Salah Kaprah Prabowo “Make Indonesia Great Again”

Oleh : BayuHamizan/aga | 17 Oktober 2018 | Dibaca : 2341 Pengunjung

Salah Kaprah Prabowo “Make Indonesia Great Again”

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Belum lama menggemparkan publik dengan pernyataan‘Indonesia akan bubar pada tahun 2030, kini Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik menggunakan slogan kampanye milik Donald Trump ‘make America great again menjadi“make Indonesia great again” dalam kampanyenya. Pernyataan tersebut cukup kontroversial dan menjadi topik utama pembicaraan para netizen. Dilansir pada kumparan.com, slogan tersebut digunakan oleh Prabowo untuk mengkritik sekelompok elite yang menyebabkan penderitaan rakyat dan menilai pemerintah Indonesia yang tak bias bersikap tegas dalam mewujudkan kepentingan rakyat. Disamping menjatuhkan pemerintah, melalui slogan tersebut diutarakan komitmen Prabowo untuk mengembalikan Indonesia sesuai cita-cita pendiri bangsa dulu dimana Indonesia sebagai negara yang kuat dan adil serta makmur rakyatnya. Menggunakan isu banyaknya angka pengangguran ditambah dengan isu banjirnya Tenaga Kerja Asing (TKA), Prabowo berdalih bahwa seharusnya pemerintah lebih memperioritaskan kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.

Melihat sosokPrabowo yang dikenal dengan kalimat anti asing, secara seketika luntur setelah memunculnya slogan tersebut. Dalam merdeka.com melansir bahwa selama ini retorika Prabowo selalu anti asing, akan tetapi kenapa mendadak meniru Amerika? Terlebih yang ditiru adalah Donald Trump yang identik dengan masalah rasisme dan anti muslim. Apakah mungkin Prabowo telah kehabisan ide hingga meniru slogan Trump? Tentunya banyak spekulasi yang mendorong Prabowo menggunakan slogan Trump di Indonesia. Beberapa pihak beranggapan bahwa Prabowo memang memiliki pemikiran yang sama seperti Trump, dengan memanfaatkan politik identitas melihat kondisi Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, budaya dan bangsa. Atau mungkin juga, Prabowo tidak paham dengan slogan yang dipakai oleh Donald Trump, sehingga asal meniru saja tanpa mengetahui makna secara mendalam. Kata ”great again” pada slogan Trump memiliki arti adanya supremasi kulit putih. Trump pada masa kampanye sering mengatakan Amerika akan menjadi Negara anti muslim. Jadi Prabowo menginginkan adanya supremasi kulit apa di Indonesia? Suku apa? Agama apa?

Dalam suatu video yang beredar di laman youtube, Prabowo mengakui dirinya termasuk salah satu elite Indonesia yang mengambil pedoman dari dunia barat. Nilai-nilai barat dianggap Prabowo sebagai nilai modern, seperti westernisasi dan demokrasi liberal yang dianggap sebagai factor majunya bangsa. Hal tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai demokrasi di Indonesia yang menganut dasar Pancasila. Indonesia punya cara sendiri dalam menyelesaikan persoalan bangsa, karena yang paling tahu kondisi Indonesia adalah internal Indonesia sendiri tanpa harus mengadopsi dari negara lain. Jati diri bangsa Indonesia sudah tertuang dalam UUD 1945. Sehingga jangan pernah menyamakan suatu permasalahan di negara lain dengan Negara sendiri tanpa mengetahui kondisi dan situasinya.Prabowo mungkin mampu beretorika namun tidak bias konsisten dengan retorika yang dibuatnya alias labil. Hal ini juga yang menyebabkan Prabowo tidak akan pernah mengikuti ulama dan lebih memilih kawan seperjuangan seperti Sandiaga Uno yang lebih sekuler dan sama-sama berpendidikan di barat. Prabowo adalah antek asing barat dan antek asing timur tengah sejati yang sejak tahun 1998 telah bermanuver untuk merusak pemerintahan dan system negara. Pemilihan slogan yang digunakan Prabowo memiliki makna yang mendalam terutama bagi muslim Indonesia yang sempat mengecam perbuatan Trump dengan slogan tersebut. Hal ini membuktikan  adanya libido kekuasaan di kubu Prabowo sehingga memilih jalan politik yang anti mainstream. Apakah Indonesia mau dipimpin orang yang berkiblatke Trump? Pemimpin Amerika yang anti muslim?

 

Oleh:  BayuHamizan (Pemerhati Politik)

 


Oleh : BayuHamizan/aga | 17 Oktober 2018 | Dibaca : 2341 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Nusantara, 22 November 2018 19:52
Sebuah Pelajaran Dari Pancasila Untuk Bangsa Indonesia
Opini, suaradewata.com – Beberapa hari terakhir, viral video Calon Presiden Prabowo Su ...
Nusantara, 22 November 2018 19:51
Operasi Intelijen? Tuduhan Tanpa Landasan!
Opini, suaradewata.com - Bendera bertuliskan kalimat tauhid menjadi kontroversi di Tanah Air akhi ...
Nusantara, 22 November 2018 19:50
Mobilisasi Umat Islam Menuju Istana Negara
Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan salah satu negara Islam terbesar di dunia, hamp ...
Nusantara, 22 November 2018 19:49
Kebijakan Jokowi Pro Rakyat Kecil
Opini,suaradewata.com - Presiden RI ke-7, Joko Widodo atau lebih dikenal dengan sebutan Jokowi me ...
Nusantara, 22 November 2018 19:47
Jokowi Cerdas! Gandeng Ulama Yang Berpotensi Membangun Indonesia
Opini, suaradewata.com - Indonesia adalah negara yang berpenduduk mayoritas muslim. Tentunya, rak ...
Nusantara, 22 November 2018 19:46
Indonesia Sentris, Pembangunan Merata Ala Jokowi
Opini, suaradewata.com - Selama hampir 20 tahun terakhir, isu ketimpangan pembangun antar wilayah ...
Nusantara, 22 November 2018 19:45
Gaya Kepemimpinan Soeharto Bakal Ditiru Prabowo, Baik Kah?
Opini, suaradewata.com - Sedang booming soal ucapan Titiek Soeharto yang menyatakan bahwa ji ...
Nusantara, 22 November 2018 19:44
Blusukan Jokowi, Mengecek Stabilitas Harga Bahan Pokok
Opini, suaradewata.com – Seringnya blusukan ke pasar bukan karenaPresiden Jokowi terpancing ...
Nusantara, 20 November 2018 16:50
Pemerintah RI Intensifkan Komunikasi, Bukti Upaya Pemerintah dalam Memajukan Bangsa dan Negara
Opini, suaradewata.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ...
Nusantara, 20 November 2018 16:49
Kedekatan Jokowi dan Keluarga Dengan Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Wilayah timur Indonesia memiliki banyak kekayaan alam dan sumber daya ma ...


Berita Lainnya :

Klungkung, 18 Januari 2019 15:59
Mencermati Potensi Politisasi di Lingkungan Masjid
  Oleh : Raditya Rahman Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan negara de ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:52
Dukung Kerja TGPF Kasus Novel Baswedan
Oleh : Rizal Arifin Opini, suaradewata.com- Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi s ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:46
Amien Rais Ancam Gempur KPU
Oleh : Gani Permata Opini, suaradewata.com - Pagelaran Pilpres 2019 semakin dekat, seran ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:35
Politik Minim Etika Ala Prabowo
Penulis : Ahmad Harris Opini, suaradewata.com- Untuk kesekian kalinya, Prabowo kembali dilapo ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:24
Harapan untuk Sang Jendral Pesimisme
  Penulis: Abdul Manan Opini, suaradewata.com - Prabowo kerap mengeluarkan pern ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:19
Hari ini Ijazah Jokowi Palsu, Besok Apa Lagi?
Penulis : Maryam Susanti Opini, suaradewata.com- Jelang acara debat Capres antara Paslon ters ...
Nusantara, 18 Januari 2019 15:14
Prabowo Mengajak Relawan Menginap di TPS, Kurang Kerjaankah?
Oleh : Dodik Prasetyo Opini, suaradewata.com- Menjadi Capres untuk kedua kalinya, Prabowo nam ...
Tabanan, 17 Januari 2019 20:49
DPRD Tabanan Sosialisasikan Ranperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan
Tabanan, suaradewata.com – DPRD Tabanan Kamis (17/1/2018) mensosialisasikan Ranca ...
Tabanan, 17 Januari 2019 20:44
Jelang Pemilu 2019 dan Tabanan Harmoni Bersholawat, Polres Tabanan Gelar Rakor
Tabanan, suaradewata.com - Menjelang Pemilu 2019 dan menjelang digelarnya kegiatan Akba ...
Denpasar, 17 Januari 2019 20:37
Waduh.... Kerangka Manusia Ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah Sebelah Utara By Pass Ir. Soekarno
Denpasar, suaradewata.com -  Kerangka manusia ditemukan di tempat pembuangan sampa ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter