Toleran LGBT Bukan Berarti Dilegalkan

Oleh : Amaludin/aga | 10 November 2018 | Dibaca : 2303 Pengunjung

Toleran LGBT Bukan Berarti Dilegalkan

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bukan hal tabu di angkasa bumi ini, melainkan sudah menjadi bagian dari isu politik. Bahkan perbincangan terkait LBGT pernah menjadi sangat serius dalam diskursus politik kita. Jika berkaca pada negara-negara Barat, LGBT bukan sekadar persoalan agama. Namun, sudah menjadi bagian dari komoditas politik. Bahkan, media sudah tidak canggung lagi memberitakan pernikahan sesama jenis.

Namun hal ini berbeda dengan di Indonesia. perjuangan politik LGBT tidak mendapat tempat. Ini dibuktikan dengan keberadaan UU Perkawinan No 1/1974 sebagai dasar perkawinan semua manusia Indonesia, yaitu antara laki-laki dan perempuan. Tentunya, UU tersebut merupakan produk politik di parlemen sehingga tidak ada ruang bagi LGBT untuk eksis. Meski demikian perjuangan LGBT masih terus tumbuh melalui gerakan-gerakan feminisme.

Salah satu penyebab isu LGBT ini juga makin hangat diperbicangkan yaitu karena Ketua Majelis Permusyawaratan rakyat (MPR) Zulkifli Hasan pernah menyinggung undang-undang LGBT dalam sosialisasi pilar kebangsaan di salah satu kampus Jawa Timur. Menurut Zulkifli Hasan terdapat lima fraksi yang menyetujui UU LGBT. Selain itu beberapa waktu lalu media hiburan tanah air sempat dihebohkan dengan seorang penyanyi yang kabarnya merupakan transgender, Lucinta Luna.

Keberadaan lucinta luna sebagai publik figur yang transgender sangat dapat mempengaruhi kesehatan psikologi masyarakat. Berbicara perjuangan politik LGBT publik figur yang juga transgender ini baru saja mendeklarasikan dukungannya untuk pasang capres dan cawapres nomor urut 2 Prabowo-Sandi. Dukungan ini pasti akan meningkatkan dukungan pelaku LGBT lainnya kepada Prabowo-Sandi. Nantinya jika mereka terpilih maka sudah pasti pemerintahan tersebut akan melegalkan adanya LGBT di Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas dukungan kaum LGBT.

Hal ini akan sangat bertentangan dengan komitmen pemerintahan sekarang yang menolak LGBT dengan menyatakan bahwa "tidak ada ruang" untuk gerakan LGBT di Indonesia pada pertemuan PBB. Sebagai negara tantangan bagi perpolitikan Indonesia untuk memposisikan diri sebagai otoritas tunggal bagi LGBT. Perjuangan politik LGBT harus direspon nyata dengan pembentukan legislasi sebagai benteng mempertahankan norma dan kultur Indonesia yang sangat tidak sesuai dengan LGBT. Jika nantinya LGBT dilegalkan di Indonesia maka akan menjadi kemungkinan bagi penyimpangan-penyimpangan sosial lainnya terjadi di Indonesia.

Menyikapi LGBT penolakan menjadi hak suatu negara.Karena diakui atau tidak, keberadaan LGBT dianggap sebagai penyakit sosial yang harus dibasmi hingga akar-akarnya. LGBT tidak sesuai dengan norma yang ada di Indonesia. Indonesia harus tetap menjadi negara yang penuh toleransi terhadap sesama. Tidak ada diskriminasi untuk minoritas, baik yang terkait dengan etnis, dengan agama semuanya akan diberikan perlindungan.

Kendati sebagai suatu penyakit perlakuan terhadap pelaku LGBT tidak boleh didiskriminasi. Pelaku LGBTsebagai seorang manusia harus tetap dilindungi. Perlakuan terhadap pelaku LGBT harus tetap memanusiakan manusia sesuai dengan HAM yang berlaku. Tetap sebagai suatu penyakit, pelaku LGBT harus disembuhkan. Kita harus menyadari dan tetap memperlakukan pelaku LGBT tanpa penindasan dan diskriminasi. Namun LGBT yang tidak sesuai dengan norma yang ada tetap tidak untuk dilegalkan di Indonesia

 

Oleh: Amaludin (Pemerhati politik UIN Sunan Kalijaga)


Oleh : Amaludin/aga | 10 November 2018 | Dibaca : 2303 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Nusantara, 22 November 2018 19:52
Sebuah Pelajaran Dari Pancasila Untuk Bangsa Indonesia
Opini, suaradewata.com – Beberapa hari terakhir, viral video Calon Presiden Prabowo Su ...
Nusantara, 22 November 2018 19:51
Operasi Intelijen? Tuduhan Tanpa Landasan!
Opini, suaradewata.com - Bendera bertuliskan kalimat tauhid menjadi kontroversi di Tanah Air akhi ...
Nusantara, 22 November 2018 19:50
Mobilisasi Umat Islam Menuju Istana Negara
Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan salah satu negara Islam terbesar di dunia, hamp ...
Nusantara, 22 November 2018 19:49
Kebijakan Jokowi Pro Rakyat Kecil
Opini,suaradewata.com - Presiden RI ke-7, Joko Widodo atau lebih dikenal dengan sebutan Jokowi me ...
Nusantara, 22 November 2018 19:47
Jokowi Cerdas! Gandeng Ulama Yang Berpotensi Membangun Indonesia
Opini, suaradewata.com - Indonesia adalah negara yang berpenduduk mayoritas muslim. Tentunya, rak ...
Nusantara, 22 November 2018 19:46
Indonesia Sentris, Pembangunan Merata Ala Jokowi
Opini, suaradewata.com - Selama hampir 20 tahun terakhir, isu ketimpangan pembangun antar wilayah ...
Nusantara, 22 November 2018 19:45
Gaya Kepemimpinan Soeharto Bakal Ditiru Prabowo, Baik Kah?
Opini, suaradewata.com - Sedang booming soal ucapan Titiek Soeharto yang menyatakan bahwa ji ...
Nusantara, 22 November 2018 19:44
Blusukan Jokowi, Mengecek Stabilitas Harga Bahan Pokok
Opini, suaradewata.com – Seringnya blusukan ke pasar bukan karenaPresiden Jokowi terpancing ...
Nusantara, 20 November 2018 16:50
Pemerintah RI Intensifkan Komunikasi, Bukti Upaya Pemerintah dalam Memajukan Bangsa dan Negara
Opini, suaradewata.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ...
Nusantara, 20 November 2018 16:49
Kedekatan Jokowi dan Keluarga Dengan Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Wilayah timur Indonesia memiliki banyak kekayaan alam dan sumber daya ma ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 18 Januari 2019 20:18
Hajar Warga Lokal, Preman Kampung Asal Jember ini Dituntut Ringan
Denpasar, Suaradewata.com- Fiton alias Dolar (30) pria asal Jember yang sok jagoan menghajar warg ...
Denpasar, 18 Januari 2019 20:12
Hutang Rp.6,5 juta, Mardawa Menerima Dihukum 7 bulan
Denpasar, Suaradewata.com- Terdakwa Anak Agung Gede Putra Mardawa (43), yang hanya berhutang Rp. ...
Denpasar, 18 Januari 2019 20:01
Wagub Cok Ace Dorong Pengembangan Desa Wisata
Denpasar, Suaradewata.com- Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace)  ...
Denpasar, 18 Januari 2019 19:56
Dirancang Perda Tentang RUEB Agar Bali Mandiri Energi
Denpasar, Suaradewata.com- Provinsi Bali tengah merancang peraturan daerah tentang Rencana U ...
Denpasar, 18 Januari 2019 19:47
Manfaatkan Potensi yang Ada, Gubernur Koster Ingin Bali Mandiri Energi
Denpasar, Suaradewata.com- Provinsi Bali berkomitmen untuk mandiri energi serta menjadikan Bali y ...
Klungkung, 18 Januari 2019 15:59
Mencermati Potensi Politisasi di Lingkungan Masjid
  Oleh : Raditya Rahman Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan negara de ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:52
Dukung Kerja TGPF Kasus Novel Baswedan
Oleh : Rizal Arifin Opini, suaradewata.com- Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi s ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:46
Amien Rais Ancam Gempur KPU
Oleh : Gani Permata Opini, suaradewata.com - Pagelaran Pilpres 2019 semakin dekat, seran ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:35
Politik Minim Etika Ala Prabowo
Penulis : Ahmad Harris Opini, suaradewata.com- Untuk kesekian kalinya, Prabowo kembali dilapo ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:24
Harapan untuk Sang Jendral Pesimisme
  Penulis: Abdul Manan Opini, suaradewata.com - Prabowo kerap mengeluarkan pern ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter