Apel Gelar Pasukan dan Sarpras, Ditsabhara dan Pamobvit Polda Bali Siap Amankan Pemilu 2019

  • 05 Desember 2018
  • 00:00 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 2631 Pengunjung
istimewa

Denpasar, suaradewata.com - Dalam rangka mengecek kesiapan pengamanan Pilpres dan Pileg tahun 2019, Direktorat Sabhara dan Pamobvit Polda Bali melaksanakan gelar pasukan dan sarpras di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Denpasar, Rabu (05/12/2018). 

Gelar pasukan dan sarpras ini di cek langsung oleh Kabag Opsnalev Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol. Drs. Aridan Jeremia Roeroe, Kasipaminstal Subdit Pamwaster Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri AKBP Heri Guritno dan Kasi Pam Lemneg Subditpam VIP Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, AKBP Dra. Roona Ratulangi, S.H.

Ratusan personel Ditsabhara dan Ditpamobvit berikut dengan kendaraan dinas berjejer rapi di lapangan. Kendaraan terdiri dari mobil AWC, mobil SAR, mobil satwa, bus, truk, sepeda motor, mobil dan sepeda gayung untuk patroli di cek kelengkapannya. Bahkan pemeriksaan juga dilakukan terhadap SIM personel yang mengawaki kendaraan tersebut. Personel yang mengikuti apel juga ditanya tentang tugas pokoknya saat melaksanakan tugas sehari-hari berkaitan dengan pemilu 2019.

Kombes Pol. Drs. Aridan Jeremia Roeroe dalam arahannya mengatakan, apel gelar pasukan dan sarpras ini merupakan rangkaian dari kegiatan Monev pengawasan pelaksanaan pengamanan Obvitnas dan objek tertentu serta pengamanan pejabat VIP dalam rangka Pilpres dan Pileg 2019. 

"Kami datang untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Ditsabhara dan Ditpamobvit Polda Bali dalam pengamanan Pemilu 2019," ujarnya.   

Dihadapan ratusan personel, perwira melati tiga dipundak ini menyampaikan bahwa pimpinan Polri terus mengingatkan kepada seluruh personel Polri khususnya jajaran Sabhara bahwa riak-riak seputar Pemilu sudah terasa di tengah-tengah masyarakat. Menyikapi hal itu, Sabhara dituntut untuk melaksanakan kegiatan yang bersifat pencegahan. Sesuai Perkap 01 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan bahwa pada saat menghadapi peristiwa besar tidak lagi menunggu kejadian baru mengerahkan pasukan. Saat ini, jika diketahui akan ada peristiwa atau kejadian besar, Sabhara wajib melaksanakan kegiatan kepolisian yang bersifat pencegahan, yaitu patroli. 

"Patroli yang harus dilaksanakan adalah banyak berbicara dengan masyarakat, ini sebagai upaya pencegahan supaya tidak terjadi peristiwa atau kerusuhan sosial yang lebih besar dikemudian hari," kata Kombes Pol. Drs. Aridan Jeremia Roeroe.

Menurutnya, dari hasil pengamatan saat pemeriksaan pasukan, pihaknya dapat menyimpulkan bahwa sarana prasarana dan personel Polda Bali sudah siap melaksanakan pengaman Pemilu 2019. "Kita dari Mabes Polri akan mendukung sepenuhnya semua rencana yang sudah disiapkan untuk kegiatan pengaman ini," tegas perwira ramah dan murah senyum ini. 

Kegiatan ini juga dihadiri Direktur Sabhara Polda Bali, Kombes Pol. Drs. I Wayan Pinatih, Direktur Pam Obvit Polda Bali Kombes Pol. Drs. Didi Hardi Sopandi serta Pejabat Utama Ditsabhara dan Ditpamobvit Polda Bali. ang/rat

 

 


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER