Desa Adat Bantah Manajemen DTW Jatiluwih Amburadul

Oleh : ayu/aga | 24 Mei 2018 | Dibaca : 2550 Pengunjung

Desa Adat Bantah Manajemen DTW Jatiluwih Amburadul

sumber foto :suaradewata

Tabanan, suaradewata.com – Adanya isu mengenai manajemen pengelolaan situs Warisan Budaya Dunia (WBD) Jatiluwih yang amburadul dibantah tegas oleh dua Desa Adat yang tergabung dalam Badan Pengelola DTW Jatiluwih. Dimana dalam Badan Pengelola DTW Jatiluwih terdiri dari Pemkab Tabanan, satu Desa Dinas, dua Desa Adat yakni Adat Gunung Sari dan Adat Jatiluwih, serta Subak Jatiluwih.

Bendesa Adat Gunung Sari, I Ketut Widadi mengaku justru selama ini keberadaan Badan Pengelola DTW Jatiluwih telah berkontribusi bagi masyarakat. Dimana pah-pahan atau bagi hasil pendapatan yang didapatkan oleh Desa Adat bisa digunakan untuk menunjang segala jenis pembangunan. “Yang dulu kami kena iuran masing-masing warga, sekarang sepeser pun kami tidak kena untuk pembangunan atau upakara di Adat,” tegasnya Kamis (24/5/2018).

Widadi pun menceritakan sebelum dibentuknya Badan Pengelola DTW Jatiluwih, kawasan Desa Tradisional Jatiluwih dikelola oleh Pemerintah Desa yang berkerjasama dengan Pemkab Tabanan, bukan berasal dari Subak. Namun karena ingin peningkatan pendapatan dan dikelola secara professional, baru lah dibentuk Badan Pengelola DTW Jatiluwih yang terdiri dari lima pihak yakni satu Desa Dinas, dua Desa Adat, Subak Jatiluwih dan Pemkab Tabanan. “Kami memang perlu dikritik, tetapi kami sangat menyayangkan pernyataan bahwa manajemen DTW Jatiluwih amburadul, karena kalau dibilang amburadul toh kami tetap menerima pah-pahan setiap bulannya yang sangat membantu,” lanjutnya.

Dan apabila ada pihak yang merasa pembagian hasil pendapatan belum merata, Badan Pengelola DTW Jatiluwih ingin agar bisa duduk bersama dan mencari jalan keluar bersama. Sayangnya pihak tersebut, dalam hal ini Pekaseh bersama 12 anggota Subak tidak mau dan tiba-tiba mengundang salah seorang senator RI ke Jatiluwih beberapa waktu lalu. “Apa yang diinginkan, apa usulan kan bisa diajukan ke Badan Pengelola, kita bahas bersama, tetapi ternyata pihak yang kami rasa belum puas akan manajemen mengundang salah seorang tokoh tanpa mengundang pihak Adat dan pihak-pihak yang bergabung dalam Badan,” paparnya.

Padahal pihak subak mendapatkan pah-pahan sebesa 21 persen, dimana 4 persen diberikan untuk subak abian. Dan saat ada upakara di Subak, Badan Pengelola DTW Jatiluwih senantiasa membantu, untuk upakara besar mulai dari Rp 15 hingga 20 Juta, dan upakara kecil Rp 3 Juta sampai 5 Juta. “Jadi kami rasa ini adalah ulah oknum yang memiliki kepentingan pribadi, yang bahkan ingin membantu Badan Pengelola DTW tandingan, dan ini bergulir karena aka nada pergantian manajemen di tahun 2019 nanti,” imbuhnya.

Bahkan Pekaseh Subak dijadikan Ketua II dalam Badan Pengelola DTW Jatiluwih. Sehingga apabila ada kritik maupun saran dari pihak subak, pihaknya berharap bisa diselesaikan dengan duduk bersama, sedangkan selama ini Pekaseh tidak pernah hadir ketika diundang dalam pertemuan.  “Bahkan terakhir saat Badan diundang rapat oleh Pak Sekda mengenai isu ini, Pekaseh tidak hadir dengan alasan ada rapat dengan Dinas PU,” sambungnya.

Maka dari itu pihaknya sangat menyayangkan adanya isu bahwa manajemen pengelolaan di DTW Jatiluwih amburadul, bahkan diisukan terjadi miss koordinasi antara Pemkab Tabanan, Camat, dan Desa.

Ditambahkan oleh Petajuh Desa Adat Jatiluwih, I Nengah Wirata, pihaknya juga membantah jika dikatakan ada pembangunan atau alih fungsi lahan yang tak terkendali di kawasan WBD Jatiluwih. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan sebatas untuk sarana penunjang pariwisata. “Karena disini kita tidak sekedar menjual view saja, tetapi bagaimana membangkitkan perekonomian masyarakat dengan menyerap tenaga kerja dengan fasilitas penunjang pariwisata kita. Bukan merusak, kalau merusak sekalian saja membangun ditengah sawah,”

Dan sebagai wujud pelestarian subak yang masuk kawasan WBD ini, Badan Pengelola DTW Jatiluwih sudah melakukan berbagai upaya. Diantaranya melibatkan petani dalam sejumlah kegiatan, pembuatan aturan Desa hingga Perda oleh Pemkab Tabanan dan Pemerintah Desa Jatiluwih untuk mengendalikan pembangunan, keringanan pajak 50 persen, termasuk membantu biaya ketika ada upakara di wilayah Subak.ayu/aga


Oleh : ayu/aga | 24 Mei 2018 | Dibaca : 2550 Pengunjung


TAGS : Tabanan




Berita Terkait :

Tabanan, 17 Oktober 2018 20:07
Warga Riang Gede Resah Pasca Air PAMDes Disebut Mengandung E Coli
Tabanan, suaradewata.com – Pasca hasil laboratorium yang didapatkan oleh Dinas Kesehatan Ka ...
Tabanan, 16 Oktober 2018 20:43
Dugaan Pungli, Perbekel Gadungan Ditetapkan Tersangka
Tabanan, suaradewata.com – Setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pungutan ...
Tabanan, 12 Oktober 2018 19:56
Bupati Eka memberi Jawaban dan Penjelasan tentan Pemandangan Umum Fraksi di DPRD
Tabanan, suaradewata.com - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memberikan jawaban dan penjelasa ...
Tabanan, 12 Oktober 2018 19:42
BPK Bersama Bupati Tabanan Melakukan Entry Meeting Tentang Pengelolaan Sampah
Tabanan, suaradewata.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi yang dikomandoi ole ...
Tabanan, 11 Oktober 2018 19:09
Peresmian Penggunaan Busana dan Bahasa Bali di Tabanan ditandai Dengan Pemakaian Udeng
Tabanan, suaradewata.com - Sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No. 79 Tahun 2018 tenta ...
Tabanan, 11 Oktober 2018 19:01
DTW Jatiluwih Berikan Dampak Langsung Kepada Subak
Tabanan, suaradewata.com - Selain gencar mempromosikan DTW Jatiluwih dalam hal menarik Kunjungan ...
Tabanan, 08 Oktober 2018 11:03
“Kluwung Pertiwi” Peringatan HUT ke-525 Kota Tabanan
Tabanan, suaradewata.com –  Peringatan HUT Kota Tabanan ke-525 yang dilaksanakan ...
Tabanan, 07 Oktober 2018 20:21
Wabup Sanjaya Hadiri Lomba Ceki STT Tri Sandhi
Tabanan , suaradewata.com - Semenjak diresmikan menjadi olahraga rekreasi oleh Federasi Olah Raga ...
Tabanan, 07 Oktober 2018 20:19
Wabup Sanjaya Buka Lomba Mancing Karang Taruna Widya Kusuma Desa Delod Peken
Tabanan, suaradewata.com - Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya,SE, M.M, buka Lomba Man ...
Tabanan, 07 Oktober 2018 20:04
Bakar Sampah, Karet Ban Bekas Terbakar
Tabanan, suaradewata.com - Kumpulan karet ban bekas terbakar di belakang gudang Bus Sarwa Na ...


Berita Lainnya :

Bangli, 18 Oktober 2018 12:55
Gerakan Jaga Hak Pilih, Bawaslu Bangli Temukan Sejumlah Warga Belum Masuk DPT
Bangli, suaradewata.com - Untuk memastikan masyarakat yang sudah memiliki hak pilih bis ...
Nusantara, 18 Oktober 2018 10:22
Hadapi Revolusi Industri 4.0, Gubernur se Jawa-Bali Tandatangani Deklarasi Yogyakarta
Yogyakarta, suaradewata.com- Revolusi Industri 4.0 yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo menge ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 20:11
Salah Kaprah Prabowo “Make Indonesia Great Again”
Opini, suaradewata.com - Belum lama menggemparkan publik dengan pernyataan‘Indonesia a ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 20:09
Menghapus Mitos Neoliberalisme di Era Jokowi
Opini, suaradewata.com - Saat ini ramai diperbincangkan di publik tentang Neoliberalis atau ...
Tabanan, 17 Oktober 2018 20:07
Warga Riang Gede Resah Pasca Air PAMDes Disebut Mengandung E Coli
Tabanan, suaradewata.com – Pasca hasil laboratorium yang didapatkan oleh Dinas Kesehatan Ka ...
Gianyar, 17 Oktober 2018 20:06
Wagub Bali ajak masyarakat Tampaksiring Tumbuhkan Rasa Peduli antar Sesama
Gianyar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 20:05
Ny. Putri Suastini Koster Bawa Pangan Lokal Bali di Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Nasional Tahun 2018
Kalimantan, suaradewata.com - Ny. Putri Suastini Koster selaku Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kese ...
Gianyar, 17 Oktober 2018 20:03
DKPKP Gianyar, Tingkatkan Produksi Cabai Lewat Gertam
Gianyar, suaradewata.com - Dalam rangka percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dan mendukung ...
Denpasar, 17 Oktober 2018 20:01
Digitalisasi Pelayanan Program JKN KIS Diharapkan Mampu Tekan Penumpukan Pasien
Denpasar, suaradewata.com - Sistem rujukan online dalam digitalisasi program JKN- KIS diharapkan ...
Nusantara, 17 Oktober 2018 19:58
“Make Indonesia Great Again”, SerupaTrump – isme?
Opini, suaradewata.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto baru-b ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter