Dianggap Telah Mati, Jika Tidak Lakukan Perekaman Hingga..

Oleh : ard/aga | 16 Oktober 2018 | Dibaca : 2366 Pengunjung

Dianggap Telah Mati, Jika Tidak Lakukan Perekaman Hingga..

sumber foto :suaradewata

Bangli, suaradewata.com - Untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan, utamanya penuntasan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangli, Selasa (16/10) menggelar sosialisasi kebijakan administrasi kependudukan. Acara yang digelar di ruang pertemuan Dinas PKP Bangli, dibuka oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.hum.,M.kn. Acara ini juga dihadiri oleh Camat se-Kabupaten Bangli dan kelihan banjar yang masyarakatnya paling banyak belum melakukan perekaman EKTP.

Bupati Bangli Made Gianyar pada kesempatan itu mengatakan, apapun bentuknya, semua administrasi itu sangat penting. Sama halnya dengan administrasi kependudukan, menurut Bupati Made Gianyar, saat belum butuh, masyarakat banyak yang acuh tak acuh untuk mengurus. Tetapi kalau ada keperluan mendadak, baru sibuk ngurus. “Misalkan Mau kerja ke Kapal Pesiar, harus ngurus SKCK. Sebelum ngurus SKCK harus punya EKTP. Kemudian datang kekantor Dukcapil marah-marah, bilang pelayanan tidak baik. Ngurus EKTP aja lama. Padahal kalau dipahami ngurus EKTP tidak lama, tetapi karena serba mendadak, akhirnya yang disalahkan pemerintah”serunya.

Sambung Bupati Made Gianyar, terkait dengan administrasi kependudukan, pemerintah sudah menetapkan kebijakan penggunakan pola EKTP. Menurutnya, meskipun program ini sudah berjalan hampir lima tahun, namun nyatanya masih banyak masyarakat yang belum melakukan perekaman. Untuk itu, melalui kesempatan ini, Bupati Made Gianyar mengajak semua pihak, khususnya masyarakat yang belum melakukan perekaman EKTP, untuk segera melakukan perekaman. Apalagi dengan kebijakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyatakan bahwa penduduk yang berusia 23 tahun pada Desember 2018, bila belum melakukan perekaman sampai tanggal 31 Desember 2018, untuk sementara datanya akan dinonaktifkan dari data base kependudukan. Itu artinya, yang bersangkutan dianggap sudah tidak ada atau meninggal dunia. Namun jika yang bersangkutan datang untuk perekaman, datanya bisa diaktifkan kembali sesuai dengan NIK yang bersangkutan. “Jika mengacu kebijakan Kemendagri, bagi masyarakat yang sudah berumur 23 tahun per 31 Desember 2018, namun belum melakukan perekaman EKTP, untuk sementara data kependudukannya akan dinonaktifkan dari database. Jika sampai dinonaktifkan, artinya yang bersangkutan tidak akan mendapatkan pelayanan dalam bentuk apapun, karena dianggap sudah tidak ada”serunya.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangli I Nyoman Sumantra mengatakan, sesuai dengan data Disdukcapil Bangli, sampai dengan 17 April 2019, seharusnya ada sekitar 190 ribu lebih warga Bangli yang bisa memiliki EKTP. Namun hingga bulan Oktober 2018, yang sudah memiliki EKTP baru sekitar 174 ribu lebih. Sehingga masih ada sekitar 15 ribu data kependudukan di Bangli yang masih bias atau perlu perbaikan. Menurutnya, masih biasnya data kependudukan di Kabupaten Bangli, disebabkan oleh tiga faktor.  Pertama, karena ada kasus perpindahan ke derah lain, ia sudah mengurus surat perpindahan, namun surat perpidahan tersebut belum disampaikan kepada Disdukcapil pada daerah yang dituju.  Kalau terjadi seperti ini, maka pada hari ke 31, system akan mengembalikan yang bersangkutan sebagai penduduk Bangli. Yang kedua, misalkan ada yang meninggal tidak dilaporkan. Sebelum ia dilaporkan meninggal, maka tidak akan dikeluarkan akte kematian. Otomatis karena belum dikeluarkan akte kematian, maka yang bersangkutan tidak akan bisa keluar dari data base. Yang ketiga, adanya data ganda sebelum penerapan program Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Karena sebelum penerapan SIAK, masyarakat bisa dengan mudahnya mengajukan permohonan pembuatan KTP baru, meskipun sebelumnya sudah memiliki KTP. “Tiga faktor inilah yang membuat data kependudukan di Bangli sampai saat ini masih bias. Untuk itu, hari ini kita kumpulkan kepala dusun yang wilayahnya paling banyak mengalami masalah data kependudukan, sehingga data kependudukan bisa segera divalidasi. Yang sudah pindah, diberi tanda pindah. Yang meninggal diberi tanda meninggal. Yang ganda, kita hapus datanya yang tidak valid”tutupnya.ard/aga


Oleh : ard/aga | 16 Oktober 2018 | Dibaca : 2366 Pengunjung


TAGS : Bangli




Berita Terkait :

Bangli, 29 Maret 2019 19:36
889 Usulan Kegiatan Digodok Saat Musrenbang Kabupaten Bangli Tahun 2020
Bangli, suaradewata.com – Sebanyak 889 usulan masyarakat disampaikan untuk digodo ...
Bangli, 13 Maret 2019 19:00
Ini Ungkapan Bupati Bangli Saat Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1941
Bangli, suaradewata.com - Sebagai wujud syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa /Tuh ...
Bangli, 05 Maret 2019 13:43
Pemkab Bangli Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Atas Nama Pemerintah Kabupaten Bangli Beserta Staf dan Keluarga Mengucapkan Sela ...
Bangli, 05 Maret 2019 10:22
DPRD Kabupaten Bangli Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Pimpinan dan Anggota DPRD Beserta Seluruh Staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bangli Menguca ...
Bangli, 17 Februari 2019 18:30
Saat Rembug Sastra, Sekar Padma Dinilai Lebih Pantas Jadi Maskot Bangli
Bangli, suaradewata.com – Rencana Bupati Bangli, I Made Gianyar untuk menjadikan ...
Bangli, 16 November 2018 18:34
Dewan Desak Dinas PKP, Buru dan Eliminasi Anjing Liar Pembunuh “Godel” Warga
Bangli, suaradewata.com – Kalangan DPRD Bangli mendesak agar Dinas Pertanian, Ketahanan Pan ...
Bangli, 06 November 2018 19:18
Produksi Beras Bangli Naik 123,50 Ton
Bangli, suaradewata.com - Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, produksi beras di Kabupaten Ba ...
Bangli, 05 November 2018 18:56
Dewan Kecewa Program Danau Buatan Tak Tercover Dalam KUA/PPAS
Bangli, suaradewata.com - Wacana pembangunan danau buatan untuk mengatasi persoalan krisis air be ...
Bangli, 01 November 2018 19:34
Ratusan ASN Ngayah Bersih-bersih di Pura Jati, Jelang Karya Agung Danu Kertih
Bangli, suaradewata.com - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten ( ...
Bangli, 26 Oktober 2018 20:00
Jelang Karya Agung Danu Kretih, Wagub Cok Ace Pimpin Paruman Di Pura Ulun Danu Batur
Bangli, suaradewata.com - Guna memantapkan koordinasi dan sosialisasi pelaksanaan Karya Agung Dan ...


Berita Lainnya :

Gianyar, 20 April 2019 16:30
Gianyar Akan Dinobatkan Sebagai Kota Kerajinan Dunia
Gianyar, suaradewata.com - Dengan penobatan ini, Kabupaten Gianyar tidak saja dikenal s ...
Gianyar, 20 April 2019 16:28
Workshop Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Kreatif
Gianyar, suaradewata.com - Gianyar punya semua sumber daya yang dibutuhkan, dari peraji ...
Gianyar, 20 April 2019 16:20
Kecerian Anak-anak Melepas Ribuan Kupu-kupu di Balitopia Gianyar
Gianyar, suaradewata.com  -Ribuan anak-anak yang mengunjungi taman kupu-kupu di Balitop ...
Tabanan, 20 April 2019 12:58
Bupati Eka Ucap Syukur di Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah, Angseri
Tabanan, suaradewata.com  – Sebagai seorang Kepala Daerah dengan tugas yang begit ...
Nusantara, 20 April 2019 12:53
Kawal Hasil Pemilu 2019 Tanpa Provokasi Demi Persatuan Dan Keberlanjutan Bangsa.
Opini, suaradewata.com - Negeri ini dibangun oleh para founding fathers dengan dan dalam semangat ...
Nusantara, 20 April 2019 12:48
Dukung Hasil Pemilu 2019 , Pemimpin harus Siap Menang Kalah Demi Persatuan Bangsa.
Opini, suaradewata.com - Berdasarkan hasil quick count berbagai lembaga survei yang mengunggulkan ...
Nusantara, 20 April 2019 12:42
Bersatu Demi Indonesia yang Lebih Maju. Mari Dukung Hasil Pemilu Dengan Damai.
Opini ,suaradewata.com - Pada tanggal 17 April kemarin rakyat Indonesia berbondong-bondong menuju ...
Nusantara, 20 April 2019 12:40
Indonesia Akan Maju Jika Seluruh Rakyat Bersatu Pasca Pemilu 2019
Opini, suaradewata.com - Pada Pemilu 2019 ini ada 193 juta orang Indonesia yang telah memilih pre ...
Tabanan, 19 April 2019 21:15
Kader Banteng Tabanan Siap Merahkan Dewan Sanggulan
Tabanan, suaradewata.com -Para kader PDIP Tabanan dipastikan akan 'memerahkan' ...
Tabanan, 19 April 2019 19:59
Buntut Kecurangan Ketua KPPS, KPU Akan Gelar PSU di TPS 29
Tabanan, suaradewata.com - Setelah mendapatkan rekomendasi dari Bawaslu Tabanan, KPU Ta ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter