Wanita asal British Citizen Penampar Petugas Imigrasi Minta Ganti Jaksa

Oleh : mot/rat | 06 Desember 2018 | Dibaca : 1963 Pengunjung

Wanita asal British Citizen Penampar Petugas Imigrasi Minta Ganti Jaksa

sumber foto :suaradewata

Denpasar, Suaradewata.com- Kesabaran majelis hakim PN Denpasar benar-benar diuji saat menyidangkan terdakwa Auj-E Taqaddas, turis asal British Citizen yang menjadi terdakwa karena menampar petugas Imigrasi.

Pasalnya, terdakwa Auj-E Taqaddas yang tidak didampingi pengacara ini terlalu banyak mangajukan permintaan yang tidak mungkin dikabulkan oleh majelis hakim.

Awalnya, saat ditanya majelis apakah terdakwa didampingi pengacara, melalui peterjemahnya, terdakwa menjawab menghadapi sendiri dan dirinya juga bertindak sebagai pengacara.

Kesabaran majelis hakim, diuji usai terdakwa mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Waher Tulus Jaya Torihoran. Saat itu Hakim Estar bertanya kepada terdakwa apakah mengajukan keberatan atau tidak, dijawab oleh terdakwa iya.

"Apa keberatan terdakwa,"tanya hakim yang dijawab bahwa terdakwa tidak sependapat dengan dakwaan jaksa karena menurut terdakwa kronoligis kejadian tidak seperti apa yang dipaparkan jaksa dalam dakwaan.

Namun majelis hakim mengatakan, keberatan terdakwa sudah masuk pada pokok materi yang harus dibuktikan dalam persidangan. Namun, terdakwa tetap nogotot untuk ingin menyampaikan sesuatu saat itu.

Tapi majelis hakim menjelaskan bahwa, apa yang akan disampaikan terdakwa, bisa disampaikan setelah jaksa menghadirkan saksi-saksi. 

"Nanti terdakwa akan kita beri waktu untuk menyampaikan apa yang ingin disampaikan, saat ini giliran jaksa dulu,"ujar hakim Estar dan menjelaskan tentang prosedur hukum di Indonesia.

Namun saat itu terdakwa tidak terima dan mengatakan dia mempunyai hak untuk berbicara dan menyampaikan sesuatu dimuka sidang. 

"Semua sudah diatur oleh sitem hukum yang ada di Indonesia, jadi terdakwa juga harus ikut aturan ya,"timpal hakim anggota, Novita Riama.

Tidak sampai disitu, saat sidang akan ditutup, terdakwa kembali mengankat tangan tanda ingin menyampaikan sesuatu. Kali ini terdakwa meminta paspornya yang selama ini ditahan untuk dikembalikan.

Tentu saja permintaan itu tidak dikabulkan karena persidangan masih berjalan."Nanti kami pertimbanhkan permitaan terdakwa,"jawab hakim sembari mengetok palunya.

Diluar ruang sidang, keributan kembali terjadi antara terdakwa dengan jaksa. Entah apa persoalan sebenarnya, mendadak terdakwa mengatakan tidak suka dengan jaksa yang menyidangkanya. Bahkan ingin mengajukan agar jaksa yang menanganinya di ganti.

Sementara itu sebagaimana dalam dakwaan jaksa yang dibacakan terungkap,  terdakwa diadili karena menampar petugas Imigrasi. Kenjadian ini terjadi pada tanggal 28 Juli 2018 di raung pemeriksaan Imigrasi, Bandara Ngurah Rai.

Kasus ini berawal saat terdakwa Auj-E Taqaddas akan terbang ke Singapura, namun saat dilakukan pemeriksaan dukumen oleh petugas Imigrasi, diketaui bahwa terdakwa telah over stay (melebihi izin tinggal) selama 3 bulan.

Atas temuan itu, petugas bernama Bima membawa terdakwa ke ruang pemeriksaan. Sampai di ruang pemeriksaan, rekan Bima, yaitu Andhika Rahmad Santoso mengambil paspor milik terdakwa.

Saat itu terdakwa sudah dalam keadaan emosi. Kemudian saksi Andhika menyerahkan paspor terdakwa kepada Ardyansyah. Saat itu saksi Ardyansyah memberikan penjelaskan kepada terdakwa bahawa terdakwa tidak bisa berangkat karena harus menjalani pemeriksaan.

Namun terdakwa malah marah-marah dan memaki serta mengeluarkan kata-kata kotor. Sambil marah-marah, terdakwa berusaha merampas paspor yang dipegang oleh Ardyansyah, tapi tidak berhasil.

"Karena tidak berhasil marampas Paspornya, terdakwa langsung menampar pipi kiri Ardyansyah. Tak hanya itu, terdakwa juga berusaha mengambil router wifi dan mengarahkan kearah Ardyansyah, namun bisa dihalangi.

Saksi Ardyansyah sendiri, saat ditampar sedang menjalankan tugas dan menjabat sebagai Assitant Supervisor pada unit A Imigrasi Ngurah Rai. Akibat perbuatanya, terdakwa dijerat dengan Pasal 212 ayat (1) KUP. mot/rat


Oleh : mot/rat | 06 Desember 2018 | Dibaca : 1963 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Nusantara, 24 Juni 2019 21:05
Kecurangan Pemilu 2019, Fakta atau Tudingan Semata ?
Opini,suaradewata.com - Drama politik di Indonesia bahkan masih berlanjut meski KPU telah mengumu ...
Nusantara, 24 Juni 2019 21:04
Pilpres 2019, Jokowi Bersiap Menyambut 2 Periode
Opini,suaradewata.com - Meski pemilu kali ini diwarnai dengan berbagai drama dan serangan black c ...
Nusantara, 24 Juni 2019 20:51
Ketum Asosiasi FKUB Indonesia : Semua Ajaran Agama Mengandung Kebenaran
Jakarta,suaradewata.com -Ketua Umum (Ketum) Asosiasi FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra ...
Nusantara, 24 Juni 2019 20:49
Jelang Rakornas, PP KMHDI Temui Anggota DPR-RI Dapil Kalteng
Jakarta, suaradewata.com- Jelang pelaksanaan Rakornas Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indone ...
Denpasar, 24 Juni 2019 19:50
Miliki Sediaan Bahan Kokain, Pria Ausie ini Dikenai Pasal Pemakai
Denpasar ,suaradewata.com -Jika ditotal keseluruhan dari temuan petugas saat penangkapan, sedikit ...
Gianyar, 24 Juni 2019 19:47
Wagub Cok Ace Minta Damkar Kabupaten/Kota Bersinergi Padamkan Api di TPA Temesi
Gianyar, suaradewata.com -Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok ...
Gianyar, 24 Juni 2019 19:37
Sosialiasi PPDB Tahun 2019 di SMA Negeri 1 Blahbatuh
Gianyar, suaradewata.com - Masih banyaknya masyarakat dan calon peserta didik yang bing ...
Badung, 24 Juni 2019 19:28
Begini Kata Imigrasi Ngurah Rai Soal Pasport Miss Universe Australia
Badung,suaradewata.com -Sebelumnya mantan artis film dewasa dari negeri Sakura, Maiyabi membuat p ...
Denpasar, 24 Juni 2019 19:25
Pansus Ranperda Ketenagakerjaan Sebut Masih Ada Tenaga Kerja Magang Dieksploitasi
 Denpasar, suaradewata.com– Meskipun sebagian perusahaan di Bali ditemukan sudah ...
Bangli, 24 Juni 2019 19:23
Fraksi-Fraksi DPRD Bangli Minta Kinerja Eksekutif Ditingkatkan, Bupati Made Gianyar Tekankan Ini…
Bangli, suaradewata.com – Pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan ABPD Bangli t ...


Berita Lainnya :

Nusantara, 24 Juni 2019 21:05
Kecurangan Pemilu 2019, Fakta atau Tudingan Semata ?
Opini,suaradewata.com - Drama politik di Indonesia bahkan masih berlanjut meski KPU telah mengumu ...
Nusantara, 24 Juni 2019 21:04
Pilpres 2019, Jokowi Bersiap Menyambut 2 Periode
Opini,suaradewata.com - Meski pemilu kali ini diwarnai dengan berbagai drama dan serangan black c ...
Nusantara, 24 Juni 2019 20:51
Ketum Asosiasi FKUB Indonesia : Semua Ajaran Agama Mengandung Kebenaran
Jakarta,suaradewata.com -Ketua Umum (Ketum) Asosiasi FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra ...
Nusantara, 24 Juni 2019 20:49
Jelang Rakornas, PP KMHDI Temui Anggota DPR-RI Dapil Kalteng
Jakarta, suaradewata.com- Jelang pelaksanaan Rakornas Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indone ...
Denpasar, 24 Juni 2019 19:50
Miliki Sediaan Bahan Kokain, Pria Ausie ini Dikenai Pasal Pemakai
Denpasar ,suaradewata.com -Jika ditotal keseluruhan dari temuan petugas saat penangkapan, sedikit ...
Gianyar, 24 Juni 2019 19:47
Wagub Cok Ace Minta Damkar Kabupaten/Kota Bersinergi Padamkan Api di TPA Temesi
Gianyar, suaradewata.com -Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok ...
Gianyar, 24 Juni 2019 19:37
Sosialiasi PPDB Tahun 2019 di SMA Negeri 1 Blahbatuh
Gianyar, suaradewata.com - Masih banyaknya masyarakat dan calon peserta didik yang bing ...
Badung, 24 Juni 2019 19:28
Begini Kata Imigrasi Ngurah Rai Soal Pasport Miss Universe Australia
Badung,suaradewata.com -Sebelumnya mantan artis film dewasa dari negeri Sakura, Maiyabi membuat p ...
Denpasar, 24 Juni 2019 19:25
Pansus Ranperda Ketenagakerjaan Sebut Masih Ada Tenaga Kerja Magang Dieksploitasi
 Denpasar, suaradewata.com– Meskipun sebagian perusahaan di Bali ditemukan sudah ...
Bangli, 24 Juni 2019 19:23
Fraksi-Fraksi DPRD Bangli Minta Kinerja Eksekutif Ditingkatkan, Bupati Made Gianyar Tekankan Ini…
Bangli, suaradewata.com – Pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan ABPD Bangli t ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter