Diskusi Komunikonten : Partisipasi dan Gotong Royong Dalam Mempublikasikan Capaian Pembangunan Daerah Perbatasan

Oleh : rls/gin | 25 September 2018 | Dibaca : 1669 Pengunjung

Diskusi Komunikonten : Partisipasi dan Gotong Royong Dalam Mempublikasikan Capaian Pembangunan Daerah Perbatasan

sumber foto :istimewa

Jakarta, suaradewata.com - Setidaknya ada tiga isu utama di perbatasan diantaranya keamanan, kesejahteraan dan ekonomi. Pemerintah terus melakukan percepatan pembangunan daerah perbatasan, berbagai kementerian dan lembaga negara terlibat sesuai fungsinya. Selain tiga hal tersebut, terdapat satu lagi yang juga harus dipikirkan yaitu partisipasi publik, utamanya dalam publikasi pembangunan daerah perbatasan.

Untuk itu, Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi menggelar diskusi di Kantor Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 112, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis, 27 September 2018, pukul 14.00 – 17.00 WIB, dengan tema : Partisipasi Publik Dalam Publikasi Capaian Pembangunan Daerah Perbatasan oleh Pemerintah Indonesia.

Akan hadir sebagai narasumber dalam diskusi ini adalah Dr. Adriana Elisabeth, Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Alfi Rahmadi, Direktur Infokom Institut Studi Strategi Indonesia, Eddy Ganefo, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan Edi Sugiharto dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan. Direktur Eksekutif Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria mengatakan kekuatan publikasi yang dilakukan masyarakat adalah otentik dan pesan yang beragam.

Sedangkan kelemahan publikasi yang sentralistik adalah pesan yang kaku. Diskusi ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam produksi dan distribusi konten terkait pencapaian pembangunan perbatasan yang dilakukan Pemerintah Indonesia. “Kepentingan nasional adalah diatas segala kepentingan kelompok, bukti nyata pembangunan daerah perbatasan harus sampai kepada masyarakat Indonesia, kepada negara tetangga dan kepada segelintir oknum yang masih memprovokasi ingin berpisah dari NKRI," jelas Hariqo di Jakarta pada 25 September 2018.

Sementara itu Lukman, Ketua Panitia kegiatan ini mengatakan Pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla telah melakukan kerja nyata yang langsung dirasakan warga. Tidak bisa cepat karena luasnya wilayah, ini NKRI bukan singapura, bukan juga swiss yang kecil wilayahnya. NKRI sangat luas, yang paling penting adalah pembangunan dari pinggiran sudah dimulai dan adanya jaminan pembangunan berkelanjutan untuk semua daerah perbatasan. Apresiasi terhadap pemerintah Jokowi atas pembangunan wilayah perbatasan harus terus berkelanjutan.

Untuk itu diperlukan gotong royong seluruh komponen. Diskusi ini juga diharapkan semakin membangunkan kesadaran bahwa kinerja-kinerja pemerintah jangan dirusak dengan penyebaran-penyebaran informasi hoax demi kepentingan politik sesaat. Pemerintah juga diharapkan terus memperkuat website-website kementerian dan lembaga resmi dengan terus memperbarui konten-konten, sehingga masyarakat mempunyai rujukan jika terdapat berita atau informasi hoax.

Berbagai keberhasilan pembangunan saat ini pastinya membawa dampak positip naiknya harga diri bangsa dimata bangsa lain dan penyebaran konten positif atas berbagai keunggulan bangsa pastinya juga membawa pesan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Disinilah etalase depan wilayah perbatasan harus tampil menjadi simbul kedaulatan bangsa kita. Terimakasih kepada pemerintah Jokowi yang telah menghadirkan negara melalui wujud pembangunan di wilayah perbatasan. rls/gin


Oleh : rls/gin | 25 September 2018 | Dibaca : 1669 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Gianyar, 18 Februari 2019 16:09
Bupati Mahayastra Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi
Gianyar, suaradewata.com - Usai mendengar penyampaian pandangan umum fraksi anggota DPRD Kabupate ...
Gianyar, 18 Februari 2019 16:06
Apresiasi Sehatnya Ekonomi Bali, Gubernur Tetap Harapkan Terobosan Baru Sumber PAD
Gianyar, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster mengharapkan ada terobosan baru dalam mengg ...
Denpasar, 18 Februari 2019 15:46
Wagub Cok Ace Harap PKL Politeknik Statistika STIS Hasilkan Referensi Bagi Kebijakan Pertanian Bali
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mem ...
Tabanan, 18 Februari 2019 15:41
Tekan Golput, Mahasiswa KKN Udayana Gelar Sosialisasi Dikalangan Millennial
Tabanan, suaradewata.com -  Mahasiswa KKN Udayana yang berada di Desa Gubug menggelar kegiat ...
Nusantara, 18 Februari 2019 15:09
Prabowo Sebut Harga Beras-Daging Indonesia Tertinggi di Dunia
Oleh : Gani Permata Opini, suaradewata.com- Kunjungan Prabowo Subianto ke Kabupaten Blora ten ...
Nusantara, 18 Februari 2019 15:05
Indonesia 2045, Antara Lumbung Pangan Dunia dan Krisis Pangan
Oleh : Abdul Aziz Opini, suaradewata.com- Masa kampanye yang tinggal beberapa minggulagi memb ...
Nusantara, 18 Februari 2019 15:01
Foto Harmonis Keluarga Presiden Jokowi Bikin Fadli Zon Kepanasan
Oleh : Aldia Putra Opini, suaradewata.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyindir pencitraan y ...
Nusantara, 18 Februari 2019 14:57
Jokowi Dinilai Menguasai Ketahanan Pangan
Oleh : Rika Prasetya Opini, suaradewata.com- Persoalan pangan tidak bisa disepelekan. Pasaln ...
Nusantara, 18 Februari 2019 14:49
Dibalik Keberatan Takmir Masjid Atas Sholat Jumat Prabowo di Semarang
Oleh : Raditya Rahman Opini, suaradewata.com -  Pimpinan Takmir Masjid Agung Semarang a ...
Nusantara, 18 Februari 2019 14:45
Penetapan Tersangka Slamet Maarif Bukanlah Sebuah Kriminalisasi
Oleh : Dodik Prasetyo Opini, suaradewata.com- Penetapan Ketua (PA?) 212 Slamet Maarif sebaga ...


Berita Lainnya :

Gianyar, 18 Februari 2019 16:09
Bupati Mahayastra Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi
Gianyar, suaradewata.com - Usai mendengar penyampaian pandangan umum fraksi anggota DPRD Kabupate ...
Gianyar, 18 Februari 2019 16:06
Apresiasi Sehatnya Ekonomi Bali, Gubernur Tetap Harapkan Terobosan Baru Sumber PAD
Gianyar, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster mengharapkan ada terobosan baru dalam mengg ...
Denpasar, 18 Februari 2019 15:46
Wagub Cok Ace Harap PKL Politeknik Statistika STIS Hasilkan Referensi Bagi Kebijakan Pertanian Bali
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mem ...
Tabanan, 18 Februari 2019 15:41
Tekan Golput, Mahasiswa KKN Udayana Gelar Sosialisasi Dikalangan Millennial
Tabanan, suaradewata.com -  Mahasiswa KKN Udayana yang berada di Desa Gubug menggelar kegiat ...
Nusantara, 18 Februari 2019 15:09
Prabowo Sebut Harga Beras-Daging Indonesia Tertinggi di Dunia
Oleh : Gani Permata Opini, suaradewata.com- Kunjungan Prabowo Subianto ke Kabupaten Blora ten ...
Nusantara, 18 Februari 2019 15:05
Indonesia 2045, Antara Lumbung Pangan Dunia dan Krisis Pangan
Oleh : Abdul Aziz Opini, suaradewata.com- Masa kampanye yang tinggal beberapa minggulagi memb ...
Nusantara, 18 Februari 2019 15:01
Foto Harmonis Keluarga Presiden Jokowi Bikin Fadli Zon Kepanasan
Oleh : Aldia Putra Opini, suaradewata.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyindir pencitraan y ...
Nusantara, 18 Februari 2019 14:57
Jokowi Dinilai Menguasai Ketahanan Pangan
Oleh : Rika Prasetya Opini, suaradewata.com- Persoalan pangan tidak bisa disepelekan. Pasaln ...
Nusantara, 18 Februari 2019 14:49
Dibalik Keberatan Takmir Masjid Atas Sholat Jumat Prabowo di Semarang
Oleh : Raditya Rahman Opini, suaradewata.com -  Pimpinan Takmir Masjid Agung Semarang a ...
Nusantara, 18 Februari 2019 14:45
Penetapan Tersangka Slamet Maarif Bukanlah Sebuah Kriminalisasi
Oleh : Dodik Prasetyo Opini, suaradewata.com- Penetapan Ketua (PA?) 212 Slamet Maarif sebaga ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter