Toleran LGBT Bukan Berarti Dilegalkan

Oleh : Amaludin/aga | 10 November 2018 | Dibaca : 2171 Pengunjung

Toleran LGBT Bukan Berarti Dilegalkan

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bukan hal tabu di angkasa bumi ini, melainkan sudah menjadi bagian dari isu politik. Bahkan perbincangan terkait LBGT pernah menjadi sangat serius dalam diskursus politik kita. Jika berkaca pada negara-negara Barat, LGBT bukan sekadar persoalan agama. Namun, sudah menjadi bagian dari komoditas politik. Bahkan, media sudah tidak canggung lagi memberitakan pernikahan sesama jenis.

Namun hal ini berbeda dengan di Indonesia. perjuangan politik LGBT tidak mendapat tempat. Ini dibuktikan dengan keberadaan UU Perkawinan No 1/1974 sebagai dasar perkawinan semua manusia Indonesia, yaitu antara laki-laki dan perempuan. Tentunya, UU tersebut merupakan produk politik di parlemen sehingga tidak ada ruang bagi LGBT untuk eksis. Meski demikian perjuangan LGBT masih terus tumbuh melalui gerakan-gerakan feminisme.

Salah satu penyebab isu LGBT ini juga makin hangat diperbicangkan yaitu karena Ketua Majelis Permusyawaratan rakyat (MPR) Zulkifli Hasan pernah menyinggung undang-undang LGBT dalam sosialisasi pilar kebangsaan di salah satu kampus Jawa Timur. Menurut Zulkifli Hasan terdapat lima fraksi yang menyetujui UU LGBT. Selain itu beberapa waktu lalu media hiburan tanah air sempat dihebohkan dengan seorang penyanyi yang kabarnya merupakan transgender, Lucinta Luna.

Keberadaan lucinta luna sebagai publik figur yang transgender sangat dapat mempengaruhi kesehatan psikologi masyarakat. Berbicara perjuangan politik LGBT publik figur yang juga transgender ini baru saja mendeklarasikan dukungannya untuk pasang capres dan cawapres nomor urut 2 Prabowo-Sandi. Dukungan ini pasti akan meningkatkan dukungan pelaku LGBT lainnya kepada Prabowo-Sandi. Nantinya jika mereka terpilih maka sudah pasti pemerintahan tersebut akan melegalkan adanya LGBT di Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas dukungan kaum LGBT.

Hal ini akan sangat bertentangan dengan komitmen pemerintahan sekarang yang menolak LGBT dengan menyatakan bahwa "tidak ada ruang" untuk gerakan LGBT di Indonesia pada pertemuan PBB. Sebagai negara tantangan bagi perpolitikan Indonesia untuk memposisikan diri sebagai otoritas tunggal bagi LGBT. Perjuangan politik LGBT harus direspon nyata dengan pembentukan legislasi sebagai benteng mempertahankan norma dan kultur Indonesia yang sangat tidak sesuai dengan LGBT. Jika nantinya LGBT dilegalkan di Indonesia maka akan menjadi kemungkinan bagi penyimpangan-penyimpangan sosial lainnya terjadi di Indonesia.

Menyikapi LGBT penolakan menjadi hak suatu negara.Karena diakui atau tidak, keberadaan LGBT dianggap sebagai penyakit sosial yang harus dibasmi hingga akar-akarnya. LGBT tidak sesuai dengan norma yang ada di Indonesia. Indonesia harus tetap menjadi negara yang penuh toleransi terhadap sesama. Tidak ada diskriminasi untuk minoritas, baik yang terkait dengan etnis, dengan agama semuanya akan diberikan perlindungan.

Kendati sebagai suatu penyakit perlakuan terhadap pelaku LGBT tidak boleh didiskriminasi. Pelaku LGBTsebagai seorang manusia harus tetap dilindungi. Perlakuan terhadap pelaku LGBT harus tetap memanusiakan manusia sesuai dengan HAM yang berlaku. Tetap sebagai suatu penyakit, pelaku LGBT harus disembuhkan. Kita harus menyadari dan tetap memperlakukan pelaku LGBT tanpa penindasan dan diskriminasi. Namun LGBT yang tidak sesuai dengan norma yang ada tetap tidak untuk dilegalkan di Indonesia

 

Oleh: Amaludin (Pemerhati politik UIN Sunan Kalijaga)


Oleh : Amaludin/aga | 10 November 2018 | Dibaca : 2171 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Nusantara, 12 November 2018 20:35
Sigap Membantu, KBRI Malah Dicerca
Opini, suaradewata.com - Muhammad Rizieq Shihab,Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) atau yang le ...
Nusantara, 12 November 2018 20:34
Saat Presiden Naik Ontel di Bandung Lautan Sepeda
Opini, suaradewata.com - Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam Pa ...
Nusantara, 12 November 2018 20:32
Presiden Jokowi Dianugerahi Pinisepuh Paguyuban Pasundan
Opini, suaradewata.com - Presiden Joko Widodo menerima penghargaan sebagai Pinisepuh Paguyuban Pa ...
Nusantara, 12 November 2018 20:30
Naik Motor, Presiden Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Bandung
Opini, suaradewata.com - Presiden Joko Widodo kembali naik motor custom miliknya untuk menghadiri ...
Nusantara, 12 November 2018 20:29
Kasus Rizieq di Arab Saudi, Bagai Kacang Lupa Kulit
Opini, suaradewata.com - Beberapa waktu lalu, publik sempat digemparkan dengan beredarnya berita ...
Nusantara, 12 November 2018 20:28
Kasus Rizieq: Air Susu Dibalas Air Tuba
Opini, suaradewata.com - Belakangan masyarakat dihebohkan dengan berita tentang penangkapan oleh ...
Nusantara, 10 November 2018 16:50
Toleran LGBT Bukan Berarti Dilegalkan
Opini, suaradewata.com - Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bukan hal tabu ...
Nusantara, 10 November 2018 16:48
Melegalkan LGBT Menjadi Bon Waktu Bagi Generasi Muda
Opini, suaradewata.com - Fenomena merebaknya berbagai kasus terkait dengan LGBT cukup menggusarka ...
Nusantara, 10 November 2018 16:47
LGBT Bibit Kemerosotan Moral Bangsa
Opini, suaradewata.com - Minggu lalu media mengabarkan bahwa Lucinta Luna menyatakan dukungannya ...
Nusantara, 10 November 2018 16:46
Drama Terdzolimi, Bahan untuk Rencana Aksi Bela?
Opini, suaradewata.com - Baru-baru ini kita dikejutkan dengan berita terhangat yaitu adanya penan ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 14 November 2018 13:09
Wabup Sanjaya Buka Kontes Bonsai Nasional di Tabanan
Tabanan, suaradewata.com- 350 Bonsai dari berbagi jenis ramaikan pameran dan kontes bonsai Nasion ...
Badung, 14 November 2018 12:42
Pleno DPTHP-2 di KPU Badung ada penambahan TPS
Badung, suaradewata.com - Hasil pencermatan dan verifikasi data pemilih sebagaimana dia ...
Nusantara, 14 November 2018 12:27
Agenda Politis Terselubung di Reuni Alumni 212
Oleh : Rivka Mayangsari Opini, suaradewata.com- Dua tahun lalu demonstrasi 212 digelar besar- ...
Denpasar, 13 November 2018 20:33
DPRD Bali Siapkan Revisi Perda Desa Adat di Bali
Denpasar, suaradewata.com - Perjuangan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan seperti Prajaniti ...
Tabanan, 13 November 2018 20:29
Komisi III DPRD Bali Tinjau Pembangunan GOR Debes
Tabanan, suaradewata.com– Komisi III DPRD Provinsi Bali melakukan sidak terhadap pemba ...
Tabanan, 13 November 2018 20:25
BPK RI Provinsi Bali Exit Meeting dengan Pemkab Tabanan
Tabanan, Suaradewata.com– Setelah melakukan pemeriksaan selama 35 hari kalender tentan ...
Denpasar, 13 November 2018 20:11
Wagub Cok Ace Dukung Pelaksanaan Indian Week di Bali
Denpasar, Suaradewata.com- Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mene ...
Badung, 13 November 2018 20:01
Koster Akan Bangun Pendidikan Karakter SDM Bali Berdasarkan Kearifan Lokal
Badung, Suaradewata.com- Dalam rangka melaksanakan revolusi mental melalui pendidikan karakter, B ...
Denpasar, 13 November 2018 19:50
Cok Ace Dukung Pelaksanaan Seminar BSWA Wake Up, The World Has Changed
Denpasar, Suaradewata.com- Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mener ...
Denpasar, 13 November 2018 19:15
Songsong Tugas Pamtas RI-RDTL, Pangdam Berangkatkan Satgas Yonif Mekanis 741/GN
Denpasar,suaradewata.com - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P,  melepas keb ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter