Wanita asal British Citizen Penampar Petugas Imigrasi Minta Ganti Jaksa

Oleh : mot/rat | 06 Desember 2018 | Dibaca : 1919 Pengunjung

Wanita asal British Citizen Penampar Petugas Imigrasi Minta Ganti Jaksa

sumber foto :suaradewata

Denpasar, Suaradewata.com- Kesabaran majelis hakim PN Denpasar benar-benar diuji saat menyidangkan terdakwa Auj-E Taqaddas, turis asal British Citizen yang menjadi terdakwa karena menampar petugas Imigrasi.

Pasalnya, terdakwa Auj-E Taqaddas yang tidak didampingi pengacara ini terlalu banyak mangajukan permintaan yang tidak mungkin dikabulkan oleh majelis hakim.

Awalnya, saat ditanya majelis apakah terdakwa didampingi pengacara, melalui peterjemahnya, terdakwa menjawab menghadapi sendiri dan dirinya juga bertindak sebagai pengacara.

Kesabaran majelis hakim, diuji usai terdakwa mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Waher Tulus Jaya Torihoran. Saat itu Hakim Estar bertanya kepada terdakwa apakah mengajukan keberatan atau tidak, dijawab oleh terdakwa iya.

"Apa keberatan terdakwa,"tanya hakim yang dijawab bahwa terdakwa tidak sependapat dengan dakwaan jaksa karena menurut terdakwa kronoligis kejadian tidak seperti apa yang dipaparkan jaksa dalam dakwaan.

Namun majelis hakim mengatakan, keberatan terdakwa sudah masuk pada pokok materi yang harus dibuktikan dalam persidangan. Namun, terdakwa tetap nogotot untuk ingin menyampaikan sesuatu saat itu.

Tapi majelis hakim menjelaskan bahwa, apa yang akan disampaikan terdakwa, bisa disampaikan setelah jaksa menghadirkan saksi-saksi. 

"Nanti terdakwa akan kita beri waktu untuk menyampaikan apa yang ingin disampaikan, saat ini giliran jaksa dulu,"ujar hakim Estar dan menjelaskan tentang prosedur hukum di Indonesia.

Namun saat itu terdakwa tidak terima dan mengatakan dia mempunyai hak untuk berbicara dan menyampaikan sesuatu dimuka sidang. 

"Semua sudah diatur oleh sitem hukum yang ada di Indonesia, jadi terdakwa juga harus ikut aturan ya,"timpal hakim anggota, Novita Riama.

Tidak sampai disitu, saat sidang akan ditutup, terdakwa kembali mengankat tangan tanda ingin menyampaikan sesuatu. Kali ini terdakwa meminta paspornya yang selama ini ditahan untuk dikembalikan.

Tentu saja permintaan itu tidak dikabulkan karena persidangan masih berjalan."Nanti kami pertimbanhkan permitaan terdakwa,"jawab hakim sembari mengetok palunya.

Diluar ruang sidang, keributan kembali terjadi antara terdakwa dengan jaksa. Entah apa persoalan sebenarnya, mendadak terdakwa mengatakan tidak suka dengan jaksa yang menyidangkanya. Bahkan ingin mengajukan agar jaksa yang menanganinya di ganti.

Sementara itu sebagaimana dalam dakwaan jaksa yang dibacakan terungkap,  terdakwa diadili karena menampar petugas Imigrasi. Kenjadian ini terjadi pada tanggal 28 Juli 2018 di raung pemeriksaan Imigrasi, Bandara Ngurah Rai.

Kasus ini berawal saat terdakwa Auj-E Taqaddas akan terbang ke Singapura, namun saat dilakukan pemeriksaan dukumen oleh petugas Imigrasi, diketaui bahwa terdakwa telah over stay (melebihi izin tinggal) selama 3 bulan.

Atas temuan itu, petugas bernama Bima membawa terdakwa ke ruang pemeriksaan. Sampai di ruang pemeriksaan, rekan Bima, yaitu Andhika Rahmad Santoso mengambil paspor milik terdakwa.

Saat itu terdakwa sudah dalam keadaan emosi. Kemudian saksi Andhika menyerahkan paspor terdakwa kepada Ardyansyah. Saat itu saksi Ardyansyah memberikan penjelaskan kepada terdakwa bahawa terdakwa tidak bisa berangkat karena harus menjalani pemeriksaan.

Namun terdakwa malah marah-marah dan memaki serta mengeluarkan kata-kata kotor. Sambil marah-marah, terdakwa berusaha merampas paspor yang dipegang oleh Ardyansyah, tapi tidak berhasil.

"Karena tidak berhasil marampas Paspornya, terdakwa langsung menampar pipi kiri Ardyansyah. Tak hanya itu, terdakwa juga berusaha mengambil router wifi dan mengarahkan kearah Ardyansyah, namun bisa dihalangi.

Saksi Ardyansyah sendiri, saat ditampar sedang menjalankan tugas dan menjabat sebagai Assitant Supervisor pada unit A Imigrasi Ngurah Rai. Akibat perbuatanya, terdakwa dijerat dengan Pasal 212 ayat (1) KUP. mot/rat


Oleh : mot/rat | 06 Desember 2018 | Dibaca : 1919 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Nusantara, 15 Februari 2019 16:09
Presiden yang Membaca Komik Adalah Tragedi Bagi Fadli Zon
Oleh : Asrtid Devi Opini, suaradewata.com- Jagad Pemilu semakin berwarna dengan terungkapnya ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:06
Misteri Sholat Jumat Prabowo
Penulis : Febri Ridho Opini, suaradewata.com- La Nyalla Mattalitti terus menyoroti Ibadah Cap ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:03
Golput Adalah Sebuah Kerugian untuk Diri Sendiri
Oleh : Mega Pratiwi opini, suaradewata.com - Golput alias golongan putih adalah mereka yang m ...
Jembrana, 14 Februari 2019 21:51
Lepas Tenaga Magang Ke Jepang, Wabup Minta Jaga Kepercayaan
Jembrana, suaradewata.com - Sejak awal kepemimpinan  Bupati Artha serta Wabup Kemb ...
Denpasar, 14 Februari 2019 21:47
Gubernur Koster Apresiasi Peluncuran Buku Kapolda Bali “Inovasi dan Aktualisasi dari Bali”
Denpasar, Suaradewata.com- Gubernur Bali I Wayan Koster yang juga didampingi oleh Wakil Gubernur ...
Denpasar, 14 Februari 2019 21:41
Gubernur Koster Terima Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI
Denpasar, Suaradewata.com- Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali ...
Tabanan, 14 Februari 2019 21:39
Bagi - Bagi Bunga, KPU Tabanan Targetkan Minimal Partisipasi Pemilih 85 Persen
Tabanan, suaradewata.com - Guna meningkatkan pasrtisipasi pemilih, KPU Tabanan melalui ...
Tabanan, 14 Februari 2019 21:30
Sosialisasi Tahapan Pemilu, KPU Tabanan Gelar Media Gathering
Tabanan, suaradewata.com - Untuk menyampaikan kegiatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabu ...
Denpasar, 14 Februari 2019 21:24
Wagub Cok Ace Sambut Baik Pembukaan Kantor Jetstar di Bali
Denpasar, Suaradewata.com- Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati ( Cok Ace) yan ...
Denpasar, 14 Februari 2019 21:08
Gubernur Koster Apresiasi Langkah Smartfrend Dukung Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali
Denpasar, Suaradewata.com- Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasinya atas dukungan Sma ...


Berita Lainnya :

Nusantara, 15 Februari 2019 16:09
Presiden yang Membaca Komik Adalah Tragedi Bagi Fadli Zon
Oleh : Asrtid Devi Opini, suaradewata.com- Jagad Pemilu semakin berwarna dengan terungkapnya ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:06
Misteri Sholat Jumat Prabowo
Penulis : Febri Ridho Opini, suaradewata.com- La Nyalla Mattalitti terus menyoroti Ibadah Cap ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:03
Golput Adalah Sebuah Kerugian untuk Diri Sendiri
Oleh : Mega Pratiwi opini, suaradewata.com - Golput alias golongan putih adalah mereka yang m ...
Jembrana, 14 Februari 2019 21:51
Lepas Tenaga Magang Ke Jepang, Wabup Minta Jaga Kepercayaan
Jembrana, suaradewata.com - Sejak awal kepemimpinan  Bupati Artha serta Wabup Kemb ...
Denpasar, 14 Februari 2019 21:47
Gubernur Koster Apresiasi Peluncuran Buku Kapolda Bali “Inovasi dan Aktualisasi dari Bali”
Denpasar, Suaradewata.com- Gubernur Bali I Wayan Koster yang juga didampingi oleh Wakil Gubernur ...
Denpasar, 14 Februari 2019 21:41
Gubernur Koster Terima Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI
Denpasar, Suaradewata.com- Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali ...
Tabanan, 14 Februari 2019 21:39
Bagi - Bagi Bunga, KPU Tabanan Targetkan Minimal Partisipasi Pemilih 85 Persen
Tabanan, suaradewata.com - Guna meningkatkan pasrtisipasi pemilih, KPU Tabanan melalui ...
Tabanan, 14 Februari 2019 21:30
Sosialisasi Tahapan Pemilu, KPU Tabanan Gelar Media Gathering
Tabanan, suaradewata.com - Untuk menyampaikan kegiatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabu ...
Denpasar, 14 Februari 2019 21:24
Wagub Cok Ace Sambut Baik Pembukaan Kantor Jetstar di Bali
Denpasar, Suaradewata.com- Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati ( Cok Ace) yan ...
Denpasar, 14 Februari 2019 21:08
Gubernur Koster Apresiasi Langkah Smartfrend Dukung Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali
Denpasar, Suaradewata.com- Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasinya atas dukungan Sma ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter