APBD Bangli 2019 Dirancang Berimbang

Oleh : ard/rat | 08 November 2018 | Dibaca : 2251 Pengunjung

APBD Bangli 2019 Dirancang Berimbang

sumber foto :suaradewata

Bangli, suaradewata.com - DPRD Bangli mulai menggodok Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Bangli tahun 2019. Sidang dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli, Ngakan Kutha Parwata didampingi Wakil Ketua Komang Carles, Kamis (8/11/2018). Pada kesempatan itu, secara beruntun agenda sidang pertama mendengarkan pidato pengantar Nota Keuangan RAPBD dari Bupati Bangli, I Made Gianyar dan sorenya dilanjutkan dengan sidang penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD. 

Dalam pidato pengantar nota keuangan RAPBD Bangli tahun 2019, Bupati Bangli, I Made Gianyar mengatakan perioritas APBD Bangli tahun 2019 tetap pada menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui penyediaan belanja tidak langsung guna tetap eksisnya pelaksanaan pemerintahan daerah. Dikatakan, kebijakan anggaran belanja menggunakan pendekatan money follows program dengan cara memastikan hanya program yang benar-benar bermanfaat yang dialokasikan dan bukan sekadar karena tugas fungsi perangkat daerah yang bersangkutan. Dikatakan lagi program dan kegiatan perangkat daerah direncanakan  dengan melibatkan partisipasi masyarakat , sehingga anggaran yang dialokasikan merupakan hasil sinergi Musrenbang Kabupaten Bangli tahun 2019, RKPD Kabupaten Bangli  tahun 2019 dan RPJM Kabupaten Bangli tahun 2016-2021 dengan tetap memperhatikan perkembangan perekonomian nasional, regional dan lokal.

Adapun pendapatan daerah tahun 2019 dirancang Rp. 1, 187 triliun. "Namun ke depan akan terus diupayakan peningkatan pendapatan yang lebih signifikan yang dibarengi dengan kerja keras dari seluruh aparat yang terkait khususnya perangkat daerah penghasil pendapatan asli daerah (PAD)," ungkap Made Gianyar. Lebih lanjut Bupati Bangli menyampaikan  bahwa PAD tahun 2019 dirancang Rp. 139 yang berasal dari penerimaan pajak sebesar Rp. 19 miliar, restribusi daerah Rp. 30 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp. 5 miliar dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp. 83 miliar. Selain itu ditopang dari dana perimbangan Rp. 749 miliar, bagi hasil pajak dan bukan pajak Rp. 18 miliar dan sektor DAU Rp. 584 miliar , plus dari DAK 146 miliar. Ditambah oleh pendapatan lain-lain yang sah Rp. 299 miliar bersumber dari dana hibah dari Pemprov Rp. 30 miliar dana bagi hasil pajak dari propvinsi Rp. 87 miliar serta dana penyesuaian  dan otonomi khusus Rp. 104 miliar dan BKK Rp. 78 miliar. "APBD Bangli tahun 2019 dirancang berimbang antara pendapatan dan belanja," tegasnya.

Dalam hal ini, arah pembangunan daerah harus disinkronkan dengan arah perioritas dan strategi pembangunan nasional dan arah perioritas serta strategi pembangunan pemerintah provinsi  melalui program reformasi birokrasi , pendidikan dan kesehatan , percepatan pengurangan kemiskinan, program pemberdayaan masyarakat , dan program pemberdayaan usaha kecil, mikro dan menengah.  Karena itu sektor belanja dirancang sesuai pendapatan, yakni Rp. 1,187 triliun. Terdiri dari belanja tidak langsung Rp. 747 miliar, terdiri dari belanja pegawai Rp. 532 miliar, belanja hibah Rp. 10 miliar, belanja bantuan sosial Rp. 900 juta, belanja bagi hasil kepada provinsi /kabupaten/kota dan pemerintah desa Rp. 5 miliar dan belanja bantuan keuangan kepada provinsi /kabupaten dan pemerintah desa Rp. 197 miliar plus belanja tidak terduga Rp. 1 miliar. Mengenai belanja langsung dirancang Rp. 440 miliar. "Belanja langsung sebagian besar diarahkan untuk memberi dukungan  yang lebih besar terhadap pelaksanaan pembangunan yang sangat mendesak dan segera untuk mendapatkan penyelesaian di antaranya dibidang pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi , pemenuhan sarana prasarana  pada perangkat daerah, peningkatan pemenuhan kualitas SDM dan kegiatan utama lainnya.

Sementara itu Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata dalam pidato pengantarnya mengatakan bahwa ekspektasi rakyat tahun 2019 tentu akan berbeda dengan tahun ini. Karenanya, diperkirakan akan ada tuntutan yang makin besar pada program dan kegiatan pemerintahan yang berpihak pada rakyat, yang akan memberi harapan bagi pertumbuhan dan peningkatan kehidupan social dan ekonomi masyarakat. Kata Kutha Parwata, adalah suatu keniscayaan bagi kita semua pelaksanaan pemerintahan untuk memenuhi tuntutan dan harapan rakyat tersebut. "Oleh karenanya, mari kita bulatkan tekad untuk bersama-sama mengelola pemerintahan dengan baik, saling bekerjasama, terbuka terhadap aspirasi yang berkembang, saling memberi dan menerima serta tetap korektif terhadap potensi kesalahan dan pelanggaran,” tegas Kutha Parwata. ard/rat 


Oleh : ard/rat | 08 November 2018 | Dibaca : 2251 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Denpasar, 18 Januari 2019 20:01
Wagub Cok Ace Dorong Pengembangan Desa Wisata
Denpasar, Suaradewata.com- Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace)  ...
Denpasar, 18 Januari 2019 19:56
Dirancang Perda Tentang RUEB Agar Bali Mandiri Energi
Denpasar, Suaradewata.com- Provinsi Bali tengah merancang peraturan daerah tentang Rencana U ...
Denpasar, 18 Januari 2019 19:47
Manfaatkan Potensi yang Ada, Gubernur Koster Ingin Bali Mandiri Energi
Denpasar, Suaradewata.com- Provinsi Bali berkomitmen untuk mandiri energi serta menjadikan Bali y ...
Klungkung, 18 Januari 2019 15:59
Mencermati Potensi Politisasi di Lingkungan Masjid
  Oleh : Raditya Rahman Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan negara de ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:52
Dukung Kerja TGPF Kasus Novel Baswedan
Oleh : Rizal Arifin Opini, suaradewata.com- Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi s ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:46
Amien Rais Ancam Gempur KPU
Oleh : Gani Permata Opini, suaradewata.com - Pagelaran Pilpres 2019 semakin dekat, seran ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:35
Politik Minim Etika Ala Prabowo
Penulis : Ahmad Harris Opini, suaradewata.com- Untuk kesekian kalinya, Prabowo kembali dilapo ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:24
Harapan untuk Sang Jendral Pesimisme
  Penulis: Abdul Manan Opini, suaradewata.com - Prabowo kerap mengeluarkan pern ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:19
Hari ini Ijazah Jokowi Palsu, Besok Apa Lagi?
Penulis : Maryam Susanti Opini, suaradewata.com- Jelang acara debat Capres antara Paslon ters ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:14
Prabowo Mengajak Relawan Menginap di TPS, Kurang Kerjaankah?
Oleh : Dodik Prasetyo Opini, suaradewata.com- Menjadi Capres untuk kedua kalinya, Prabowo nam ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 18 Januari 2019 20:01
Wagub Cok Ace Dorong Pengembangan Desa Wisata
Denpasar, Suaradewata.com- Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace)  ...
Denpasar, 18 Januari 2019 19:56
Dirancang Perda Tentang RUEB Agar Bali Mandiri Energi
Denpasar, Suaradewata.com- Provinsi Bali tengah merancang peraturan daerah tentang Rencana U ...
Denpasar, 18 Januari 2019 19:47
Manfaatkan Potensi yang Ada, Gubernur Koster Ingin Bali Mandiri Energi
Denpasar, Suaradewata.com- Provinsi Bali berkomitmen untuk mandiri energi serta menjadikan Bali y ...
Klungkung, 18 Januari 2019 15:59
Mencermati Potensi Politisasi di Lingkungan Masjid
  Oleh : Raditya Rahman Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan negara de ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:52
Dukung Kerja TGPF Kasus Novel Baswedan
Oleh : Rizal Arifin Opini, suaradewata.com- Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi s ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:46
Amien Rais Ancam Gempur KPU
Oleh : Gani Permata Opini, suaradewata.com - Pagelaran Pilpres 2019 semakin dekat, seran ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:35
Politik Minim Etika Ala Prabowo
Penulis : Ahmad Harris Opini, suaradewata.com- Untuk kesekian kalinya, Prabowo kembali dilapo ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:24
Harapan untuk Sang Jendral Pesimisme
  Penulis: Abdul Manan Opini, suaradewata.com - Prabowo kerap mengeluarkan pern ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:19
Hari ini Ijazah Jokowi Palsu, Besok Apa Lagi?
Penulis : Maryam Susanti Opini, suaradewata.com- Jelang acara debat Capres antara Paslon ters ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:14
Prabowo Mengajak Relawan Menginap di TPS, Kurang Kerjaankah?
Oleh : Dodik Prasetyo Opini, suaradewata.com- Menjadi Capres untuk kedua kalinya, Prabowo nam ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter