LGBT Bibit Kemerosotan Moral Bangsa

Oleh : Saihu Laksmana/aga | 10 November 2018 | Dibaca : 4228 Pengunjung

LGBT Bibit Kemerosotan Moral Bangsa

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Minggu lalu media mengabarkan bahwa Lucinta Luna menyatakan dukungannya terhadap paslon no 2 Prabowo-Sandi. Kemudian Sandi merespon dengan ucapan “Ya alhamdulillah, semua dukungan kita terima”. Namun beberapa waktu yang lalu masyarakat sempat dihebohkan dengan pemberitaan tentang Lucinta Luna yang ternyata bukanlah seorang wanita asli, melainkan transgender. Tentu ini menjadi berita hangat di masyarakat yang membuat Lucinta mengalami bullyan keras dari para netijen.

Operasi pergantian kelaminyang dilakukan Lucinta diakui sebagai takdir hidupnya. Seperti yang telah kita ketahui akhir-akhir ini dunia internasional gempar dengan maraknya perjuangan Hak Asasi Manusia yang mengatasnamakan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Dalam menanggapi fenomena tersebut, tentunya Indonesia sangat melaknati pemberlakuan kaum LGBT yang hidup bebas di masyarakat. Terlebih lagi Indonesia dengan jumlah penduduk pemeluk agama Islam terbesar di dunia menilai ini sudah bukan barang lama lagi. Sudah sejak zaman Nabi Luth AS, kaum seperti hidup dan mendapatkan azab dari Allah dengan diputarbalikan tanah tempat tinggal mereka.

Berkaitan dengan masalah Lucinta Luna. Belakangan muncul isu bahwa Jokowi mendukung berdirinya LGBT. Padahal kita ketahui bersama Jokowi lebih fokus pada menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Kaum LGBT ini sebenarnya merupakan penyakit menular yang dapat menyebar di tengah-tengah masyarakat. Kita harus mencegah jangan sampai penyeberan LGBT bisa berlanjut. Salah satu caranya adalah mencari pemimpin yang mampu menanggapi isu LGBT dengan baik dan berusaha menyingkirkan dari bangsa ini, karena LGBT dinilai merupakan salah satu bentuk kemerosotan moral bangsa.

Selanjutnya melihat dukungan Lucinta Luna terhadap kubu Prabowo-Sandi. Bukankah kita bisa menilai bahwa Prabowo-Sandi menerima dukungan Lucinta dengan senang hati. Padahal notabene Lucinta merupakan salah satu anggota dari kumpulan LGBT. Sekarang bisakah masyarakat berfikir siapa di sini yang terlihat jelas menyetujui berkembangnya LGBT di Indonesia?

Kita sebagai umat Islam yang taat, bisakah kita membiarkan fenomena ini terjadi begitu saja? Bayangkan apabila kedepan LGBT akan berkembang dan membawa perubahan besar terhadap bangsa Indonesia? Perubahan yang mengarah kepada kehancuran moral, etika, serta kodrat yang telah ditentukan Tuhan. Kita masyarakat harus ingat. Kita negara demokrasi. Semua berawal dari kita. Kita yang menentukan siapa pemimpin kita. Oleh karena itu pilih pemimpin yang menolak secara tegas berkembangnya kaum LGBT di Indonesia.

 

Oleh: Saihu Laksmana (Mahasiswa Sosiologi)


Oleh : Saihu Laksmana/aga | 10 November 2018 | Dibaca : 4228 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Nusantara, 22 November 2018 19:52
Sebuah Pelajaran Dari Pancasila Untuk Bangsa Indonesia
Opini, suaradewata.com – Beberapa hari terakhir, viral video Calon Presiden Prabowo Su ...
Nusantara, 22 November 2018 19:51
Operasi Intelijen? Tuduhan Tanpa Landasan!
Opini, suaradewata.com - Bendera bertuliskan kalimat tauhid menjadi kontroversi di Tanah Air akhi ...
Nusantara, 22 November 2018 19:50
Mobilisasi Umat Islam Menuju Istana Negara
Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan salah satu negara Islam terbesar di dunia, hamp ...
Nusantara, 22 November 2018 19:49
Kebijakan Jokowi Pro Rakyat Kecil
Opini,suaradewata.com - Presiden RI ke-7, Joko Widodo atau lebih dikenal dengan sebutan Jokowi me ...
Nusantara, 22 November 2018 19:47
Jokowi Cerdas! Gandeng Ulama Yang Berpotensi Membangun Indonesia
Opini, suaradewata.com - Indonesia adalah negara yang berpenduduk mayoritas muslim. Tentunya, rak ...
Nusantara, 22 November 2018 19:46
Indonesia Sentris, Pembangunan Merata Ala Jokowi
Opini, suaradewata.com - Selama hampir 20 tahun terakhir, isu ketimpangan pembangun antar wilayah ...
Nusantara, 22 November 2018 19:45
Gaya Kepemimpinan Soeharto Bakal Ditiru Prabowo, Baik Kah?
Opini, suaradewata.com - Sedang booming soal ucapan Titiek Soeharto yang menyatakan bahwa ji ...
Nusantara, 22 November 2018 19:44
Blusukan Jokowi, Mengecek Stabilitas Harga Bahan Pokok
Opini, suaradewata.com – Seringnya blusukan ke pasar bukan karenaPresiden Jokowi terpancing ...
Nusantara, 20 November 2018 16:50
Pemerintah RI Intensifkan Komunikasi, Bukti Upaya Pemerintah dalam Memajukan Bangsa dan Negara
Opini, suaradewata.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ...
Nusantara, 20 November 2018 16:49
Kedekatan Jokowi dan Keluarga Dengan Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Wilayah timur Indonesia memiliki banyak kekayaan alam dan sumber daya ma ...


Berita Lainnya :

Nusantara, 20 Maret 2019 11:04
Gerakan Posting Doa Warganet Dimedsos untuk Pemilu 2019 Damai dan Berlanjutnya Kepemimpinan Nasional
Jakarta, suaradewata.com - Era internet ini, warganet secara bebas bisa menyampaikan pendapat ata ...
Gianyar, 19 Maret 2019 22:54
PN Gianyar Jatuhkan Vonis 20 Tahun Bagi Bandar Narkoba
Gianyar, suaradewata.com - Majelis hakim PN Gianyar yang diketuai oleh Ida Ayu Sri Adriyanth ...
Denpasar, 19 Maret 2019 22:11
4 Pelaku Kejahatan Siber Crime asal Rumania Diringkus Polisi
Denpasar, suaradewata.com - Tindak kejahatan pelaku Siber Crime yang sebelumnya kerap dilaku ...
Denpasar, 19 Maret 2019 22:07
Terkait Banyaknya "Layon" Dititip di RS, Gubernur Koster Harap Masyarakat Ikuti Keputusan PHDI
  Denpasar, suaradewata.com - Serangkaian dengan Panca Wali Krama di Pura Agung Bes ...
Bangli, 19 Maret 2019 22:03
Kabupaten Bangli Masuk UHC, BJPS Akui Komitmen Pemkab Menuju 100 Persen
Bangli, suaradewata.com -  Kepala BPJS Cabang Klungkung, dr. Endang Triana Simajun ...
Bangli, 19 Maret 2019 22:02
Evaluasi Program Bansos Rastra, Bupati Bangli Tekankan Ini
Bangli, suaradewata.com - Dalam upaya mewujudkan krama Bali yang sehat dengan pemberian ...
Denpasar, 19 Maret 2019 21:59
Temannya Pacar Diperkosa, Brandy Dituntut 11 Tahun
Denpasar, suaradewata.com - Hasrat nafsu kesetanan yang dilakukan terdakwa Brandy Adrian da ...
Denpasar, 19 Maret 2019 21:58
Bawa 613,6 gram Sabu, Mahardika Divonis 12 tahun
Denpasar, suaradewata.com - Nyoman Mahardika (31) yang terjerat kasus narkoba dengan barang ...
Denpasar, 19 Maret 2019 21:56
Targetkan Wajib Belajar 12 Tahun, Gubernur Koster Pastikan Ruang Kelas Terpenuhi
Denpasar, suaradewata.com - Untuk mencapai target wajib belajar 12 tahun di Bali, Gubernur B ...
Tabanan, 19 Maret 2019 15:29
300 BKK Bedah Rumah dari Pemkab Badung di serahkan kepada masyarakat Tabanan
Tabanan, suaradewata.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama  denga ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter