Diskusi Komunikonten : Partisipasi dan Gotong Royong Dalam Mempublikasikan Capaian Pembangunan Daerah Perbatasan

Oleh : rls/gin | 25 September 2018 | Dibaca : 1552 Pengunjung

Diskusi Komunikonten : Partisipasi dan Gotong Royong Dalam Mempublikasikan Capaian Pembangunan Daerah Perbatasan

sumber foto :istimewa

Jakarta, suaradewata.com - Setidaknya ada tiga isu utama di perbatasan diantaranya keamanan, kesejahteraan dan ekonomi. Pemerintah terus melakukan percepatan pembangunan daerah perbatasan, berbagai kementerian dan lembaga negara terlibat sesuai fungsinya. Selain tiga hal tersebut, terdapat satu lagi yang juga harus dipikirkan yaitu partisipasi publik, utamanya dalam publikasi pembangunan daerah perbatasan.

Untuk itu, Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi menggelar diskusi di Kantor Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 112, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis, 27 September 2018, pukul 14.00 – 17.00 WIB, dengan tema : Partisipasi Publik Dalam Publikasi Capaian Pembangunan Daerah Perbatasan oleh Pemerintah Indonesia.

Akan hadir sebagai narasumber dalam diskusi ini adalah Dr. Adriana Elisabeth, Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Alfi Rahmadi, Direktur Infokom Institut Studi Strategi Indonesia, Eddy Ganefo, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan Edi Sugiharto dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan. Direktur Eksekutif Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria mengatakan kekuatan publikasi yang dilakukan masyarakat adalah otentik dan pesan yang beragam.

Sedangkan kelemahan publikasi yang sentralistik adalah pesan yang kaku. Diskusi ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam produksi dan distribusi konten terkait pencapaian pembangunan perbatasan yang dilakukan Pemerintah Indonesia. “Kepentingan nasional adalah diatas segala kepentingan kelompok, bukti nyata pembangunan daerah perbatasan harus sampai kepada masyarakat Indonesia, kepada negara tetangga dan kepada segelintir oknum yang masih memprovokasi ingin berpisah dari NKRI," jelas Hariqo di Jakarta pada 25 September 2018.

Sementara itu Lukman, Ketua Panitia kegiatan ini mengatakan Pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla telah melakukan kerja nyata yang langsung dirasakan warga. Tidak bisa cepat karena luasnya wilayah, ini NKRI bukan singapura, bukan juga swiss yang kecil wilayahnya. NKRI sangat luas, yang paling penting adalah pembangunan dari pinggiran sudah dimulai dan adanya jaminan pembangunan berkelanjutan untuk semua daerah perbatasan. Apresiasi terhadap pemerintah Jokowi atas pembangunan wilayah perbatasan harus terus berkelanjutan.

Untuk itu diperlukan gotong royong seluruh komponen. Diskusi ini juga diharapkan semakin membangunkan kesadaran bahwa kinerja-kinerja pemerintah jangan dirusak dengan penyebaran-penyebaran informasi hoax demi kepentingan politik sesaat. Pemerintah juga diharapkan terus memperkuat website-website kementerian dan lembaga resmi dengan terus memperbarui konten-konten, sehingga masyarakat mempunyai rujukan jika terdapat berita atau informasi hoax.

Berbagai keberhasilan pembangunan saat ini pastinya membawa dampak positip naiknya harga diri bangsa dimata bangsa lain dan penyebaran konten positif atas berbagai keunggulan bangsa pastinya juga membawa pesan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Disinilah etalase depan wilayah perbatasan harus tampil menjadi simbul kedaulatan bangsa kita. Terimakasih kepada pemerintah Jokowi yang telah menghadirkan negara melalui wujud pembangunan di wilayah perbatasan. rls/gin


Oleh : rls/gin | 25 September 2018 | Dibaca : 1552 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Bangli, 18 Oktober 2018 12:55
Gerakan Jaga Hak Pilih, Bawaslu Bangli Temukan Sejumlah Warga Belum Masuk DPT
Bangli, suaradewata.com - Untuk memastikan masyarakat yang sudah memiliki hak pilih bis ...
Nusantara, 18 Oktober 2018 10:22
Hadapi Revolusi Industri 4.0, Gubernur se Jawa-Bali Tandatangani Deklarasi Yogyakarta
Yogyakarta, suaradewata.com- Revolusi Industri 4.0 yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo menge ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 20:11
Salah Kaprah Prabowo “Make Indonesia Great Again”
Opini, suaradewata.com - Belum lama menggemparkan publik dengan pernyataan‘Indonesia a ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 20:09
Menghapus Mitos Neoliberalisme di Era Jokowi
Opini, suaradewata.com - Saat ini ramai diperbincangkan di publik tentang Neoliberalis atau ...
Tabanan, 17 Oktober 2018 20:07
Warga Riang Gede Resah Pasca Air PAMDes Disebut Mengandung E Coli
Tabanan, suaradewata.com – Pasca hasil laboratorium yang didapatkan oleh Dinas Kesehatan Ka ...
Gianyar, 17 Oktober 2018 20:06
Wagub Bali ajak masyarakat Tampaksiring Tumbuhkan Rasa Peduli antar Sesama
Gianyar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 20:05
Ny. Putri Suastini Koster Bawa Pangan Lokal Bali di Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Nasional Tahun 2018
Kalimantan, suaradewata.com - Ny. Putri Suastini Koster selaku Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kese ...
Gianyar, 17 Oktober 2018 20:03
DKPKP Gianyar, Tingkatkan Produksi Cabai Lewat Gertam
Gianyar, suaradewata.com - Dalam rangka percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dan mendukung ...
Denpasar, 17 Oktober 2018 20:01
Digitalisasi Pelayanan Program JKN KIS Diharapkan Mampu Tekan Penumpukan Pasien
Denpasar, suaradewata.com - Sistem rujukan online dalam digitalisasi program JKN- KIS diharapkan ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 19:58
“Make Indonesia Great Again”, SerupaTrump – isme?
Opini, suaradewata.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto baru-b ...


Berita Lainnya :

Bangli, 18 Oktober 2018 12:55
Gerakan Jaga Hak Pilih, Bawaslu Bangli Temukan Sejumlah Warga Belum Masuk DPT
Bangli, suaradewata.com - Untuk memastikan masyarakat yang sudah memiliki hak pilih bis ...
Nusantara, 18 Oktober 2018 10:22
Hadapi Revolusi Industri 4.0, Gubernur se Jawa-Bali Tandatangani Deklarasi Yogyakarta
Yogyakarta, suaradewata.com- Revolusi Industri 4.0 yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo menge ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 20:11
Salah Kaprah Prabowo “Make Indonesia Great Again”
Opini, suaradewata.com - Belum lama menggemparkan publik dengan pernyataan‘Indonesia a ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 20:09
Menghapus Mitos Neoliberalisme di Era Jokowi
Opini, suaradewata.com - Saat ini ramai diperbincangkan di publik tentang Neoliberalis atau ...
Tabanan, 17 Oktober 2018 20:07
Warga Riang Gede Resah Pasca Air PAMDes Disebut Mengandung E Coli
Tabanan, suaradewata.com – Pasca hasil laboratorium yang didapatkan oleh Dinas Kesehatan Ka ...
Gianyar, 17 Oktober 2018 20:06
Wagub Bali ajak masyarakat Tampaksiring Tumbuhkan Rasa Peduli antar Sesama
Gianyar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 20:05
Ny. Putri Suastini Koster Bawa Pangan Lokal Bali di Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Nasional Tahun 2018
Kalimantan, suaradewata.com - Ny. Putri Suastini Koster selaku Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kese ...
Gianyar, 17 Oktober 2018 20:03
DKPKP Gianyar, Tingkatkan Produksi Cabai Lewat Gertam
Gianyar, suaradewata.com - Dalam rangka percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dan mendukung ...
Denpasar, 17 Oktober 2018 20:01
Digitalisasi Pelayanan Program JKN KIS Diharapkan Mampu Tekan Penumpukan Pasien
Denpasar, suaradewata.com - Sistem rujukan online dalam digitalisasi program JKN- KIS diharapkan ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 19:58
“Make Indonesia Great Again”, SerupaTrump – isme?
Opini, suaradewata.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto baru-b ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter