Toleran LGBT Bukan Berarti Dilegalkan

Oleh : Amaludin/aga | 10 November 2018 | Dibaca : 2361 Pengunjung

Toleran LGBT Bukan Berarti Dilegalkan

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bukan hal tabu di angkasa bumi ini, melainkan sudah menjadi bagian dari isu politik. Bahkan perbincangan terkait LBGT pernah menjadi sangat serius dalam diskursus politik kita. Jika berkaca pada negara-negara Barat, LGBT bukan sekadar persoalan agama. Namun, sudah menjadi bagian dari komoditas politik. Bahkan, media sudah tidak canggung lagi memberitakan pernikahan sesama jenis.

Namun hal ini berbeda dengan di Indonesia. perjuangan politik LGBT tidak mendapat tempat. Ini dibuktikan dengan keberadaan UU Perkawinan No 1/1974 sebagai dasar perkawinan semua manusia Indonesia, yaitu antara laki-laki dan perempuan. Tentunya, UU tersebut merupakan produk politik di parlemen sehingga tidak ada ruang bagi LGBT untuk eksis. Meski demikian perjuangan LGBT masih terus tumbuh melalui gerakan-gerakan feminisme.

Salah satu penyebab isu LGBT ini juga makin hangat diperbicangkan yaitu karena Ketua Majelis Permusyawaratan rakyat (MPR) Zulkifli Hasan pernah menyinggung undang-undang LGBT dalam sosialisasi pilar kebangsaan di salah satu kampus Jawa Timur. Menurut Zulkifli Hasan terdapat lima fraksi yang menyetujui UU LGBT. Selain itu beberapa waktu lalu media hiburan tanah air sempat dihebohkan dengan seorang penyanyi yang kabarnya merupakan transgender, Lucinta Luna.

Keberadaan lucinta luna sebagai publik figur yang transgender sangat dapat mempengaruhi kesehatan psikologi masyarakat. Berbicara perjuangan politik LGBT publik figur yang juga transgender ini baru saja mendeklarasikan dukungannya untuk pasang capres dan cawapres nomor urut 2 Prabowo-Sandi. Dukungan ini pasti akan meningkatkan dukungan pelaku LGBT lainnya kepada Prabowo-Sandi. Nantinya jika mereka terpilih maka sudah pasti pemerintahan tersebut akan melegalkan adanya LGBT di Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas dukungan kaum LGBT.

Hal ini akan sangat bertentangan dengan komitmen pemerintahan sekarang yang menolak LGBT dengan menyatakan bahwa "tidak ada ruang" untuk gerakan LGBT di Indonesia pada pertemuan PBB. Sebagai negara tantangan bagi perpolitikan Indonesia untuk memposisikan diri sebagai otoritas tunggal bagi LGBT. Perjuangan politik LGBT harus direspon nyata dengan pembentukan legislasi sebagai benteng mempertahankan norma dan kultur Indonesia yang sangat tidak sesuai dengan LGBT. Jika nantinya LGBT dilegalkan di Indonesia maka akan menjadi kemungkinan bagi penyimpangan-penyimpangan sosial lainnya terjadi di Indonesia.

Menyikapi LGBT penolakan menjadi hak suatu negara.Karena diakui atau tidak, keberadaan LGBT dianggap sebagai penyakit sosial yang harus dibasmi hingga akar-akarnya. LGBT tidak sesuai dengan norma yang ada di Indonesia. Indonesia harus tetap menjadi negara yang penuh toleransi terhadap sesama. Tidak ada diskriminasi untuk minoritas, baik yang terkait dengan etnis, dengan agama semuanya akan diberikan perlindungan.

Kendati sebagai suatu penyakit perlakuan terhadap pelaku LGBT tidak boleh didiskriminasi. Pelaku LGBTsebagai seorang manusia harus tetap dilindungi. Perlakuan terhadap pelaku LGBT harus tetap memanusiakan manusia sesuai dengan HAM yang berlaku. Tetap sebagai suatu penyakit, pelaku LGBT harus disembuhkan. Kita harus menyadari dan tetap memperlakukan pelaku LGBT tanpa penindasan dan diskriminasi. Namun LGBT yang tidak sesuai dengan norma yang ada tetap tidak untuk dilegalkan di Indonesia

 

Oleh: Amaludin (Pemerhati politik UIN Sunan Kalijaga)


Oleh : Amaludin/aga | 10 November 2018 | Dibaca : 2361 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Nusantara, 22 November 2018 19:52
Sebuah Pelajaran Dari Pancasila Untuk Bangsa Indonesia
Opini, suaradewata.com – Beberapa hari terakhir, viral video Calon Presiden Prabowo Su ...
Nusantara, 22 November 2018 19:51
Operasi Intelijen? Tuduhan Tanpa Landasan!
Opini, suaradewata.com - Bendera bertuliskan kalimat tauhid menjadi kontroversi di Tanah Air akhi ...
Nusantara, 22 November 2018 19:50
Mobilisasi Umat Islam Menuju Istana Negara
Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan salah satu negara Islam terbesar di dunia, hamp ...
Nusantara, 22 November 2018 19:49
Kebijakan Jokowi Pro Rakyat Kecil
Opini,suaradewata.com - Presiden RI ke-7, Joko Widodo atau lebih dikenal dengan sebutan Jokowi me ...
Nusantara, 22 November 2018 19:47
Jokowi Cerdas! Gandeng Ulama Yang Berpotensi Membangun Indonesia
Opini, suaradewata.com - Indonesia adalah negara yang berpenduduk mayoritas muslim. Tentunya, rak ...
Nusantara, 22 November 2018 19:46
Indonesia Sentris, Pembangunan Merata Ala Jokowi
Opini, suaradewata.com - Selama hampir 20 tahun terakhir, isu ketimpangan pembangun antar wilayah ...
Nusantara, 22 November 2018 19:45
Gaya Kepemimpinan Soeharto Bakal Ditiru Prabowo, Baik Kah?
Opini, suaradewata.com - Sedang booming soal ucapan Titiek Soeharto yang menyatakan bahwa ji ...
Nusantara, 22 November 2018 19:44
Blusukan Jokowi, Mengecek Stabilitas Harga Bahan Pokok
Opini, suaradewata.com – Seringnya blusukan ke pasar bukan karenaPresiden Jokowi terpancing ...
Nusantara, 20 November 2018 16:50
Pemerintah RI Intensifkan Komunikasi, Bukti Upaya Pemerintah dalam Memajukan Bangsa dan Negara
Opini, suaradewata.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ...
Nusantara, 20 November 2018 16:49
Kedekatan Jokowi dan Keluarga Dengan Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Wilayah timur Indonesia memiliki banyak kekayaan alam dan sumber daya ma ...


Berita Lainnya :

Nusantara, 20 Maret 2019 11:04
Gerakan Posting Doa Warganet Dimedsos untuk Pemilu 2019 Damai dan Berlanjutnya Kepemimpinan Nasional
Jakarta, suaradewata.com - Era internet ini, warganet secara bebas bisa menyampaikan pendapat ata ...
Gianyar, 19 Maret 2019 22:54
PN Gianyar Jatuhkan Vonis 20 Tahun Bagi Bandar Narkoba
Gianyar, suaradewata.com - Majelis hakim PN Gianyar yang diketuai oleh Ida Ayu Sri Adriyanth ...
Denpasar, 19 Maret 2019 22:11
4 Pelaku Kejahatan Siber Crime asal Rumania Diringkus Polisi
Denpasar, suaradewata.com - Tindak kejahatan pelaku Siber Crime yang sebelumnya kerap dilaku ...
Denpasar, 19 Maret 2019 22:07
Terkait Banyaknya "Layon" Dititip di RS, Gubernur Koster Harap Masyarakat Ikuti Keputusan PHDI
  Denpasar, suaradewata.com - Serangkaian dengan Panca Wali Krama di Pura Agung Bes ...
Bangli, 19 Maret 2019 22:03
Kabupaten Bangli Masuk UHC, BJPS Akui Komitmen Pemkab Menuju 100 Persen
Bangli, suaradewata.com -  Kepala BPJS Cabang Klungkung, dr. Endang Triana Simajun ...
Bangli, 19 Maret 2019 22:02
Evaluasi Program Bansos Rastra, Bupati Bangli Tekankan Ini
Bangli, suaradewata.com - Dalam upaya mewujudkan krama Bali yang sehat dengan pemberian ...
Denpasar, 19 Maret 2019 21:59
Temannya Pacar Diperkosa, Brandy Dituntut 11 Tahun
Denpasar, suaradewata.com - Hasrat nafsu kesetanan yang dilakukan terdakwa Brandy Adrian da ...
Denpasar, 19 Maret 2019 21:58
Bawa 613,6 gram Sabu, Mahardika Divonis 12 tahun
Denpasar, suaradewata.com - Nyoman Mahardika (31) yang terjerat kasus narkoba dengan barang ...
Denpasar, 19 Maret 2019 21:56
Targetkan Wajib Belajar 12 Tahun, Gubernur Koster Pastikan Ruang Kelas Terpenuhi
Denpasar, suaradewata.com - Untuk mencapai target wajib belajar 12 tahun di Bali, Gubernur B ...
Tabanan, 19 Maret 2019 15:29
300 BKK Bedah Rumah dari Pemkab Badung di serahkan kepada masyarakat Tabanan
Tabanan, suaradewata.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama  denga ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter