak hanya dokter, beberapa kalangan cendekiawan juga mengkritisi isi pidato Prabowo yang hambar dan tanpa menampilkan fakta dan data. Seharusnya pidato seperti itu dilengkapi dengan data dan fakta yang ditampilkan.

Pidato Prabowo Subianto memang sering menjadi sorotan. Sebelumnya, beberapa pidato Prabowo diketahui menuai sejumlah kritikan. Sebut saja pidatonya mengenai ‘Muka Boyolali’ dan juga ‘Indonesia Punah’. Setelah itu, Prabowo kembali menuai kritikan setelah salah menyebut lokasi Haiti berada di Benua Afrika. Pidato tersebut ia sampaikan di hadapan ribuan jemaah Majelis Tafsir Alquran (MTA) di Jalan Ronggowarsito, Kota Solo, pada Minggu (23/12/2018).

Memasuki awal tahun baru, Prabowo berbohong masalah selang RSCM yang dikatakannya dipakai lebih dari 40 pasien. Bukan hanya Prabowo, pembodohan publik juga dilakukan oleh pasangannya Sandiaga Uno dan timses-timsesnya. Seakan tidak punya malu, kebohongan itu terus menerus diulang-ulang meskipun telah mendapat predikat penghargaan ‘Kebohongan Awards’ dari PSI. Masyarakat pun akhirnya banyak yang mengerti dan tidak percaya lagi dengan Prabowo.

Prabowo seharusnya sadar, sebagai seorang mantan Jenderal walaupun pensiun dengan pemecatan, dia harus memiliki wibawa atas perkataan yang dikeluarkan. Prabowo tak ubahnya mantan politikus yang telah stres dan gila, luntang-lantung di pasar dan kadang berpidato sendiri tanpa ada yang mendengarkan. Pidatonya memang seperti politikus pada umumnya, namun isinya tidak sesuai fakta. Ya iyalah kan orang gila. Pak Prabowo, stop jangan lagi melakukan pembodohan kepada masyarakat. Suguhkan data-data yang benar-benar valid, jangan seperti orang gila tadi.

*Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang 


Oleh : Abdul Manan | 18 Januari 2019 | Dibaca : 2536 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Bangli, 15 Februari 2019 21:30
Sukseskan TMMD, Bupati Made Gianyar Ikut Ratakan Jalan
Bangli, suaradewata.com - Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum.,M.Kn didampingi Sekr ...
Jembrana, 15 Februari 2019 19:10
Jaring Konsumen Milenial, Pemkab Jembrana Adakan Bedah Warung
Jembrana, suaradewata.com - Program pengentasan kemiskinan tidak hanya bisa dilaksanakan dengan p ...
Denpasar, 15 Februari 2019 17:05
Pukuli Supir Traktor Hingga Tewas, Bapak dan Anak ini Dituntut 3 Tahun Penjara
Denpasar, suaradewata.com - Dua terdakwa yang merupakan bapak dan anak, I Made Rai Arta (ter ...
Karangasem, 15 Februari 2019 17:00
Dihadiri Ratusan Bupati, Karangasem Menjadi Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional Ketiga
Karangasem, suaradewata.com - Pemkab Karangasem akan menjadi tuan rumah Festival Kelapa Internasi ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:20
Pukuli Pacarnya Sampai Bonyok, Pria Ini Hanya Dihukum 7 Bulan
Denpasar, suaradewata.com - Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Denpasar menghukum sangat rin ...
Nusantara, 15 Februari 2019 16:09
Presiden yang Membaca Komik Adalah Tragedi Bagi Fadli Zon
Oleh : Asrtid Devi Opini, suaradewata.com- Jagad Pemilu semakin berwarna dengan terungkapnya ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:06
Misteri Sholat Jumat Prabowo
Penulis : Febri Ridho Opini, suaradewata.com- La Nyalla Mattalitti terus menyoroti Ibadah Cap ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:03
Golput Adalah Sebuah Kerugian untuk Diri Sendiri
Oleh : Mega Pratiwi opini, suaradewata.com - Golput alias golongan putih adalah mereka yang m ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:00
Berawal dari Tes Urine, Oknum Anggota Polresta ini Dituntut 4,5 Tahun
Denpasar, suaradewata.com - Bob Zery (49) yang sebelumnya bertugas di Mapolresta Denpas ...
Badung, 15 Februari 2019 14:00
Stop HIV dan AIDS, KPA Badung Berikan Edukasi di Acara Komunitas MBC
Badung, suaradewata.com - Komunitas Musik Bali Community (MBC) gelar Night Valentine di Waru ...


Berita Lainnya :

Bangli, 15 Februari 2019 21:30
Sukseskan TMMD, Bupati Made Gianyar Ikut Ratakan Jalan
Bangli, suaradewata.com - Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum.,M.Kn didampingi Sekr ...
Jembrana, 15 Februari 2019 19:10
Jaring Konsumen Milenial, Pemkab Jembrana Adakan Bedah Warung
Jembrana, suaradewata.com - Program pengentasan kemiskinan tidak hanya bisa dilaksanakan dengan p ...
Denpasar, 15 Februari 2019 17:05
Pukuli Supir Traktor Hingga Tewas, Bapak dan Anak ini Dituntut 3 Tahun Penjara
Denpasar, suaradewata.com - Dua terdakwa yang merupakan bapak dan anak, I Made Rai Arta (ter ...
Karangasem, 15 Februari 2019 17:00
Dihadiri Ratusan Bupati, Karangasem Menjadi Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional Ketiga
Karangasem, suaradewata.com - Pemkab Karangasem akan menjadi tuan rumah Festival Kelapa Internasi ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:20
Pukuli Pacarnya Sampai Bonyok, Pria Ini Hanya Dihukum 7 Bulan
Denpasar, suaradewata.com - Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Denpasar menghukum sangat rin ...
Nusantara, 15 Februari 2019 16:09
Presiden yang Membaca Komik Adalah Tragedi Bagi Fadli Zon
Oleh : Asrtid Devi Opini, suaradewata.com- Jagad Pemilu semakin berwarna dengan terungkapnya ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:06
Misteri Sholat Jumat Prabowo
Penulis : Febri Ridho Opini, suaradewata.com- La Nyalla Mattalitti terus menyoroti Ibadah Cap ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:03
Golput Adalah Sebuah Kerugian untuk Diri Sendiri
Oleh : Mega Pratiwi opini, suaradewata.com - Golput alias golongan putih adalah mereka yang m ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:00
Berawal dari Tes Urine, Oknum Anggota Polresta ini Dituntut 4,5 Tahun
Denpasar, suaradewata.com - Bob Zery (49) yang sebelumnya bertugas di Mapolresta Denpas ...
Badung, 15 Februari 2019 14:00
Stop HIV dan AIDS, KPA Badung Berikan Edukasi di Acara Komunitas MBC
Badung, suaradewata.com - Komunitas Musik Bali Community (MBC) gelar Night Valentine di Waru ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter