REI Bali Sebut Penipuan Rumah Subsidi di Tabanan Bukan Anggota REI

Oleh : mot/ari | 20 Desember 2018 | Dibaca : 3486 Pengunjung

REI Bali Sebut Penipuan Rumah Subsidi di Tabanan Bukan Anggota REI

sumber foto :istimewa

Denpasar, suaradewata.com - Heboh soal tipuan rumah bersubsidi di Tabanan, membuat DPD Real Estat Indonesia (Bali) angkat bicara. Wakil Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Diklat DPD REI Bali, I Gede Suardita  mengatakan, dalam kasus ini tidak hanya konsumen yang dirugikan oleh pengembang abal-abal. Justru dari pihak pengembang yang resmi ikut terkena imbasnya.

Pihaknya menyebutkan, pengembang berizin dari anggota DPD REI Bali yang sekarang ini menggarap rumah bersubsidi di Tabanan hanya ada tiga developer diantaranya PT. BCA Land, PT. Puri Gita Asri, dan PT. Nadi Graha Surya. 

"Kasus yang mencuat kali ini terjadi di Tabanan dapat dipastikan developer tersebut bukan anggota REI," tegas Suardita.

Pengembang kata dia, dalam mengerjakan perumahan subsidi memerlukan persyaratan dan izin khusus dari pemerintah.  

Sehingga kata dia adanya kasus pengembang abal-abal ini tentu  mengganggu proses ataupun mekanisme kinerja anggota REI. 

"Imbas yang terasa terutama kepercayaan konsumen otomatis menurun dan target pemasaran rumah subsidi akan terganggu," jelasnya.

Pihaknya kini menyerahkan kasus tersebut ke kepolisian untuk ditindak sesuai peraturan. REI Bali mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan teliti dalam memilih pengembang. 

"Ingat, bila pengembang mengatakan pengurusan semua izin masih dalam proses dan tidak bisa menunjukkan, lebih baik jangan beli rumah di tempat yang bersangkutan,” beber Suardita.

Sementara itu, Ketua Bidang Rumah Sederhana Tapak (RST) REI Bali, I Ketut Sony Sasana menjelaskan ada 15 perusahaan yang mengerjakan rumah subsidi di Bali. 

Para pengembang itu menggarap rumah subsidi di 4 daerah meliputi Kabupaten Tabanan, Karangasem, Jembrana dan Buleleng. Ia juga memibta masyarakat diminta jeli dan teliti sebelum membeli rumah bersubsidi.

Jika mengacu pada ketentuan pemerintah, uang muka rumah bersubsidi senilai 1 persen dari harga pokok dan bunga sebesar 5 persen. 

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa puluhan warga Lumbung Padi mendatangi kantor CV Jasmin di Jalan Pondok Indah, Desa Dauh Peken, Tabanan. Warga menuntut PT Promedia Indo Perkasa memberikan kepastian pembangunan rumah bersubsidi yang berlokasi di Desa Batuaji, Kerambitan. Dimana saat itu sudah sebagian besar dari konsumen  menyerahkan uang muka  atau DP senilai Rp25 juta. mot/ari


Oleh : mot/ari | 20 Desember 2018 | Dibaca : 3486 Pengunjung


TAGS : REI Bali rumah subsidi




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Badung, 21 September 2019 20:44
Puluhan Personil Polres Badung Ikut Aksi World Cleanup Day 2019
Badung, suaradewata.com - Sejumlah personil Polres Badung mengikuti kegiatan kerja bakt ...
Badung, 21 September 2019 18:50
Wagub Minta Peduli Lingkungan Menjadi Gaya Hidup Terbaru Masyarakat Milenial.
Badung, suaradewata.com  - Alam semesta dianggap sudah banyak memberi penghidupan bagi manus ...
Denpasar, 21 September 2019 18:46
Pergub 79 tahun 2018, Tidak Pernah Melarang Penggunaan Kain tertentu
Denpasar, suaradewata.com - Dalam Peraturan Gubernur Bali nomor 79 tahun 2018, tentang Hari Pengg ...
Denpasar, 21 September 2019 18:42
Gelar Rakernas, Ikatan Alumni ITB Bedah Pemikiran Visioner Gubernur Koster
Denpasar, suaradewata.com  - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menggelar ...
Nusantara, 21 September 2019 18:38
Rumah Baru Presiden di Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Beberapa pekan yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan 61 ...
Nusantara, 21 September 2019 18:37
Keterlibatan Asing Makin Terlihat Di Papua
Opini, suaradewata.com - Setalah aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di beberapa kota di Papu ...
Nusantara, 21 September 2019 18:36
Stop Kontrovesi Pertemuan Presiden Jokowi dan Tokoh Papua
Opini, suaradewata.com - Pertemuan Presiden Jokowi dengan 61 Tokoh Papua dianggap tidak mewakili ...
Denpasar, 21 September 2019 18:34
Hantu UU ITE Cenderung Bungkam Kebebasan Pers, KEPO HUKUM angkat Bicara
Denpasar, suaradewata.com - Kalau dulu ada adagiom "Mulutmu adalah Harimaumu" namun kin ...
Denpasar, 20 September 2019 21:45
Wagub Cok Ace Apresiasi GBX untuk Akselerasi Pariwisata Bali
Denpasar, suaradewta.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Buleleng, 20 September 2019 20:36
Gubernur Koster: Generasi Muda Hindu Bali Harus Bernafaskan Kearifan Lokal
Buleleng, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Putri Suastini Koster me ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter