Salah Kaprah Prabowo “Make Indonesia Great Again”

Oleh : BayuHamizan/aga | 17 Oktober 2018 | Dibaca : 2228 Pengunjung

Salah Kaprah Prabowo “Make Indonesia Great Again”

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Belum lama menggemparkan publik dengan pernyataan‘Indonesia akan bubar pada tahun 2030, kini Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik menggunakan slogan kampanye milik Donald Trump ‘make America great again menjadi“make Indonesia great again” dalam kampanyenya. Pernyataan tersebut cukup kontroversial dan menjadi topik utama pembicaraan para netizen. Dilansir pada kumparan.com, slogan tersebut digunakan oleh Prabowo untuk mengkritik sekelompok elite yang menyebabkan penderitaan rakyat dan menilai pemerintah Indonesia yang tak bias bersikap tegas dalam mewujudkan kepentingan rakyat. Disamping menjatuhkan pemerintah, melalui slogan tersebut diutarakan komitmen Prabowo untuk mengembalikan Indonesia sesuai cita-cita pendiri bangsa dulu dimana Indonesia sebagai negara yang kuat dan adil serta makmur rakyatnya. Menggunakan isu banyaknya angka pengangguran ditambah dengan isu banjirnya Tenaga Kerja Asing (TKA), Prabowo berdalih bahwa seharusnya pemerintah lebih memperioritaskan kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.

Melihat sosokPrabowo yang dikenal dengan kalimat anti asing, secara seketika luntur setelah memunculnya slogan tersebut. Dalam merdeka.com melansir bahwa selama ini retorika Prabowo selalu anti asing, akan tetapi kenapa mendadak meniru Amerika? Terlebih yang ditiru adalah Donald Trump yang identik dengan masalah rasisme dan anti muslim. Apakah mungkin Prabowo telah kehabisan ide hingga meniru slogan Trump? Tentunya banyak spekulasi yang mendorong Prabowo menggunakan slogan Trump di Indonesia. Beberapa pihak beranggapan bahwa Prabowo memang memiliki pemikiran yang sama seperti Trump, dengan memanfaatkan politik identitas melihat kondisi Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, budaya dan bangsa. Atau mungkin juga, Prabowo tidak paham dengan slogan yang dipakai oleh Donald Trump, sehingga asal meniru saja tanpa mengetahui makna secara mendalam. Kata ”great again” pada slogan Trump memiliki arti adanya supremasi kulit putih. Trump pada masa kampanye sering mengatakan Amerika akan menjadi Negara anti muslim. Jadi Prabowo menginginkan adanya supremasi kulit apa di Indonesia? Suku apa? Agama apa?

Dalam suatu video yang beredar di laman youtube, Prabowo mengakui dirinya termasuk salah satu elite Indonesia yang mengambil pedoman dari dunia barat. Nilai-nilai barat dianggap Prabowo sebagai nilai modern, seperti westernisasi dan demokrasi liberal yang dianggap sebagai factor majunya bangsa. Hal tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai demokrasi di Indonesia yang menganut dasar Pancasila. Indonesia punya cara sendiri dalam menyelesaikan persoalan bangsa, karena yang paling tahu kondisi Indonesia adalah internal Indonesia sendiri tanpa harus mengadopsi dari negara lain. Jati diri bangsa Indonesia sudah tertuang dalam UUD 1945. Sehingga jangan pernah menyamakan suatu permasalahan di negara lain dengan Negara sendiri tanpa mengetahui kondisi dan situasinya.Prabowo mungkin mampu beretorika namun tidak bias konsisten dengan retorika yang dibuatnya alias labil. Hal ini juga yang menyebabkan Prabowo tidak akan pernah mengikuti ulama dan lebih memilih kawan seperjuangan seperti Sandiaga Uno yang lebih sekuler dan sama-sama berpendidikan di barat. Prabowo adalah antek asing barat dan antek asing timur tengah sejati yang sejak tahun 1998 telah bermanuver untuk merusak pemerintahan dan system negara. Pemilihan slogan yang digunakan Prabowo memiliki makna yang mendalam terutama bagi muslim Indonesia yang sempat mengecam perbuatan Trump dengan slogan tersebut. Hal ini membuktikan  adanya libido kekuasaan di kubu Prabowo sehingga memilih jalan politik yang anti mainstream. Apakah Indonesia mau dipimpin orang yang berkiblatke Trump? Pemimpin Amerika yang anti muslim?

 

Oleh:  BayuHamizan (Pemerhati Politik)

 


Oleh : BayuHamizan/aga | 17 Oktober 2018 | Dibaca : 2228 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Nusantara, 12 November 2018 20:35
Sigap Membantu, KBRI Malah Dicerca
Opini, suaradewata.com - Muhammad Rizieq Shihab,Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) atau yang le ...
Nusantara, 12 November 2018 20:34
Saat Presiden Naik Ontel di Bandung Lautan Sepeda
Opini, suaradewata.com - Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam Pa ...
Nusantara, 12 November 2018 20:32
Presiden Jokowi Dianugerahi Pinisepuh Paguyuban Pasundan
Opini, suaradewata.com - Presiden Joko Widodo menerima penghargaan sebagai Pinisepuh Paguyuban Pa ...
Nusantara, 12 November 2018 20:30
Naik Motor, Presiden Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Bandung
Opini, suaradewata.com - Presiden Joko Widodo kembali naik motor custom miliknya untuk menghadiri ...
Nusantara, 12 November 2018 20:29
Kasus Rizieq di Arab Saudi, Bagai Kacang Lupa Kulit
Opini, suaradewata.com - Beberapa waktu lalu, publik sempat digemparkan dengan beredarnya berita ...
Nusantara, 12 November 2018 20:28
Kasus Rizieq: Air Susu Dibalas Air Tuba
Opini, suaradewata.com - Belakangan masyarakat dihebohkan dengan berita tentang penangkapan oleh ...
Nusantara, 10 November 2018 16:50
Toleran LGBT Bukan Berarti Dilegalkan
Opini, suaradewata.com - Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bukan hal tabu ...
Nusantara, 10 November 2018 16:48
Melegalkan LGBT Menjadi Bon Waktu Bagi Generasi Muda
Opini, suaradewata.com - Fenomena merebaknya berbagai kasus terkait dengan LGBT cukup menggusarka ...
Nusantara, 10 November 2018 16:47
LGBT Bibit Kemerosotan Moral Bangsa
Opini, suaradewata.com - Minggu lalu media mengabarkan bahwa Lucinta Luna menyatakan dukungannya ...
Nusantara, 10 November 2018 16:46
Drama Terdzolimi, Bahan untuk Rencana Aksi Bela?
Opini, suaradewata.com - Baru-baru ini kita dikejutkan dengan berita terhangat yaitu adanya penan ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 13 November 2018 20:33
DPRD Bali Siapkan Revisi Perda Desa Adat di Bali
Denpasar, suaradewata.com - Perjuangan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan seperti Prajaniti ...
Tabanan, 13 November 2018 20:29
Komisi III DPRD Bali Tinjau Pembangunan GOR Debes
Tabanan, suaradewata.com– Komisi III DPRD Provinsi Bali melakukan sidak terhadap pemba ...
Tabanan, 13 November 2018 20:25
BPK RI Provinsi Bali Exit Meeting dengan Pemkab Tabanan
Tabanan, Suaradewata.com– Setelah melakukan pemeriksaan selama 35 hari kalender tentan ...
Denpasar, 13 November 2018 20:11
Wagub Cok Ace Dukung Pelaksanaan Indian Week di Bali
Denpasar, Suaradewata.com- Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mene ...
Badung, 13 November 2018 20:01
Koster Akan Bangun Pendidikan Karakter SDM Bali Berdasarkan Kearifan Lokal
Badung, Suaradewata.com- Dalam rangka melaksanakan revolusi mental melalui pendidikan karakter, B ...
Denpasar, 13 November 2018 19:50
Cok Ace Dukung Pelaksanaan Seminar BSWA Wake Up, The World Has Changed
Denpasar, Suaradewata.com- Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mener ...
Denpasar, 13 November 2018 19:15
Songsong Tugas Pamtas RI-RDTL, Pangdam Berangkatkan Satgas Yonif Mekanis 741/GN
Denpasar,suaradewata.com - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P,  melepas keb ...
Denpasar, 13 November 2018 19:14
Simpan Ratusan Amunisi, Oknum Perbakin Dituntut 1,5 tahun
Denpasar, suaradewata.com - Kasus penyergapan terhadap Eko Bayu Ariefianto (41), warga Desa Kerta ...
Tabanan, 13 November 2018 19:13
Sebanyak 74 Pelanggar Terjaring Dalam Operasi Di Utara Pasar Tabanan
Tabanan, suaradewata.com- Operasi Zebra Agung 2018 yang di gelar Sat Lantas Polres Tabanan di uta ...
Badung, 13 November 2018 19:11
Pleno DPTHP-1 Perbaikan tingkat Kecamatan Serentak di Badung
Badung, suaradewata.com - Setelah melalui dinamika panjang berkaitan dengan pemutakhiran Dat ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter